Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

PMR Wira Vocatama: Pengalaman Edukasi Donor Darah di UTD Sidoarjo

badge-check

PMR Wira Vocatama: Pengalaman Edukasi Donor Darah di UTD Sidoarjo Perbesar

KlikMojok – Palang Merah Remaja (PMR) Wira Vocatama baru-baru ini melaksanakan kunjungan edukatif ke Unit Transfusi Darah (UTD) Sidoarjo. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan para anggotanya pada proses donor darah, sekaligus memperluas wawasan mereka tentang misi kemanusiaan serta menumbuhkan semangat kepedulian sosial.

Kunjungan PMR Wira Vocatama ke UTD Sidoarjo ini berlangsung pada hari Sabtu, 15 Agustus 2026. Fokus utama kegiatan tersebut adalah pembelajaran mendalam mengenai seluk-beluk donor darah dan esensi dari sebuah misi kemanusiaan.

Kegiatan penting ini dipimpin oleh Alvara Odelina Fleur, yang menjabat sebagai Ketua Pelaksana sekaligus Wakil Ketua Umum PMR Wira Vocatama. Dalam menjalankan koordinasi, Alvara didampingi oleh Sekretaris Kirani Putri Rohmawati dan Ketua Umum Griselda Liu Lenice.

Selama kunjungan, rombongan siswa-siswi PMR juga mendapatkan pendampingan dari Pembina PMR, Sari Ari Santoso, S.Pd., dan Fasilitator PMR, Abditiya Wijaya.

Perjalanan menuju UTD Sidoarjo dimulai tepat pukul 07.00 WIB dari halaman sekolah. Semua peserta tampil seragam dengan mengenakan pakaian putih abu-abu, dilengkapi scarf, dan logo PMR Wira Vocatama yang menjadi identitas kebanggaan organisasi mereka.

Setelah seluruh anggota berkumpul dengan lengkap, rombongan segera bertolak menuju UTD Sidoarjo, membawa serta semangat tinggi dan rasa ingin tahu yang besar.

Sesampainya di lokasi, rombongan PMR Wira Vocatama disambut dengan hangat oleh para petugas UTD Sidoarjo, salah satunya adalah SN. Arifah. Suasana di UTD Sidoarjo kala itu cukup ramai, karena kunjungan edukasi serupa juga diikuti oleh peserta dari sekolah-sekolah lain.

Kegiatan diawali dengan sesi penjelasan komprehensif mengenai proses donor darah. SN. Arifah menerangkan bahwa alur donor darah dimulai dari tahap pendaftaran dan pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi calon pendonor. Proses ini krusial untuk memastikan kelayakan mereka. Setelah dinyatakan memenuhi persyaratan, calon pendonor kemudian melanjutkan ke tahap pengambilan darah menggunakan peralatan yang terjamin steril.

Setelah darah berhasil dikumpulkan, petugas UTD Sidoarjo akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan mengolahnya menjadi berbagai komponen darah yang berbeda. Darah yang sudah diolah kemudian disimpan sesuai prosedur standar operasional sebelum didistribusikan ke rumah sakit. Darah ini nantinya sangat vital dalam membantu pasien yang memerlukan transfusi.

Selain menyimak penjelasan teoretis, para peserta PMR juga diajak mengikuti tur ruangan (room tour) untuk menyaksikan secara langsung proses kerja dan berbagai fasilitas yang tersedia di UTD Sidoarjo. Pengalaman praktis ini memberikan gambaran nyata mengenai operasional pelayanan donor darah, sekaligus menekankan pentingnya aspek kebersihan, ketelitian, dan keselamatan dalam setiap tahapan proses.

Menariknya, di tengah berlangsungnya kegiatan, salah satu anggota rombongan sempat mengalami kondisi kurang sehat yang memerlukan penanganan. Petugas UTD Sidoarjo dengan sigap dan tanggap membantu anggota tersebut untuk beristirahat di salah satu ruangan yang tersedia. Beberapa teman anggota tersebut turut menemani, sementara peserta lainnya melanjutkan sesi tur ruangan bersama petugas UTD Sidoarjo.

Selanjutnya, agenda dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung sangat interaktif. Anggota PMR Wira Vocatama menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif mengajukan berbagai pertanyaan dan juga berani menjawab pertanyaan yang diajukan oleh petugas. Keaktifan para siswa ini berhasil menciptakan suasana yang hidup dan produktif. Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka, beberapa peserta bahkan mendapatkan hadiah.

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan edukasi dan tur ruangan, rombongan PMR Wira Vocatama menyerahkan kenang-kenangan dari pihak sekolah kepada UTD Sidoarjo. Seluruh kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama, yang berfungsi sebagai dokumentasi resmi sekaligus kenangan berharga dari kunjungan tersebut.

Salah satu anggota PMR, Keyzah Ardilla Mellanie Putri Roffiady, menyampaikan kesan positifnya terhadap kegiatan ini. Ia mengatakan, “Kegiatan ini memberikan pengalaman baru dan menambah wawasan. Kunjungan ini juga memperluas pertemanan serta menghadirkan kenangan berharga bagi anggota PMR Wira Vocatama.”

Para anggota PMR Wira Vocatama kembali ke sekolah dengan membawa pulang ilmu yang sangat bermanfaat, yang diharapkan dapat diterapkan di lingkungan sekitar mereka. Lebih dari itu, pengalaman ini telah memperdalam pemahaman mereka mengenai betapa pentingnya donor darah untuk menyelamatkan dan membantu kehidupan sesama.

Pembina PMR, Sari Ari Santoso, S.Pd., bersama dengan Fasilitator PMR, Abditiya Wijaya, menyuarakan harapan mereka agar organisasi ini dapat terus berkembang. Mereka berkeinginan agar PMR Wira Vocatama tumbuh menjadi sebuah organisasi yang tidak hanya aktif, tetapi juga berpengetahuan luas, serta memiliki tingkat kepedulian yang tinggi terhadap sesama.

Selain itu, keduanya juga mengungkapkan harapan agar ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari kunjungan ini tidak hanya berhenti sebagai pengetahuan teoretis semata. Sebaliknya, pengalaman tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran yang lebih mendalam mengenai urgensi donor darah dan semakin memperkuat semangat kemanusiaan di dalam diri setiap anggota.

Hali ini dikarenakan, menjadi seorang anggota PMR jauh melampaui sekadar mengenakan seragam atau aktif mengikuti kegiatan organisasi. Lebih dari itu, keanggotaan dalam PMR adalah sebuah wadah bagi para siswa untuk belajar menjadi pribadi yang peduli, berani dalam memberikan bantuan, dan selalu siap hadir untuk sesama.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Ketika Spirit Olahraga Memudar: Kericuhan Futsal Antarpelajar Blitar Menggugat Makna Sportivitas

14 Okt 2026 - 15:18 WIB

Ketika Spirit Olahraga Memudar: Kericuhan Futsal Antarpelajar Blitar Menggugat Makna Sportivitas

Meniti Jalan Suci dari Pamekasan: Mengupas Tuntas Persiapan Ibadah Haji 2027

14 Okt 2026 - 15:18 WIB

Meniti Jalan Suci dari Pamekasan: Mengupas Tuntas Persiapan Ibadah Haji 2027

Menginspirasi Komunitas: Rumah Bu Tyas Jadi Pusat Gerakan Literasi dan Permainan Tradisional Anak di Simomulyo Surabaya

14 Okt 2026 - 15:16 WIB

Menginspirasi Komunitas: Rumah Bu Tyas Jadi Pusat Gerakan Literasi dan Permainan Tradisional Anak di Simomulyo Surabaya

Ketika Rutinitas Berubah Horor: Jeratan Kabel di Ponorogo dan Bahaya Infrastruktur Tak Terawat

14 Okt 2026 - 12:36 WIB

Ketika Rutinitas Berubah Horor: Jeratan Kabel di Ponorogo dan Bahaya Infrastruktur Tak Terawat

Gelombang Baru di Pesisir Pasuruan: Merajut Asa Kedaulatan Pangan dari Kampung Nelayan Modern

14 Okt 2026 - 12:36 WIB

Gelombang Baru di Pesisir Pasuruan: Merajut Asa Kedaulatan Pangan dari Kampung Nelayan Modern
Trending di Pendidikan