KlikMojok – Pagi itu, Jumat (23/10/2026), Pantai Cemara di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, bukan hanya tentang debur ombak dan semilir angin. Di sana, di antara pasir yang kadang terselip aneka sampah dan guguran daun cemara, sekelompok orang berseragam cokelat bergerak lincah. Mereka bukan sedang melakukan patroli rutin dengan senjata atau borgol, melainkan membawa kantong sampah besar dan bibit-bibit pepohonan. Mereka adalah jajaran Polresta Tuban, mengukir kisah kepedulian lingkungan melalui program “Green Policing” yang tak sekadar seremonial.
Aksi Polisi Peduli Lingkungan ini menjadi wujud nyata komitmen Polresta Tuban terhadap kelestarian pesisir. Sebuah inisiatif yang lahir dari kesadaran bahwa lingkungan, terutama kawasan pantai yang menjadi salah satu aset alam berharga Kabupaten Tuban, membutuhkan perhatian serius dan tindakan konkret. Kegiatan ini, yang merupakan pelaksanaan Green Policing kedua oleh Polresta Tuban, menitikberatkan pada dua hal utama: bersih-bersih sampah di sepanjang pantai dan penanaman 200 bibit pohon cemara.
Kapolresta Tuban, Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan, menegaskan bahwa kegiatan peduli lingkungan semacam ini harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, bukan hanya untuk menggugurkan kewajiban. “Aksi peduli lingkungan ini diisi diikuti oleh jajaran Polresta Tuban yaitu bersih-bersih sampah di sepanjang pantai serta penanaman sebanyak 200 bibit pohon cemara di sepanjang pantai,” ujar Kapolresta Tuban pada hari itu. Baginya, tujuan utama adalah menciptakan dampak positif yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan alam.
Lebih lanjut, Jazuli berharap kegiatan ini benar-benar membawa perubahan. “Saya berharap apa yang kita lakukan benar-benar memberikan dampak positif bagi lingkungan dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelas Kombes Pol Jazuli Dani. Penanaman pohon cemara, misalnya, diharapkan tidak hanya memperindah pantai tetapi juga memperkuat ketahanan ekosistem pesisir dari ancaman abrasi dan perubahan iklim.
Namun, kepedulian lingkungan tidak bisa hanya bertumpu pada satu pihak. Kapolresta Tuban juga menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan dan pelibatan masyarakat secara langsung untuk meningkatkan kualitas kegiatan di masa mendatang. “Ke depan, kegiatan seperti ini harus lebih baik lagi dengan melibatkan masyarakat,” imbuhnya. Keterlibatan warga, menurut Jazuli, adalah kunci untuk membangun kepedulian bersama dan memastikan keberlanjutan program. Kolaborasi yang erat antara aparat dan komunitas menjadi fondasi agar kebersihan pantai tetap terjaga dan bibit pohon yang ditanam bisa tumbuh subur, memberikan manfaat jangka panjang.
Bagi Jazuli, kehadiran Polri di tengah masyarakat tak hanya sebatas penegakan hukum, melainkan juga melalui aksi-aksi nyata yang membawa manfaat. “Tujuan kita bukan hanya menjaga lingkungan. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan melalui kegiatan nyata yang membawa manfaat,” tegasnya. Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk menjalankan setiap kegiatan dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab, agar aksi kepedulian lingkungan ini tak hanya berdampak pada alam, tetapi juga mempererat jalinan silaturahmi antara Polri dan masyarakat.
Apresiasi terhadap inisiatif ini pun datang dari masyarakat setempat. Kepala Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, H. Munir Maliki, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Kegiatan ini sangat positif dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat sekitar,” kata H. Munir. Ia berharap program Green Policing ini dapat terus berlanjut, tidak berhenti pada satu momen saja, sehingga kebersihan dan kelestarian Pantai Cemara dapat terus terjaga. “Harapan kami, kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus berlanjut ke depannya,” tutup Munir, menyiratkan keinginan akan komitmen jangka panjang.
Menariknya, kegiatan ini juga melibatkan perwakilan santri dari Madrasah Aliyah (MA) Mambaul Futuh, Kecamatan Jenu. Kehadiran para santri bukan sekadar partisipasi, melainkan sebuah investasi pada masa depan. Melalui keterlibatan langsung dalam membersihkan dan menanam di kawasan pesisir, diharapkan tumbuh kesadaran dan rasa memiliki terhadap lingkungan sejak dini, membentuk generasi yang lebih peduli dan bertanggung jawab.
Di bawah terik matahari Tuban, setiap bibit cemara yang ditanam hari itu bukan hanya sekadar pohon. Ia adalah simbol harapan, sebuah janji untuk lingkungan yang lebih bersih, asri, dan lestari. Ia adalah penanda bahwa kepedulian bisa datang dari mana saja, bahkan dari seragam cokelat yang bertekad menjaga bukan hanya ketertiban, tetapi juga keindahan bumi pertiwi. Inilah jejak Green Policing Polresta Tuban, menabur benih kebaikan di pasir Pantai Cemara, berharap tumbuh menjadi hutan harapan yang kokoh bagi generasi mendatang.












