Menu

Mode Gelap
Muktamar NU ke-35 Siap Gemparkan Dunia: Usung Gagasan Fikih Ekologi dan Misi Kemanusiaan Global! OMI 2026 Guncang Madrasah: Ajang Bergengsi, Gratis, dan Mudah Cetak Talenta Sains-Riset Islami! Merajut Khittah di Tanah Santri: Ikhtiar IKAPETE Jatim Menjaga Marwah NU Jelang Muktamar ke-35 Oase di Tengah Kemarau Panjang: Sumur Bor Harapan Baru Warga Pamekasan Mahasiswa KKN UMM Berdayakan Warga Desa Pait: Ubah Susu Sapi Lokal Jadi Yogurt Rumahan Berprospek Ekonomi Bukan di Sekolah, Siswa SMA IT Insan Cemerlang Pilih Ngaji Bareng Kiai di Masjid Cheng Ho

Pendidikan

Bukan di Sekolah, Siswa SMA IT Insan Cemerlang Pilih Ngaji Bareng Kiai di Masjid Cheng Ho

badge-check


					Bukan di Sekolah, Siswa SMA IT Insan Cemerlang Pilih Ngaji Bareng Kiai di Masjid Cheng Ho Perbesar

Bondowoso — Ada yang berbeda dari momentum Maulid Nabi Muhammad ﷺ tahun ini. Siswa SMA IT Insan Cemerlang Bondowoso tidak hanya mengikuti kegiatan di lingkungan sekolah, tetapi mendatangi majelis ilmu untuk ngaji bareng kiai.

Bertempat di Masjid Cheng Ho Bondowoso, masjid yang memiliki nilai sejarah dan menjadi salah satu ruang dakwah di Bondowoso, para siswa mengikuti majelis ilmu bersama Kiai Haji Muhammad Nasrullah, pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Insan Kamil Bondowoso.

Dalam kajian tersebut, Kiai Muhammad Nasrullah menyampaikan tiga hal penting dalam memaknai Maulid Nabi.

Pertama, bersyukur menjadi umat Nabi Muhammad ﷺ. Menjadi bagian dari umat Rasulullah merupakan nikmat besar dari Allah yang patut disyukuri, sekaligus menjadi harapan untuk memperoleh syafaat dan keselamatan di akhirat.

Kedua, wujudkan syukur dengan memperbanyak shalawat. Shalawat menjadi salah satu bentuk cinta kepada Rasulullah ﷺ sekaligus ikhtiar untuk menjaga kedekatan hati dengan beliau.

Ketiga, Maulid juga dapat dimaknai melalui ilmu pengetahuan. Rasulullah ﷺ dianugerahi mukjizat terbesar berupa Al-Qur’an, pedoman bagi seluruh umat Islam. Sementara Nabi Adam ‘alaihissalam diberi keistimewaan berupa ilmu yang Allah ajarkan kepadanya. Hal ini menunjukkan bahwa manusia memiliki potensi dan kedudukan istimewa sebagai makhluk yang diberi kemampuan untuk belajar dan mengenal ilmu.

Kegiatan ini menjadi pengalaman belajar di luar kelas bagi para siswa. Melalui mukadimahnya, Kiai Muhammad Nasrullah menyampaikan, “Saya mengapresiasi SMAIT Insan Cemerlang yang telah mengemas acara dengan baik, akan menjadi pengalaman belajar di luar kelas bagi para siswa. Tidak hanya mengaji, mereka diajak memahami bahwa menuntut ilmu bukan hanya menunggu ilmu datang, tetapi juga bersedia mendatangi majelis ilmu, seperti prinsip kemuliaan yang ditegaskan para ulama besar terdahulu, salah satunya Imam Malik.”

Sebagai penutup, siswa SMA IT Insan Cemerlang berbagi buah-buahan kepada para santri. Sederhana, tetapi menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian.

Melalui kegiatan ini, sekolah berharap momentum Maulid Nabi dapat menjadi ajang silaturahim, pengenalan dakwah, serta upaya mendekatkan generasi muda dengan ulama dan majelis ilmu.

Sebab, mencintai Rasulullah ﷺ bukan hanya dengan mengingat kelahirannya, tetapi juga dengan mencintai ilmu dan meneruskan semangat dakwahnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Merajut Khittah di Tanah Santri: Ikhtiar IKAPETE Jatim Menjaga Marwah NU Jelang Muktamar ke-35

27 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Oase di Tengah Kemarau Panjang: Sumur Bor Harapan Baru Warga Pamekasan

27 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Mahasiswa KKN UMM Berdayakan Warga Desa Pait: Ubah Susu Sapi Lokal Jadi Yogurt Rumahan Berprospek Ekonomi

27 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Api di Peluk Peraduan Bromo Semeru: Perjuangan Tanpa Henti Melawan Karhutla yang Melahap Hutan Lumajang

27 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Roda Waktu yang Bergeser: Pelajaran dari Keterlambatan Kereta Malang Akibat Insiden di Klaten

27 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Trending di Pendidikan