KlikMojok – Pada Jumat, 9 Oktober 2026, lima mahasiswa dari Program Studi Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sukses menyelenggarakan acara sosialisasi bertema “Mahasiswa Back to School”. Kegiatan inspiratif ini dilangsungkan di Aula SMK Muhammadiyah Lumajang (SMK Mulu), bertujuan untuk membangkitkan semangat dan menginspirasi masa depan para siswa sekolah menengah kejuruan tersebut.
Sebanyak 300 siswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini dengan antusiasme tinggi. Melalui acara tersebut, para mahasiswa UMM memperkenalkan berbagai keunggulan yang dimiliki Universitas Muhammadiyah Malang dan Program Studi Sosiologi, sekaligus secara aktif memotivasi para siswa untuk berani melanjutkan jenjang pendidikan mereka ke perguruan tinggi.
Pihak penyelenggara dengan cermat mengemas sosialisasi ini menjadi sebuah sesi yang sangat menarik. Presentasi disampaikan secara interaktif, dan suasana semakin meriah dengan adanya sesi kuis berhadiah yang memicu semangat kompetisi di kalangan peserta.
Kelima mahasiswa yang menjadi motor penggerak program ini adalah Putri Ayu Galuh Kusuma Wardani, Bimo Aditya Prasetya, Dwi Wahyu Ambarwati, Lupita Apta Rahmadhani, dan Aradea Bagus. Selama kegiatan berlangsung, mereka didampingi oleh Abdus Salam, M.Si., yang merupakan Dosen Sosiologi sekaligus Humas Program Studi Sosiologi UMM.
Putri Ayu Galuh Kusuma Wardani, yang akrab disapa Galuh, dan Dwi Wahyu Ambarwati, atau Ambar, bertindak sebagai pemateri utama. Keduanya memaparkan bahwa Universitas Muhammadiyah Malang telah berhasil meraih akreditasi “Unggul” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Selain itu, mereka juga menjelaskan bahwa UMM memiliki sejumlah Center of Excellence (CoE) yang menjadi kebanggaan kampus.
Lebih lanjut, mereka menguraikan bahwa UMM tidak hanya unggul di bidang akademik dan riset, tetapi juga berkomitmen menyediakan beragam beasiswa bagi mahasiswanya. Universitas ini juga menjamin pengembangan karier serta kesempatan untuk mendapatkan pengalaman kerja yang berharga bagi para mahasiswa.
Dari sisi jejaring, UMM mencatatkan kemitraan dengan lebih dari 2.600 lembaga dan memiliki 28 unit bisnis yang aktif. Galuh dan Ambar juga menyoroti pengakuan internasional UMM, dengan menyebutkan bahwa UniRank menempatkan UMM sebagai peringkat 1 universitas Islam terbaik di dunia, serta peringkat 18 universitas terbaik secara keseluruhan di Indonesia.
Meskipun memiliki reputasi yang tinggi dan berbagai pencapaian gemilang, UMM tetap berkomitmen untuk menawarkan biaya kuliah yang terjangkau, sehingga pendidikan berkualitas dapat diakses oleh lebih banyak calon mahasiswa.
Sebagai mahasiswa aktif Sosiologi, Galuh dan Ambar juga memperkenalkan Program Studi Sosiologi UMM. Mereka dengan bangga menyampaikan bahwa prodi ini telah terakreditasi “Unggul” dan bahkan telah meraih akreditasi internasional dari FIBAA, menegaskan kualitas pendidikan yang diakui secara global.
Menurut pemaparan mereka, kesuksesan para alumni yang kini tersebar di berbagai daerah dan menempati beragam profesi menjadi cerminan nyata dari kualitas dan relevansi program studi Sosiologi UMM dalam menghasilkan lulusan yang kompeten.
Beberapa alumni inspiratif yang mereka sebutkan antara lain Bayu Swastika, seorang peneliti di PT Karya Cita Konsultindo YIM Jakarta; Syarif Hidayatullah, yang menjabat sebagai Field Comdev Divisi Public Government Affairs di Kangean Energy Indonesia; Galuh Diajeng, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi, Kesejahteraan, dan Pembinaan di Inspektorat Kota Batu; serta Haris Samsudin, seorang konsultan politik di Naradata.
Kedua pemateri dengan tegas menyatakan bahwa capaian luar biasa dari para alumni tersebut merupakan bukti konkret atas kemampuan Program Studi Sosiologi UMM dalam melahirkan generasi intelektual yang mampu memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan bangsa.
Para pemateri menyampaikan seluruh informasi dengan gaya bahasa khas Generasi Z yang runtut, lugas, dan penuh antusiasme. Pendekatan ini terbukti sangat efektif, memungkinkan para murid untuk memahami materi yang disampaikan dengan mudah dan menyenangkan.
Suasana aula semakin hidup dan riuh ketika Galuh membuka sesi kuis interaktif. Para murid berebut mengacungkan tangan mereka, bersemangat untuk menjawab pertanyaan karena setiap jawaban yang benar akan diganjar dengan hadiah menarik (doorprize).
Pihak SMK Mulu menyambut dengan sangat baik kedatangan rombongan mahasiswa UMM ini. Guru Bimbingan Konseling (BK) SMK Mulu, Muchammad Rahman Fiqi Satria, S.Psi., secara langsung menyampaikan apresiasinya yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini. Ia secara khusus menyoroti pentingnya kunjungan ini, mengingat UMM tercatat tidak berkunjung ke sekolah tersebut selama empat tahun terakhir.
Fiqi Satria menyatakan, “Kami sangat mengapresiasi kedatangan mahasiswa UMM. UMM sudah empat tahun tidak berkunjung ke SMK Mulu, sehingga murid kami kekurangan informasi tentang perkuliahan di UMM.”
Oleh karena itu, kunjungan yang dilakukan ini secara langsung menjawab kebutuhan para murid akan informasi yang lengkap, akurat, dan tepercaya mengenai berbagai pilihan studi lanjut yang tersedia di UMM.
Sementara itu, Abdus Salam menjelaskan bahwa program “Mahasiswa Back to School” ini merupakan sarana yang sangat efektif bagi mahasiswa UMM untuk membagikan pengalaman kuliah mereka secara langsung kepada para calon mahasiswa.
Ia menyimpulkan dengan menegaskan, “Mahasiswa Back to School bukan sekadar promosi kampus. Kami ingin adik-adik SMK terinspirasi dan berani melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.”












