Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Rompi PDS SD Almadany: Penanda Disiplin dan Pondasi Karakter Siswa Islami

badge-check

Rompi PDS SD Almadany: Penanda Disiplin dan Pondasi Karakter Siswa Islami Perbesar

KlikMojok – Pada Selasa, 13 Oktober 2026, suasana pagi di SD Almadany tampak istimewa. Para guru dan anggota petugas Penegak Disiplin Sekolah (PDS) berfoto bersama di halaman sekolah, mengenakan rompi hijau baru yang menjadi bagian dari program “Almadany Sapa Pagi”. Rompi baru ini bukan hanya penanda tugas, melainkan juga simbol semangat baru bagi para petugas disiplin, sekaligus merefleksikan tumbuhnya budaya menyapa, keteladanan, dan pembiasaan karakter positif setiap harinya.

Pagi hari di SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany), yang berlokasi di Kebomas, Gresik, pada Selasa (13/10/2026) terasa begitu berbeda. Kehadiran rompi PDS SD Almadany berwarna hijau cerah kini menjadi pelengkap sapaan hangat yang diberikan oleh para petugas disiplin sekolah di gerbang, menyambut setiap murid yang datang.

Dengan mengenakan seragam baru yang tertera tulisan “amar makruf nahi munkar dimulai dari disiplin diri”, para siswa petugas PDS dengan antusias menyambut kedatangan rekan-rekan mereka.

Namun, momen pagi itu jauh melampaui sekadar pergantian seragam baru. Sejak SD Almadany, sebagai sekolah alam, mulai beroperasi pada tahun 2018, program “Almadany Sapa Pagi” telah menjadi pilar utama dalam pembentukan karakter siswa. Melalui inisiatif rutin ini, sekolah secara konsisten berupaya menanamkan nilai-nilai disiplin sejak dini, bahkan sejak anak-anak pertama kali melangkahkan kaki melewati gerbang sekolah.

Dalam pelaksanaan program ini, tidak hanya petugas Penegak Disiplin Sekolah (PDS) yang terlibat, melainkan juga guru piket dan wali kelas turut aktif menyambut kedatangan siswa. Bahkan, para wakil kepala sekolah dan kepala sekolah pun hadir langsung di gerbang, menunjukkan komitmen mereka. Seluruh elemen sekolah ini secara kolektif menerapkan budaya 5S: senyum, sapa, salam, sopan, dan santun, menciptakan suasana yang ramah dan mendidik.

Di tengah suasana pagi yang akrab dan penuh kehangatan tersebut, para guru juga memanfaatkan kesempatan untuk mengingatkan siswa mengenai kebiasaan-kebiasaan sederhana namun bermakna. Mereka secara lembut mengingatkan pentingnya salat Subuh, keharusan meminta izin dan bersalaman dengan ayah serta bunda sebelum berangkat, dan membaca kata sandi sebelum memasuki area sekolah. Dengan demikian, sambutan pagi tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk memelihara disiplin, tetapi juga sebagai ruang untuk mempererat kedekatan antara seluruh warga sekolah.

Lilik Isnawati, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala SD Almadany, menegaskan bahwa “Almadany Sapa Pagi” adalah sebuah program rutin yang menjadi identitas sekolah. “Sebagai sekolah Islami, SD Almadany senantiasa mengedepankan nilai karakter dan kedisiplinan,” ujarnya, menekankan komitmen sekolah. Oleh karena itu, kegiatan penyambutan ini selalu dilaksanakan setiap pagi sebelum proses belajar mengajar dimulai, di mana guru dan tenaga kependidikan dengan tulus menyambut siswa dengan senyum, salam, dan sapaan hangat.

Sementara itu, Nur Aini, S.Pd., M.Pd., Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, menjelaskan bahwa seluruh elemen, mulai dari petugas PDS, guru, hingga tenaga kependidikan, terlibat aktif dalam kegiatan pagi ini. Ia menambahkan bahwa kepala sekolah dan para wakilnya juga turut menyapa siswa secara langsung. Kehadiran para pimpinan sekolah ini secara jelas menunjukkan tingkat kepedulian yang tinggi terhadap siswa, sekaligus memberikan teladan nyata mengenai pentingnya kebersamaan di lingkungan sekolah.

Bagi Rafizqy Hafidz Azka, yang menjabat sebagai Ketua Penegak Disiplin Sekolah, rompi baru ini memberikan suntikan semangat yang signifikan. Ia menyatakan apresiasinya yang mendalam kepada pihak sekolah atas pembaruan seragam bagi anggota PDS. “Warna rompinya bagus sekali,” ujarnya, mengungkapkan kekagumannya. Menurut Rafizqy, dengan mengenakan rompi baru ini, ia dan seluruh anggota PDS merasa semakin bersemangat dan lebih percaya diri dalam menjalankan tugas mereka.

Pada intinya, rompi hijau yang dikenakan oleh petugas PDS ini bukan sekadar penanda tugas semata. Di gerbang sekolah, seragam tersebut secara efektif menguatkan pesan fundamental bahwa disiplin adalah hasil dari pembiasaan yang konsisten, teladan yang baik, serta sambutan hangat yang tulus. Dengan demikian, setiap pagi di SD Almadany menjadi sebuah kesempatan berharga untuk memulai hari dengan semangat positif dan sikap saling menghormati di antara seluruh warga sekolah.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Apresiasi Mendikdasmen Abdul Mu’ti untuk Karya Desain Grafis Siswa DKV Vocatama

14 Okt 2026 - 06:12 WIB

Apresiasi Mendikdasmen Abdul Mu’ti untuk Karya Desain Grafis Siswa DKV Vocatama

Mengurai Simpul Harapan di Lereng Gunung: Mengapa Warga Ngadirenggo Membela Keberadaan PT Greenfields

13 Okt 2026 - 21:06 WIB

Mengurai Simpul Harapan di Lereng Gunung: Mengapa Warga Ngadirenggo Membela Keberadaan PT Greenfields

Jejak Pipa di Tambak Mayor: Pelajaran dari Insiden Kebocoran Petrokimia Gresik

13 Okt 2026 - 21:06 WIB

Jejak Pipa di Tambak Mayor: Pelajaran dari Insiden Kebocoran Petrokimia Gresik

Batik Fun Time: Inovasi Pembelajaran Budaya Berbasis Teknologi Antar Guru PAUD Ini Raih Juara

13 Okt 2026 - 21:04 WIB

Batik Fun Time: Inovasi Pembelajaran Budaya Berbasis Teknologi Antar Guru PAUD Ini Raih Juara

Prestasi Mengagumkan: Alumni SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo Hafal 105 Hadis, eLKISI Tawarkan Edupark

13 Okt 2026 - 21:03 WIB

Prestasi Mengagumkan: Alumni SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo Hafal 105 Hadis, eLKISI Tawarkan Edupark
Trending di Pendidikan