KlikMojok – Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, akan segera menjadi saksi bisu perhelatan akbar lima tahunan Nahdlatul Ulama. Muktamar ke-35 NU, yang dijadwalkan bergulir pada 27 hingga 31 Agustus 2026, diprediksi akan dihadiri oleh ribuan muktamirin dan warga Nahdliyin dari berbagai penjuru negeri. Di tengah euforia persiapan, informasi mengenai kondisi cuaca di Jombang dan wilayah penyangganya, yakni Mojokerto dan Kediri, menjadi salah satu aspek krusial yang perlu diperhatikan.
Menjelang hari-H, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda telah merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 26 Agustus 2026. Menurut Oky Sukma Hakim, prakirawan BMKG Juanda, ketiga wilayah tersebut diprediksi akan diselimuti cuaca cerah.

“Cuaca di wilayah Jombang, Kediri, dan Mojokerto, cenderung cerah pada hari ini,” ujar Oky Sukma Hakim.
Secara spesifik di Kabupaten Jombang, tidak ada indikasi hujan yang terdeteksi dalam prakiraan BMKG. Sejumlah kecamatan, termasuk Peterongan, Kesamben, Tembelang, Mojowarno, Diwek, hingga pusat kota Jombang, diprediksi akan menikmati langit biru. Suhu udara diperkirakan berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan yang berada pada rentang 42 hingga 84 persen.
Kondisi serupa juga diprediksi menyelimuti Kabupaten dan Kota Kediri. Wilayah seperti Pare, Kras, Ngadiluwih, Pesantren, Ringinrejo, dan Ngasem diharapkan akan mengalami cuaca cerah. Suhu udara di Kediri diperkirakan sedikit lebih sejuk, yakni antara 22 hingga 32 derajat Celsius, dengan kelembapan udara yang lebih tinggi, berkisar 43 hingga 91 persen.
Sementara itu, di Kabupaten dan Kota Mojokerto, BMKG Juanda juga memprediksi cuaca yang cenderung cerah. Kecamatan Trawas, Ngoro, Magersari, Ngadirejo, Gondang, dan Pacet diprediksi tidak akan diguyur hujan. Suhu udara di Mojokerto diprediksi berada di kisaran 24 hingga 33 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan antara 42 hingga 80 persen.
Meskipun prakiraan menunjukkan kondisi cuaca yang bersahabat, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, terutama para calon peserta muktamar yang akan melakukan perjalanan menuju Jombang, tetap diimbau untuk waspada terhadap potensi perubahan cuaca mendadak. Mengingat Jawa Timur memiliki iklim tropis yang rentan terhadap pergeseran cuaca cepat, pemantauan informasi terkini dari kanal resmi BMKG sangat disarankan. Dengan persiapan yang matang, termasuk antisipasi kondisi cuaca, diharapkan seluruh rangkaian Muktamar ke-35 NU dapat berjalan lancar dan memberikan kesan mendalam bagi seluruh pesertanya.













