Menu

Mode Gelap
Jejak Hijau di Usia Dini: Kisah Rumah Daur Ulang TK Alam Yaa Bunayya Gresik Menjelajahi Pendidikan Lingkungan Membangun Karakter dan Kebersamaan Lewat Jalan Sehat Semarak HUT RI di SDN Godog Spemduta Perkuat Pendidikan Inklusif dengan Pendampingan Psikolog Humanity: Fokus Holistik untuk Murid dan Guru Lebih dari Sekadar Infrastruktur: Lazismu Jatim Edukasi Sanitasi dan Pemberdayaan Warga Kaliampo Pengukuhan Kader UKS Spem Eight: Langkah Strategis SMP Muhammadiyah 8 Gresik Ciptakan Siswa Sehat Berkarakter BEM Unair dan Warga Sukolilo Baru Merajut Kampung Berdikari: Kolaborasi Inklusif untuk Kemandirian Pesisir

Pendidikan

Pendidikan Karakter Sejak Dini: Aksi Kokam Cilik Curi Perhatian di Pawai HUT RI Mlarak

badge-check


					Pendidikan Karakter Sejak Dini: Aksi Kokam Cilik Curi Perhatian di Pawai HUT RI Mlarak Perbesar

KlikMojok – Pada Sabtu, 22 Agustus 2026, kemeriahan pawai mobil hias dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mlarak di Ponorogo, Jawa Timur, diwarnai oleh kehadiran seorang **Kokam Cilik** yang berhasil mencuri perhatian banyak warga. Sosok menggemaskan Judicia Fahd Darwis, seorang bocah Taman Kanak-kanak (TK) yang tampil mengenakan seragam lengkap Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM), menjadi daya tarik utama dalam acara tersebut.

Ratusan warga di sepanjang rute jalanan Kecamatan Mlarak, Ponorogo, memadati area tersebut untuk menyaksikan deretan mobil yang dihias dengan ornamen merah putih, bergerak perlahan. Pawai mobil hias yang digagas oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Mlarak ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Suasana semakin semarak dengan kibaran bendera Merah Putih, lantunan gema musik kemerdekaan, serta antusiasme tinggi dari para peserta yang berasal dari berbagai elemen Muhammadiyah, mulai dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA), hingga Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

Di tengah hiruk pikuk dan keramaian rombongan pawai, mata para penonton tertuju pada sebuah titik unik di atas mobil kontingen BA Aisyiyah Bajang. Di sana, seorang bocah laki-laki terlihat duduk tegap, dikelilingi tumpukan makanan ringan dan hiasan yang meriah. Berbeda dengan peserta lain yang mungkin mengenakan kostum karnaval, ia tampil dengan seragam loreng lengkap khas Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM), termasuk topi pet yang terpasang rapi di kepalanya.

Bocah cilik yang mencuri perhatian tersebut adalah Judicia Fahd Darwis, yang lebih akrab disapa Awis. Jika anak-anak seusianya cenderung melambaikan tangan dengan ekspresi manja atau ceria, Awis justru menunjukkan raut wajah yang serius dan penuh konsentrasi, seolah-olah sedang menjalankan misi pengamanan yang sangat penting. Penampilan yang unik, memadukan kekocakan dengan kegemasan dari “anggota KOKAM terkecil” ini, sontak mengundang senyum dan decak kagum dari para penonton yang menyaksikannya.

Kehadiran Awis dengan balutan seragam loreng KOKAM tersebut ternyata memiliki latar belakang yang kuat. Darah aktivis Muhammadiyah memang mengalir deras dalam dirinya. Ayahnya, Nico Perlambang Agung, saat ini menjabat sebagai pengurus Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Timur. Sementara itu, ibunya, Nur Aini Azizah, juga aktif mengemban amanah sebagai pengurus Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Timur.

Lingkungan keluarga yang sangat dinamis dan kaya akan kegiatan organisasi telah membentuk keseharian Awis. Meskipun ia masih berada di jenjang taman kanak-kanak, Awis telah terbiasa menyaksikan dan mengenali berbagai simbol gerakan kepemudaan Muhammadiyah. Organisasi ini dikenal luas karena identitasnya yang kuat dalam aksi sosial, kemanusiaan, dan upaya penanggulangan bencana.

Aksi Awis yang begitu mencolok di atas mobil hias ini menjadi sebuah representasi nyata dari proses kaderisasi alami yang berlangsung di dalam tubuh Muhammadiyah. Tanpa adanya paksaan, kedua orang tuanya secara bijak memperkenalkan nilai-nilai perjuangan dan rasa bangga akan berorganisasi melalui metode yang menyenangkan dan sesuai dengan dunia anak-anak.

Dengan demikian, pawai mobil hias yang digelar di Mlarak ini tidak hanya menjadi salah satu dari sekian banyak perayaan kemerdekaan yang meriah di Kabupaten Ponorogo. Lebih dari itu, acara ini juga berfungsi sebagai wadah untuk mempererat tali kebersamaan antarwarga sekaligus menanamkan semangat kebangsaan dan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus sejak usia dini.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jejak Hijau di Usia Dini: Kisah Rumah Daur Ulang TK Alam Yaa Bunayya Gresik Menjelajahi Pendidikan Lingkungan

22 Agustus 2026 - 20:43 WIB

Membangun Karakter dan Kebersamaan Lewat Jalan Sehat Semarak HUT RI di SDN Godog

22 Agustus 2026 - 18:48 WIB

Spemduta Perkuat Pendidikan Inklusif dengan Pendampingan Psikolog Humanity: Fokus Holistik untuk Murid dan Guru

22 Agustus 2026 - 18:47 WIB

Lebih dari Sekadar Infrastruktur: Lazismu Jatim Edukasi Sanitasi dan Pemberdayaan Warga Kaliampo

22 Agustus 2026 - 18:46 WIB

Pengukuhan Kader UKS Spem Eight: Langkah Strategis SMP Muhammadiyah 8 Gresik Ciptakan Siswa Sehat Berkarakter

22 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Trending di Pendidikan