KlikMojok – Prestasi membanggakan berhasil diukir oleh dua siswa dari SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik. Alifia Mumtaza Nur Machmudah dan Ilham Pratama Widhianyah, keduanya merupakan siswa kelas VIII Carbon, sukses meraih medali dalam kompetisi bergengsi 16th Airlangga Championship Tapak Suci National Open 2026 yang diselenggarakan pada Sabtu, 12 September 2026.
Alifia Mumtaza Nur Machmudah berhasil menyabet Silver Medal atau medali perak, sementara rekannya, Ilham Pratama Widhianyah, sukses membawa pulang Bronze Medal atau medali perunggu dari ajang nasional tersebut.
Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat Tapak Suci ini, yang dikenal sebagai 16th Airlangga Championship Tapak Suci National Open 2026, merupakan hasil kolaborasi antara Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci Universitas Airlangga (Unair) dan Perguruan Seni Beladiri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah Surabaya. Kompetisi tingkat nasional ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 11 hingga 13 September 2026, di GOR Universitas Airlangga, Kampus C, Surabaya, Jawa Timur.
Ajang ini menarik partisipasi dari berbagai jenjang, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga peserta umum. Kejuaraan ini tidak hanya berfungsi sebagai arena bagi para pesilat dari seluruh daerah untuk menguji kemampuan bertanding mereka, tetapi juga sebagai platform untuk membentuk mental yang tangguh serta mempererat tali silaturahmi di antara seluruh anggota Tapak Suci.
Dengan mengusung semboyan “Menggapai kemenangan berbekal akhlak dan iman, memperkuat persaudaraan dengan kebersamaan, serta mengharumkan Tapak Suci melalui prestasi”, kejuaraan ini lebih dari sekadar kompetisi. Ia juga menjadi sarana vital untuk membangun karakter positif dan mental bertanding yang kuat pada diri para atlet.
Alifia, peraih medali perak, mengungkapkan perasaan senang dan syukurnya atas pencapaiannya. Ia memandang medali tersebut sebagai pengalaman yang sangat berharga dan pemicu semangat untuk terus meningkatkan kemampuannya di masa mendatang.
“Alhamdulillah, saya merasa sangat senang dan bersyukur karena bisa mendapatkan Silver Medal. Hasil ini menjadi pengalaman yang berharga dan memotivasi saya untuk berlatih lebih giat lagi,” ujar Alifia dengan penuh rasa syukur.
Lebih lanjut, Alifia menceritakan bahwa selama periode persiapan yang intensif, ia berlatih rutin dari hari Senin hingga Jumat. Latihan ini ia jalani bersama pelatih OST Tapak Suci Spemdalas, Nimba, dan ia juga mengikuti pertandingan selama satu bulan penuh.
Di sisi lain, Ilham, yang meraih medali perunggu, juga menyampaikan rasa syukurnya. Ia menyadari bahwa pencapaian medali bukanlah hal yang mudah, melainkan membutuhkan dedikasi dan latihan yang keras.
“Saya bersyukur bisa mendapatkan Bronze Medal karena untuk mendapatkan medali itu tidak gampang karena butuh perjuangan dan latihan yang keras,” ungkap Ilham, menggambarkan beratnya perjuangan yang telah ia lalui.
Dalam kategori tanding, baik Alifia maupun Ilham berhasil mengamankan satu kemenangan setelah berhasil mengalahkan lawan-lawan mereka. Pengalaman bertanding di tingkat nasional ini menjadi bagian integral dari proses pengembangan diri keduanya dalam dunia pencak silat.
Rusdiyah Arifaini, S.Pd., selaku Koordinator Bidang Bina Prestasi Pengembangan Diri Spemdalas, menyampaikan apresiasi mendalam atas perjuangan dan prestasi gemilang yang telah diraih oleh Alifia dan Ilham. Ia menjelaskan bahwa kedua siswa tersebut telah menjalani persiapan yang sangat intensif selama satu bulan penuh untuk menghadapi kejuaraan tersebut.
“Sekolah sangat bangga atas prestasi yang diberikan kepada ananda,” ujar Rusdiyah, menegaskan kebanggaan institusi terhadap pencapaian siswanya.
Menurut Rusdiyah, diharapkan capaian ini tidak berhenti hanya pada kejuaraan kali ini saja. Ia berharap Alifia dan Ilham akan terus mengembangkan potensi diri mereka, khususnya dalam bidang Tapak Suci, di masa yang akan datang.
“Semoga ke depannya ananda Alifia dan Ilham bisa terus mengukir prestasi di bidang pengembangan diri, khususnya TS, dan semoga bisa menginspirasi teman-temannya untuk termotivasi dalam meraih prestasi lainnya,” tambahnya, menyiratkan harapan agar kedua siswa tersebut menjadi teladan bagi rekan-rekan mereka.












