KlikMojok – Pada Jumat (23/10/2026), sebuah Konsolidasi dan Pelatihan Kepemimpinan Perempuan Berkemajuan Regional Jawa Timur dibuka di Aisyiyah Training Center, Pasuruan. Kegiatan penting ini, yang diselenggarakan oleh Majelis Pembinaan Kader (MPK) Pimpinan Pusat (PP) Aisyiyah, bertujuan untuk mengukuhkan kepemimpinan Aisyiyah transformatif yang mampu menggerakkan perubahan, memberdayakan kader, serta membuka ruang bagi generasi muda untuk aktif berorganisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pelatihan ini dijadwalkan berlangsung hingga Ahad (25/10/2026), diikuti oleh koordinator bidang MPK dan ketua MPK se-Jawa Timur.
Dalam acara pembukaan tersebut, Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Timur, Dra. Rukmini Amar, M.A.P., secara tegas menyatakan bahwa model kepemimpinan yang dianut oleh Aisyiyah harus bersifat transformatif, bukan sekadar transaksional. Ia menekankan urgensi untuk mempersiapkan kader-kader yang memiliki kapabilitas sebagai pelopor, pelangsung, dan penyempurna gerakan organisasi yang berkelanjutan. Pesan mendalam ini disampaikan di Aisyiyah Training Center, Kabupaten Pasuruan, pada hari pertama kegiatan.
Dalam sambutannya, Rukmini Amar juga mengajak seluruh peserta untuk melihat aktivitas berorganisasi sebagai sebuah bagian integral dari amal kebajikan. “Hari ini kita ingin menambah timbangan amal kebajikan untuk mewujudkan cita-cita masuk surga Firdaus,” ujarnya, memotivasi para kader.
Selain itu, ia turut mengajak peserta untuk melakukan refleksi mengenai posisi dan kontribusi individu masing-masing dalam gerakan Aisyiyah. “Kira-kira kita ada di posisi yang mana?” tanyanya, mendorong pemikiran kritis dan partisipasi aktif.
Rukmini juga secara khusus menyoroti dan mengingatkan agar isu-isu seperti ketiadaan kader dan keterbatasan dana untuk partisipasi dalam kegiatan tidak terus-menerus menjadi keluhan klasik yang menghambat kemajuan organisasi.
Pembukaan pelatihan yang krusial ini dihadiri oleh enam perwakilan dari Pimpinan Pusat Aisyiyah, bersama dengan jajaran PWA Jawa Timur. Rangkaian acara dibuka dengan khidmat, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, yaitu surah Ali Imran ayat 159–160, yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan mars kebanggaan Aisyiyah.
Ir. Hafifah, selaku Ketua MPK PWA Jawa Timur, menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan pelatihan ini adalah untuk memperkuat kesiapan para peserta dalam membina kader. “Kami ingin agar peserta dapat memahami bagaimana mempersiapkan kader yang memiliki integritas,” urainya, menyoroti pentingnya nilai-nilai moral dalam kepemimpinan.
Lebih lanjut, Hafifah mengungkapkan harapannya agar materi-materi yang telah diperoleh selama pelatihan dapat diimplementasikan secara nyata oleh para peserta. Ia juga mendorong agar mereka dapat menyelenggarakan kegiatan serupa di tingkat cabang dan ranting, guna menyebarluaskan semangat kaderisasi.
Sementara itu, Koordinator Divisi Perkaderan Utama MPK PP Aisyiyah, Unik Rosyidah, M.Pd., menggarisbawahi pentingnya partisipasi aktif dari seluruh peserta sepanjang berlangsungnya pelatihan. “Di era disrupsi ini, bagaimana strategi ’Aisyiyah mampu bertahan dan bertarung dengan baik?” ungkapnya, mengajak peserta untuk berpikir strategis menghadapi tantangan zaman.
Menurut Unik, kolaborasi yang kuat antara generasi senior dan junior adalah aspek krusial untuk menjaga keberlangsungan regenerasi kepemimpinan dalam organisasi. Ia menekankan bahwa pembangunan kesamaan visi menjadi esensial agar setiap pergantian kepemimpinan tetap selaras dengan arah dan tujuan gerakan Aisyiyah.
Ia juga secara aktif mendorong para pimpinan untuk senantiasa memiliki pola pikir yang terbuka dan inklusif. Melalui pendekatan ini, organisasi diharapkan mampu menumbuhkan kader-kader yang tidak hanya cakap dalam menggerakkan organisasi, tetapi juga mampu memberdayakan anggotanya, serta berinovasi secara berkelanjutan.
Lebih jauh, Unik mengajak seluruh jajaran pimpinan untuk mencari dan menerapkan berbagai pendekatan yang inovatif dan di luar rutinitas biasa. Tujuannya adalah agar generasi muda dapat semakin tertarik dan secara aktif terlibat dalam gerakan Aisyiyah.
Dalam kesempatan yang sama, Unik Rosyidah menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada PWA Jawa Timur atas inisiatif mereka dalam mendirikan Aisyiyah Training Center, yang berfungsi sebagai sarana vital untuk pembinaan kader. “Inilah bentuk kepemimpinan yang transformatif. Berpikir maju untuk menyediakan kader yang berintegritas,” urai Unik, memuji langkah progresif tersebut.
Pelatihan ini dirancang untuk memuat serangkaian materi kepemimpinan komprehensif yang disampaikan oleh narasumber ahli dari PP Aisyiyah.
Pada hari terakhir pelatihan, yaitu Ahad (25/10/2026), para peserta dijadwalkan untuk mengikuti materi penting berjudul “Strategi Mewujudkan Kepemimpinan Perempuan Berkemajuan.” Rangkaian pelatihan akan ditutup dengan sesi tes akhir untuk mengukur pemahaman peserta, dilanjutkan dengan penyusunan rencana tindak lanjut (RTL), dan diakhiri dengan evaluasi menyeluruh.












