KlikMojok – SD Muhammadiyah Kompleks Gresik (SD Mugres) Kampus A kembali menggelar program Taslim, singkatan dari Tadarus Keliling Jalin Silaturahim, pada Sabtu, 10 Oktober 2026. Kegiatan bulanan ini dirancang khusus untuk mendekatkan para murid kelas 5 dan 6 dengan Al-Qur’an serta menumbuhkan kepedulian sosial melalui interaksi langsung di berbagai lokasi, mulai dari rumah teman hingga fasilitas publik.
Pada hari Sabtu, 10 Oktober 2026, SD Muhammadiyah Kompleks Gresik (SD Mugres) Kampus A sukses menyelenggarakan kembali program bulanan inovatif mereka yang bernama Taslim. Taslim sendiri merupakan akronim cerdas dari ‘Tadarus Keliling Jalin Silaturahim’, sebuah kegiatan yang menggabungkan pembelajaran agama dengan interaksi sosial.
Dalam pelaksanaannya, pihak sekolah melibatkan secara aktif para murid dari dua tingkatan kelas atas, yaitu kelas 5 dan kelas 6. Pembagian lokasi kegiatan dilakukan secara proporsional untuk memastikan efektivitas dan pengalaman belajar yang beragam. Para murid kelas 5, misalnya, melaksanakan sesi tadarus Al-Qur’an dengan mengunjungi salah satu rumah teman sekelas mereka, menumbuhkan keakraban di lingkungan yang berbeda.
Berbeda dengan kelas 5, murid-murid kelas 6 mendapatkan pengalaman yang lebih luas dengan menyebar ke berbagai titik fasilitas publik dan sosial di sekitar Gresik. Lokasi-lokasi yang dipilih meliputi Gedung Dakwah Ranting Kroman, Panti Asuhan Muhammadiyah Gresik, serta SAFT Muhammadiyah Boarding School Gresik. Penempatan ini dirancang untuk memberikan eksposur sosial yang lebih mendalam bagi mereka.
Pihak sekolah secara sengaja merancang pemilihan lokasi kegiatan yang sangat variatif dan strategis ini. Tujuannya sangat jelas: agar para murid tidak hanya terpaku pada pembelajaran membaca dan melancarkan hafalan Al-Qur’an semata. Lebih dari itu, mereka diharapkan dapat belajar beradaptasi dengan lingkungan baru, mengembangkan empati, serta aktif berbagi kebaikan di luar batasan lingkungan kelas tradisional yang biasa mereka alami.
Syahriyani, S.Pd., selaku Kepala Urusan Kehidupan Islami SD Mugres Kampus A, menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap semangat dan antusiasme luar biasa yang ditunjukkan oleh para murid dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Taslim ini.
Menurut penuturan Sani, sapaan akrab Syahriyani, program Taslim ini telah dirancang secara khusus dengan visi besar untuk membentuk karakter peserta didik secara holistik. Harapannya, melalui program ini, para siswa tidak hanya akan memiliki tingkat kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama, tetapi juga akan menumbuhkan kedekatan spiritual yang kokoh dan tak tergoyahkan dengan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup mereka.
Sani menjelaskan bahwa esensi utama dari program ini adalah untuk mendorong para siswa melangkah keluar dari zona nyaman belajar di dalam kelas. Ia menegaskan, “Melalui program Taslim ini, kami ingin mengajak anak-anak keluar dari zona nyaman belajar di dalam kelas. Kami mendorong mereka untuk berinteraksi langsung dengan lingkungan sosial. Baik melalui kunjungan ke rumah sesama teman maupun berbagi suasana khidmat di panti asuhan dan gedung dakwah.”
Lebih lanjut, Sani menambahkan bahwa kegiatan semacam Taslim ini terbukti sangat efektif dalam melatih dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan pada anak-anak sejak dini. Hal ini terlihat dari peran aktif mereka dalam berbagai posisi, mulai dari pembawa acara, penyampai sambutan, hingga pemimpin sesi tilawah Al-Qur’an, semuanya diemban oleh para siswa sendiri.
Di samping aspek kepemimpinan, kegiatan ini juga memiliki manfaat besar dalam membiasakan para murid untuk mempraktikkan adab bertamu yang baik dan santun. Tak hanya itu, Taslim turut berperan penting dalam menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama, sebuah nilai fundamental yang perlu ditanamkan sejak usia dini.
Sani juga menegaskan bahwa kegiatan keagamaan yang terangkum dalam program Taslim ini memiliki tujuan utama untuk menanamkan secara mendalam nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Al-Qur’an. Selain itu, program ini juga berperan vital dalam memperkuat interaksi sosial para peserta didik, memungkinkan mereka untuk bergaul dan beradaptasi dengan masyarakat luas.
Dengan demikian, pihak sekolah sangat berharap agar nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan kepedulian yang terjalin erat selama kegiatan Taslim berlangsung dapat tertanam secara mendalam di dalam diri setiap murid. Harapan utamanya adalah agar mereka kelak dapat tumbuh dan berkembang menjadi generasi Muslim yang tidak hanya berakhlak mulia, tetapi juga senantiasa mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman hidup.
Kehadiran program Taslim di tengah padatnya agenda akhir pekan ini mendapatkan sambutan yang sangat positif dan antusias dari berbagai pihak, termasuk para orang tua murid dan guru pendamping. Penyelenggaraan kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa para pendidik di SD Mugres memiliki kreativitas dan inovasi dalam mengemas pembelajaran agama Islam. Mereka berhasil menyajikan materi keagamaan secara dinamis, menyenangkan, dan jauh dari kesan monoton, sehingga menarik minat siswa.
Melalui perpaduan harmonis antara unsur tadarus Al-Qur’an bersama dan kunjungan silaturahmi yang sarat makna, para murid memetik pengalaman empiris yang sangat berharga. Mereka belajar langsung tentang pentingnya menjaga hubungan baik antarmanusia, sebuah konsep yang dikenal sebagai hablum-minannas. Di samping itu, kegiatan ini juga secara bersamaan memperkuat hubungan vertikal mereka kepada Sang Pencipta, yang disebut sebagai hablum-minallah, menciptakan keseimbangan spiritual dan sosial.
Keberhasilan penyelenggaraan program Taslim pada hari Sabtu tersebut tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi para murid, tetapi juga turut memperkokoh identitas SD Mugres Kampus A. Sekolah ini terus-menerus menguatkan komitmennya sebagai salah satu lembaga pendidikan dasar terkemuka di Kabupaten Gresik yang secara konsisten berupaya mencetak generasi unggul, religius, serta memiliki jiwa sosial yang tinggi dan peka terhadap lingkungan sekitar.












