Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Prestasi Mahasiswa STIT Mubo: Abdul Hafid Juara 1 KTIQ MTQ Bojonegoro

badge-check

Prestasi Mahasiswa STIT Mubo: Abdul Hafid Juara 1 KTIQ MTQ Bojonegoro Perbesar

KlikMojok – Abdul Hafid, seorang mahasiswa berprestasi dari Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Bojonegoro atau STIT Mubo, sukses meraih juara pertama dalam cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) pada gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Bojonegoro tahun 2026. Pencapaian gemilang ini diraih berkat karya ilmiahnya yang mendalam mengenai pendidikan keluarga berdasarkan perspektif Al-Qur’an.

Prestasi yang membanggakan ini tidak hanya mengukuhkan nama Abdul Hafid, tetapi juga menegaskan kapabilitas mahasiswa STIT Mubo dalam mengembangkan literasi Al-Qur’an. Melalui karya ilmiah, mereka mampu menyajikan solusi dan pandangan yang relevan terhadap berbagai persoalan kontemporer, khususnya terkait pendidikan keluarga.

Penyerahan penghargaan untuk para pemenang MTQ Kabupaten Bojonegoro diselenggarakan pada hari Kamis, 22 September 2026. Momen spesial ini bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional dan berlangsung meriah di Alun-alun Kabupaten Bojonegoro.

Ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an ini secara konsisten menjadi platform vital bagi generasi muda. Tujuannya adalah untuk mengembangkan potensi diri, menumbuhkan kecintaan yang mendalam terhadap Al-Qur’an, serta menunjukkan kebolehan mereka dalam beragam cabang perlombaan yang diadakan.

Pada gelaran MTQ Kabupaten Bojonegoro tahun ini, total 889 peserta turut berpartisipasi. Mereka sebelumnya telah menjalani seleksi ketat yang terbagi di tiga zona wilayah. Dari ratusan peserta tersebut, sebanyak 270 orang berhasil melaju ke babak final tingkat kabupaten, berkompetisi di berbagai kategori lomba yang berbeda.

Dalam persaingan sengit tersebut, Abdul Hafid, yang merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), memilih untuk mengikuti cabang KTIQ. Ia mengangkat tema krusial mengenai pendidikan keluarga. Melalui karya ilmiahnya, Hafid secara mendalam mengkaji berbagai persoalan terkait pengasuhan anak di tengah kompleksitas kehidupan modern, dengan selalu berlandaskan pada perspektif Al-Qur’an.

Capaian luar biasa ini menjadi bukti konkret bahwa mahasiswa memiliki kapasitas untuk tidak hanya mengembangkan kompetensi akademik secara maksimal, tetapi juga mampu mengukir prestasi gemilang di tingkat kabupaten.

Ahmad Syauqi Fuady, M.Pd.I., selaku Ketua Program Studi PAI STIT Mubo, memberikan apresiasi tinggi terhadap karya Abdul Hafid. Menurutnya, karya tersebut sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi di era sekarang.

Beliau menambahkan bahwa karya Hafid menghadirkan perspektif yang sangat penting mengenai pendidikan keluarga, khususnya yang bersumber dari keteladanan tokoh-tokoh agung dalam Al-Qur’an. Ahmad Syauqi Fuady menegaskan, “Karya tulis Mas Hafid tentang pilar-pilar pendidikan Rabbani yang disarikan dari tiga tokoh besar di dalam Al-Quran Nabi Ibrahim As, Imran dan Luqman Al-Hakim sangat penting bagi kita di era sekarang.”

Lebih jauh, Ahmad Syauqi juga menekankan urgensi untuk senantiasa menjaga dan mengembangkan tradisi literasi, khususnya di kalangan generasi muda. Ia berpandangan bahwa kegiatan menulis memiliki peranan yang sangat esensial dalam upaya membangun fondasi peradaban serta mewariskan khazanah pengetahuan secara berkelanjutan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

“Menulis adalah kerja peradaban. Setiap perkembangan peradaban pasti akan ditemukan jejak karya tulisan. Menulis tidak hanya akan bermanfaat untuk hari ini, tetapi bermanfaat secara sinambung dari generasi ke generasi,” ujarnya.

Senada dengan apresiasi yang telah disampaikan, Ketua STIT Muhammadiyah Bojonegoro, M. Arif Susanto, M.Pd.I., juga turut menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas pencapaian gemilang Abdul Hafid. Beliau secara khusus mengapresiasi karya ilmiah tersebut yang mengangkat keteladanan pendidikan keluarga dari sosok Nabi Ibrahim, keluarga Imran, dan Luqman Al-Hakim.

M. Arif Susanto menyatakan, “Saya menyampaikan apresiasi kepada saudara Abdul Hafid, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam STIT Muhammadiyah Bojonegoro, atas karya tulis ilmiah yang mengangkat keteladanan pendidikan keluarga Nabi Ibrahim, keluarga Imran, dan Luqman Al-Hakim.”

Lebih lanjut, M. Arif Susanto menyuarakan harapannya agar karya ilmiah yang dihasilkan ini dapat memberikan kontribusi nyata yang signifikan bagi kemajuan pendidikan keluarga dan masyarakat luas.

Menurutnya, mahasiswa STIT yang mengambil jurusan Pendidikan Agama Islam memiliki peran krusial untuk dikembangkan. Mereka diharapkan tidak hanya sebagai pendidik dan pemikir, tetapi juga sebagai penggerak perubahan. Dengan demikian, mereka mampu menghadirkan tindakan nyata yang membawa pencerahan bagi kehidupan umat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Mengurai Langit Malang Raya: Membaca Prakiraan Cuaca sebagai Panduan Kesiapan Komunitas

24 Okt 2026 - 09:45 WIB

Mengurai Langit Malang Raya: Membaca Prakiraan Cuaca sebagai Panduan Kesiapan Komunitas

Merajut Kembali Asa: Pelatihan Vokasi Kemnaker, Jembatan Bangkit Pekerja Terdampak PHK

24 Okt 2026 - 09:44 WIB

Merajut Kembali Asa: Pelatihan Vokasi Kemnaker, Jembatan Bangkit Pekerja Terdampak PHK

Fajar Muda: Pilar Regenerasi dan Dakwah Berkemajuan Muhammadiyah GKB

24 Okt 2026 - 09:43 WIB

Fajar Muda: Pilar Regenerasi dan Dakwah Berkemajuan Muhammadiyah GKB

Ketika Langit Malang Dikepung Asap: Meredakan Sesak Warga Terdampak Kebakaran TPA Supit Urang

24 Okt 2026 - 06:11 WIB

Ketika Langit Malang Dikepung Asap: Meredakan Sesak Warga Terdampak Kebakaran TPA Supit Urang

Menyemai Kewaspadaan di Mimbar Jumat: Kapolres Mojokerto Kota dan Literasi Digital Melawan Hoaks

24 Okt 2026 - 06:11 WIB

Menyemai Kewaspadaan di Mimbar Jumat: Kapolres Mojokerto Kota dan Literasi Digital Melawan Hoaks
Trending di Pendidikan