Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Melampaui Fungsi Ibadah: Masjid Al-Furqon Mlirip Aktif Berdayakan Masyarakat

badge-check

Melampaui Fungsi Ibadah: Masjid Al-Furqon Mlirip Aktif Berdayakan Masyarakat Perbesar

KlikMojok – Masjid Al-Furqon Muhammadiyah Mlirip di Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, aktif berbenah dan memperluas perannya bagi jemaah serta masyarakat sekitar. Pada pengajian Ahad Pagi yang diselenggarakan pada 27 September 2026 lalu, suasana di Masjid Al-Furqon terasa semakin meriah dengan berbagai aktivitas yang bertujuan untuk mengembangkan fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah semata, melainkan juga sebagai ruang pelayanan, pemberdayaan, dan kemanfaatan bagi komunitas.

Pengajian Ahad Pagi tersebut diisi oleh Dai Sejuta Parikan, Ustaz Soedjono, M.Pd., yang merupakan anggota Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PWM Jawa Timur, dan dihadiri oleh jemaah yang memenuhi masjid. Setelah sesi pengajian selesai, jemaah tidak langsung pulang, melainkan berkesempatan untuk mengikuti berbagai kegiatan tambahan yang telah disiapkan di halaman masjid.

Salah satu daya tarik utama adalah bazar UMKM yang digelar di halaman masjid, di mana dua stan khusus menjual sembako untuk kebutuhan sehari-hari jemaah. Di samping itu, terdapat pula Al-Furqon Preloved Store, sebuah Badan Usaha Milik Masjid (BUMM) yang menjual beragam pakaian dan sepatu. Barang-barang ini ditata dan dikemas dengan rapi, menyerupai toko fesyen modern, memberikan pengalaman berbelanja yang nyaman bagi pengunjung.

Tidak hanya itu, di sudut halaman lainnya, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto juga membuka stan untuk kegiatan donor darah. Fasilitas ini memungkinkan jemaah yang rutin melakukan donor darah di Kantor PMI untuk tetap bisa melakukannya di lingkungan masjid. Jemaah yang baru pertama kali ingin mendonorkan darahnya juga disambut baik, dengan petugas yang siap memeriksa kesehatan, termasuk tensi darah, sebelum proses pengambilan darah dilakukan.

Ketua Takmir Masjid Al-Furqon, Tri Febriandi Amrulloh, M.Ag., menjelaskan bahwa seluruh program ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk memperkaya peran masjid. “Berbagai kegiatan yang digelar secara beriringan dengan aktivitas pengajian menunjukkan upaya masjid dalam menghadirkan aktivitas yang menyentuh berbagai aspek kehidupan jemaah,” kata Tri Febriandi Amrulloh, yang juga merupakan anggota dai digital LDK PP Muhammadiyah.

Kolaborasi dengan PMI, misalnya, menurut Tri Febriandi, menambahkan dimensi kemanusiaan pada rangkaian kegiatan keagamaan di masjid. Ia menuturkan, “Jemaah yang datang untuk mengikuti pengajian tidak hanya memperoleh kesempatan untuk menambah wawasan dan memperkuat nilai-nilai keagamaan, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam aksi sosial yang manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.” Tri Febriandi, yang juga anggota Mufasir Tafsir At-Tanwir, menambahkan bahwa donor darah ini menjadi bukti bagaimana kegiatan masjid dapat diperluas fungsinya sebagai ruang pengabdian sosial. “Setetes darah yang disumbangkan oleh seorang jamaah dapat menjadi bagian dari upaya membantu orang lain yang membutuhkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Tri Febriandi menyampaikan bahwa Al-Furqon Preloved Store merupakan salah satu ikhtiar Masjid Al-Furqon dalam membangun kemandirian ekonomi masjid. “Barang-barang yang masih memiliki nilai guna dapat kembali dimanfaatkan, sementara hasil pengelolaannya seluruhnya difungsikan untuk mendukung berbagai program dan kegiatan masjid,” tandasnya.

Pengajian Umum Ahad Pagi yang diadakan setiap pekan keempat tiap bulan juga menjadi komponen penting dalam pembinaan keagamaan jemaah. Sementara itu, bazar UMKM memberikan wadah bagi para pelaku usaha kecil dan menengah untuk memperkenalkan serta memasarkan produk mereka kepada jemaah setelah pengajian. “Pola tersebut membuat masjid tidak hanya menjadi tempat jemaah datang untuk mengikuti pengajian, kemudian pulang setelah kegiatan selesai, tapi hadirin bisa belanja dulu,” jelasnya.

Bazar UMKM ini juga berperan dalam membangun ekosistem ekonomi yang dinamis di lingkungan masjid. Jemaah tidak hanya berpartisipasi sebagai peserta kegiatan keagamaan, tetapi juga dapat saling mendukung aktivitas ekonomi yang berkembang di sekitar masjid. Gagasan ini beroperasi melalui alur sederhana: jemaah berbelanja, usaha masjid bergerak, dan hasilnya kembali untuk kemanfaatan jemaah. Dengan demikian, aktivitas ekonomi yang dibangun tidak hanya berhenti pada transaksi jual beli, melainkan juga mengandung semangat pemberdayaan dan upaya mengonversi potensi yang ada menjadi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Tri Febriandi Amrulloh menyimpulkan bahwa serangkaian kegiatan yang dikembangkan oleh Masjid Al-Furqon Muhammadiyah Mlirip ini menunjukkan bahwa memakmurkan masjid dapat diwujudkan dengan beragam cara. Selain memperbanyak kegiatan ibadah dan pembinaan keagamaan, masjid juga mampu berperan sebagai ruang yang menggerakkan potensi jemaah dan membangun kemandirian komunitas.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pagi yang Terenggut di Mojoagung: Tragedi Jalan Raya Jombang dan Panggilan Keselamatan

29 Sep 2026 - 12:37 WIB

Pagi yang Terenggut di Mojoagung: Tragedi Jalan Raya Jombang dan Panggilan Keselamatan

Di Balik Butiran Rastrada: Ketika Niat Baik Kualitas Beras Blitar Terganjal Batas Harga dan Ancaman Inflasi

29 Sep 2026 - 12:36 WIB

Di Balik Butiran Rastrada: Ketika Niat Baik Kualitas Beras Blitar Terganjal Batas Harga dan Ancaman Inflasi

Api di Lereng Sukapura: Menelusuri Jejak Karhutla di Hutan Probolinggo

29 Sep 2026 - 09:43 WIB

Api di Lereng Sukapura: Menelusuri Jejak Karhutla di Hutan Probolinggo

Ketika Pinus Menangis: Jejak Perjuangan Melawan Amuk Api di Gunung Botak Ngawi

29 Sep 2026 - 09:42 WIB

Ketika Pinus Menangis: Jejak Perjuangan Melawan Amuk Api di Gunung Botak Ngawi

Gelombang Asa yang Karam di Dungkek: Menanti Janji Ganti Rugi Pasca Insiden Kayu Gelondongan

29 Sep 2026 - 06:13 WIB

Gelombang Asa yang Karam di Dungkek: Menanti Janji Ganti Rugi Pasca Insiden Kayu Gelondongan
Trending di Pendidikan