Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Mengasah Kompetensi Pendidik: Guru SD Muhammadiyah Sidayu dan Melirang Gelar Pelatihan Soal Berbasis TKA

badge-check

Mengasah Kompetensi Pendidik: Guru SD Muhammadiyah Sidayu dan Melirang Gelar Pelatihan Soal Berbasis TKA Perbesar

KlikMojok – Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas evaluasi pembelajaran dan kompetensi pendidik, SD Muhammadiyah Sidayu, Gresik, menyelenggarakan pelatihan penyusunan soal sumatif berbasis Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada Senin, 19 Oktober 2026. Acara penting ini diikuti oleh para guru dari SD Muhammadiyah Sidayu dan SD Muhammadiyah Melirang, Bungah. Selama kegiatan, para pendidik tersebut secara aktif belajar menyusun soal sumatif yang berfokus pada materi numerasi dan literasi, serta melakukan praktik langsung yang dibimbing oleh pengawas.

Pelatihan intensif ini dimulai pada pukul 13.00 WIB dan bertempat di fasilitas SD Muhammadiyah Sidayu. Dua orang pengawas bertindak sebagai narasumber utama, memberikan bimbingan komprehensif kepada para peserta dalam proses penyusunan soal. Materi yang disampaikan mencakup pembahasan mendalam mengenai numerasi dan literasi, dilanjutkan dengan sesi praktik serta evaluasi hasil secara bersama-sama.

Pembukaan kegiatan pelatihan ini dipandu dengan apik oleh Enik Khanifah, seorang guru dari SD Muhammadiyah Sidayu, yang bertindak sebagai MC. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh Lailatur Rasyidah, guru SD Muhammadiyah Melirang. Suasana khidmat dilanjutkan dengan momen kebangsaan dan keagamaan, di mana seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mars khas Muhammadiyah, Sang Surya.

Eka Nur Lailiyah, S.Pd.I., selaku Kepala SD Muhammadiyah Sidayu, menyambut hangat kehadiran para pengawas serta seluruh keluarga besar SD Muhammadiyah Melirang. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi atas partisipasi mereka. Eka juga tidak lupa untuk menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan maupun fasilitas yang disediakan selama kegiatan berlangsung.

Eka mengungkapkan harapannya, “Semoga dengan berlangsungnya kegiatan ini, para guru tidak hanya bertambah pengetahuan, tetapi juga bisa menerapkannya di lembaga masing-masing untuk menciptakan pembelajaran yang berkualitas,”

Dia melanjutkan dengan menyatakan, “Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana pengembangan diri, memberikan manfaat, serta meningkatkan mutu pendidikan.”

Sesi materi pertama dibawakan oleh Ria Pusvita Sari, M.Pd., yang menjabat sebagai Pengawas Pembina SD/MI Muhammadiyah Gresik. Fokus utama pemaparannya adalah pada teknik penyusunan soal numerasi.

Ria, yang lebih dikenal dengan panggilan Ustazah Vita, memulai sesinya dengan melakukan asesmen awal. Ia mengajukan serangkaian pertanyaan interaktif kepada peserta mengenai frekuensi pelaksanaan asesmen sumatif harian di sekolah masing-masing. Berdasarkan respons yang diberikan, terungkaplah beragam praktik evaluasi yang telah diterapkan oleh para guru di lembaga pendidikan mereka.

Ustazah Vita kemudian menyoroti beberapa permasalahan krusial yang seringkali muncul dalam proses penyusunan soal. Salah satu poin penting yang ia tekankan adalah ketidaksesuaian antara materi yang diajarkan dan tingkat kognitif yang ditargetkan dalam soal.

Menurut penjelasan Ustazah Vita, penyusunan soal haruslah selaras dengan capaian pembelajaran (CP) dan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Lebih lanjut, soal juga harus mampu mengukur proses berpikir siswa, memanfaatkan konteks yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, serta memenuhi prinsip-prinsip validitas dan reliabilitas. Tak kalah penting, soal harus disajikan dengan penggunaan bahasa yang lugas, jelas, dan komunikatif agar mudah dipahami oleh peserta didik.

Setelah pemaparan teori, para peserta kemudian diajak untuk mendalami teknik penyusunan tiga bentuk soal yang berbeda. Bentuk-bentuk soal tersebut meliputi pilihan ganda dengan satu jawaban benar, pilihan ganda kompleks dengan model multiple choice multiple answers (MCMA), serta pilihan ganda kompleks model kategori.

Ketika azan Asar berkumandang, kegiatan pelatihan dihentikan sementara untuk memberikan kesempatan kepada seluruh peserta menunaikan ibadah salat Asar secara berjemaah. Setelah jeda singkat tersebut, pelatihan dilanjutkan kembali dengan sesi materi berikutnya.

Sesi kedua pelatihan diampu oleh Luluk Subaidah, S.Pi., S.Pd., yang juga merupakan Pengawas Pembina SD/MI Muhammadiyah Gresik. Dalam sesinya, beliau memfokuskan pembahasan pada aspek penyusunan soal literasi.

Luluk Subaidah secara tegas menyatakan bahwa literasi memiliki sifat lintas disiplin, yang berarti penerapannya tidak terbatas pada satu mata pelajaran saja, melainkan dapat diintegrasikan ke dalam berbagai bidang studi. Ia juga menguraikan betapa pentingnya peran literasi dalam proses evaluasi pembelajaran, serta menekankan tingkat kognitif yang esensial untuk dipahami oleh para guru ketika mereka menyusun soal.

Setelah sesi pemaparan materi selesai, para peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan penyusunan soal secara mandiri. Sebagai bagian dari tugas latihan, setiap guru diinstruksikan untuk membuat tiga butir soal dengan pembagian tertentu.

Selanjutnya, perwakilan guru dari SD Muhammadiyah Sidayu dan SD Muhammadiyah Melirang maju untuk mempresentasikan hasil soal yang telah mereka susun. Kedua pengawas kemudian secara aktif memberikan evaluasi dan mendiskusikan butir-butir soal tersebut langsung bersama seluruh peserta, memberikan umpan balik konstruktif.

Sebagai ungkapan apresiasi atas kontribusi mereka, Eka Nur Lailiyah menyerahkan cendera mata kepada kedua pemateri. Rangkaian kegiatan pelatihan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ahmad Jauhar Maknuni, S.Pd., dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara seluruh peserta dan para narasumber.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Ketika Pagi Berdarah di Jember: Pelajaran Pahit dari Perampokan Toko Emas Murni

22 Okt 2026 - 12:39 WIB

Ketika Pagi Berdarah di Jember: Pelajaran Pahit dari Perampokan Toko Emas Murni

Ketika Malam Minggu Tak Lagi Sama: Mengurai Akar Balap Liar, Pengawasan Orang Tua, dan Pendidikan Remaja di Pasuruan

22 Okt 2026 - 12:38 WIB

Ketika Malam Minggu Tak Lagi Sama: Mengurai Akar Balap Liar, Pengawasan Orang Tua, dan Pendidikan Remaja di Pasuruan

Waspada Taklid Buta Warisan Budaya: Ustaz Najih Ihsan Tekankan Fondasi Akidah Berlandaskan Ilmu

22 Okt 2026 - 12:38 WIB

Waspada Taklid Buta Warisan Budaya: Ustaz Najih Ihsan Tekankan Fondasi Akidah Berlandaskan Ilmu

Ikrar Cinta di Balik Jeruji: Kisah Akad Nikah Tahanan Lapas Tulungagung

22 Okt 2026 - 09:44 WIB

Ikrar Cinta di Balik Jeruji: Kisah Akad Nikah Tahanan Lapas Tulungagung

Terik di Hari Santri: Tantangan Cuaca Panas Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik

22 Okt 2026 - 09:43 WIB

Terik di Hari Santri: Tantangan Cuaca Panas Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik
Trending di Pendidikan