Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Rayakan Satu Dekade, Festival Faqih Usman X 2026 di Gresik Libatkan 1.000 Peserta

badge-check

Rayakan Satu Dekade, Festival Faqih Usman X 2026 di Gresik Libatkan 1.000 Peserta Perbesar

KlikMojok – Festival Faqih Usman X (FFU X) 2026, sebuah ajang kompetisi pendidikan tahunan yang kini memasuki penyelenggaraan ke-10, siap digelar di Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Ribuan peserta dari puluhan lembaga pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Gresik akan berpartisipasi dalam festival yang bertujuan mengembangkan potensi siswa, guru, dan kepala sekolah ini.

Berdasarkan Berita Acara Penetapan Peserta, FFU X 2026 akan mempertemukan total 1.000 peserta yang berasal dari 79 sekolah, madrasah, dan lembaga pendidikan Muhammadiyah. Rinciannya meliputi 77 sekolah/madrasah dan dua lembaga pendidikan nonformal. Panitia menjelaskan bahwa jumlah ini mencakup sekitar 95 persen dari seluruh sekolah dan madrasah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik, menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi terhadap perhelatan yang genap satu dasawarsa ini.

FFU X 2026 menawarkan 12 kategori lomba yang dirancang untuk menguji dan mengapresiasi kemampuan siswa, guru, serta kepala sekolah dan madrasah. Ragam kategori ini mencerminkan komitmen untuk mengembangkan talenta secara holistik.

Untuk kategori siswa, berbagai bidang dipertandingkan, meliputi Pidato Bahasa Arab, Pidato Bahasa Inggris, Duta Sekolah/Madrasah, Tahfiz Al-Qur’an, Karya Ilmiah, Olimpiade Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Olimpiade Matematika, Olimpiade IPA, Social Championship, dan Coding.

Sementara itu, para guru akan menunjukkan inovasi mereka melalui Lomba Inovasi Media Pembelajaran. Adapun kepala sekolah dan madrasah akan berkompetisi dalam Lomba Best Practice, sebuah ajang berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan pendidikan.

Keanekaragaman kategori lomba ini menjadikan FFU X bukan hanya sekadar arena adu kemampuan akademik. Lebih dari itu, peserta juga diberikan ruang yang luas untuk menampilkan bakat dan keahlian mereka di berbagai bidang, mulai dari keislaman dan kemuhammadiyahan, penguasaan bahasa, sains, teknologi, kreativitas, inovasi pembelajaran, hingga kepemimpinan pendidikan.

Ketua Panitia FFU X 2026, Nurul Wahyu Purwaningtyas, menyampaikan apresiasinya atas tingginya partisipasi dari sekolah, madrasah, guru, kepala sekolah, dan seluruh peserta. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan mengapresiasi antusiasme sekolah, madrasah, guru, kepala sekolah, serta para peserta yang telah berpartisipasi dalam FFU X 2026. Kehadiran 1.000 peserta dari 79 sekolah, madrasah, dan lembaga pendidikan menunjukkan bahwa FFU mendapat sambutan yang luar biasa dari keluarga besar pendidikan Muhammadiyah Gresik,” ujarnya pada Kamis (8/10/2026).

Nurul juga menegaskan komitmen panitia untuk mempersiapkan FFU X secara maksimal. Hal ini dilakukan agar seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan kompetisi dengan nyaman, tertib, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

Ia menambahkan harapannya agar FFU X tidak hanya menjadi ajang pencarian juara. “Kami berharap FFU X bukan hanya menjadi tempat untuk mencari juara, tetapi juga menjadi pengalaman yang berharga bagi peserta. Mereka dapat belajar berkompetisi, membangun kepercayaan diri, mengembangkan kreativitas, sekaligus bertemu dan bersilaturahmi dengan teman-teman dari sekolah dan madrasah lain,” katanya.

Lebih lanjut, Nurul mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai wadah untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. “Kami mengajak seluruh peserta untuk tampil percaya diri dan memberikan kemampuan terbaiknya. Menang tentu menjadi harapan, tetapi yang tidak kalah penting adalah keberanian untuk mencoba, pengalaman mengikuti proses, sportivitas, dan semangat untuk terus berkembang,” tuturnya.

Senada dengan itu, Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) PDM Gresik, M. Fadloli Aziz, menekankan bahwa FFU harus menjadi bagian integral dari upaya kolektif untuk membangun generasi yang unggul dan berkarakter. “FFU X 2026 kami hadirkan sebagai ruang untuk menemukan, mengembangkan, dan memberikan apresiasi terhadap potensi terbaik generasi Muhammadiyah. Kami ingin anak-anak kita tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter Islami, percaya diri, kreatif, mampu berkolaborasi, serta siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

Aziz juga melihat FFU sebagai platform penting bagi para pendidik. Ia menjelaskan bahwa ajang ini merupakan ruang bagi guru dan kepala sekolah untuk memamerkan inovasi dan praktik baik yang telah mereka kembangkan di satuan pendidikan masing-masing. “Guru-guru kita bisa menciptakan inovasi-inovasi dalam pembelajaran. Kepala sekolah kita mampu melaksanakan praktik baik pengelolaan pendidikan di sekolah/madrasah masing-masing dan siap berbagi praktik baik tersebut kepada yang lain,” tambahnya.

Dalam pesannya kepada peserta, Aziz mengingatkan agar tidak menjadikan gelar juara sebagai satu-satunya tolok ukur keberhasilan dalam mengikuti FFU. “Bertandinglah dengan penuh semangat, junjung tinggi sportivitas, tampilkan kemampuan terbaik, dan jangan menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan. Keberanian untuk tampil, belajar dari proses, menghargai lawan, dan terus memperbaiki diri adalah bagian penting dari prestasi,” pesannya.

Kolaborasi erat antara Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Gresik, Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), serta Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Gresik disebut-sebut sebagai modal penting dalam menghadirkan program pendidikan yang memberi ruang luas bagi pertumbuhan potensi peserta didik maupun pendidik.

FFU X 2026 akan berlangsung selama sehari penuh dengan jadwal yang padat. Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta pada pukul 07.00–08.00 WIB, dilanjutkan dengan upacara pembukaan pukul 08.00–09.00 WIB. Acara pembukaan akan dimeriahkan oleh sejumlah penampilan praacara, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Sang Surya, serta sambutan dari para pimpinan. Pertunjukan dari berbagai satuan pendidikan siswa juga akan menambah semarak pembukaan.

Setelah upacara pembukaan, babak penyisihan dimulai pukul 09.00–11.30 WIB. Peserta kemudian memasuki waktu istirahat, salat, dan makan (isoma) pada pukul 11.30–12.30 WIB. Perlombaan berlanjut dengan babak penyisihan dan final pada pukul 12.30–14.30 WIB. Panitia akan melakukan rekapitulasi penilaian pada pukul 14.30–15.00 WIB, dan seluruh rangkaian FFU X 2026 akan ditutup dengan Awarding & Closing Ceremony yang dijadwalkan pukul 15.00–17.00 WIB.

Memasuki penyelenggaraan ke-10, Festival Faqih Usman telah berkembang melampaui sekadar ajang perlombaan. FFU kini juga diarahkan sebagai ruang strategis untuk mengapresiasi prestasi, mengembangkan potensi, memperkuat karakter, serta mendorong kreativitas dan inovasi di seluruh lingkungan pendidikan Muhammadiyah.

Dengan partisipasi 1.000 peserta dari 79 sekolah, madrasah, dan lembaga pendidikan serta 12 kategori lomba, FFU X 2026 secara simultan menjadi ruang perjumpaan yang vital antarsatuan pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Gresik. Panitia berharap kompetisi ini dapat memperkuat budaya berprestasi yang sehat, sekaligus memberikan kesempatan berharga bagi siswa, guru, dan kepala sekolah untuk saling belajar, bertukar pengalaman, dan menampilkan karya-karya terbaik mereka.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Dari Runtuhnya Pagar, Lahir Keteguhan: Pembelajaran Keselamatan di Stadion Brawijaya Kediri

9 Okt 2026 - 06:14 WIB

Dari Runtuhnya Pagar, Lahir Keteguhan: Pembelajaran Keselamatan di Stadion Brawijaya Kediri

Jombang dalam Kepungan Asap: Kisah Empat Jam Pertarungan Melawan Amuk Api di Gudang Bahan Sepatu

9 Okt 2026 - 06:13 WIB

Jombang dalam Kepungan Asap: Kisah Empat Jam Pertarungan Melawan Amuk Api di Gudang Bahan Sepatu

Nebula Carina di Google Doodle: Jendela Menuju Kelahiran Bintang dan Edukasi Antariksa

9 Okt 2026 - 06:11 WIB

Nebula Carina di Google Doodle: Jendela Menuju Kelahiran Bintang dan Edukasi Antariksa

Pelajaran Berharga: Siswa Smamsatu Gresik Renungkan Bakti Orang Tua Lewat Film ‘Jangan Buang Ibu’

8 Okt 2026 - 21:04 WIB

Pelajaran Berharga: Siswa Smamsatu Gresik Renungkan Bakti Orang Tua Lewat Film ‘Jangan Buang Ibu’

Wajah Garang di Kota Wisata: Mengurai Akar Permasalahan Pengemis dan Pengamen di Blitar

8 Okt 2026 - 18:45 WIB

Wajah Garang di Kota Wisata: Mengurai Akar Permasalahan Pengemis dan Pengamen di Blitar
Trending di Pendidikan