Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Dorong Ekonomi Warga dan Kelola Sampah, Lazismu Jatim Gelar Pelatihan Budidaya Maggot di Kampung Kaliampo Bestari Sidoarjo

badge-check

Dorong Ekonomi Warga dan Kelola Sampah, Lazismu Jatim Gelar Pelatihan Budidaya Maggot di Kampung Kaliampo Bestari Sidoarjo Perbesar

KlikMojok – Lazismu Wilayah Jawa Timur telah menyelenggarakan pelatihan budidaya maggot di Kampung Kaliampo Bestari, Sidoarjo. Inisiatif ini merupakan bagian dari program yang bertujuan untuk mendorong partisipasi warga dalam mengolah sampah organik menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

Kegiatan budidaya maggot ini menandai langkah progresif dalam pengembangan Program Kampung Kaliampo Bestari, sebuah inisiatif yang digagas oleh Lazismu Jawa Timur.

Pelatihan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 10 Oktober 2026, bertempat di Balai RT 10 RW 03, Desa Kalipecabean, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo.

Program Bina Kampung Kaliampo Bestari secara spesifik menargetkan warga di RT 12 RW 3, Dusun Kaliampo, yang berlokasi di Desa Kali Pecabean, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo.

Inisiatif dari Lazismu Jawa Timur ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas seperti septic tank, tetapi juga menekankan penguatan edukasi untuk membekali masyarakat agar mampu merawat lingkungan mereka secara berkelanjutan.

Selanjutnya, program ini berlanjut dengan penyelenggaraan pelatihan pengelolaan sampah keluarga, yang dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo.

Melalui serangkaian kegiatan ini, para warga mendapatkan kesempatan untuk mempelajari cara mengolah sampah organik, mengubahnya menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.

Selain memberikan kontribusi signifikan dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, budidaya maggot juga membuka prospek baru bagi keluarga untuk memulai usaha dan meningkatkan pendapatan.

Oleh karena itu, pelatihan budidaya maggot saat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk semakin memperkuat upaya pemberdayaan masyarakat, khususnya melalui praktik pengelolaan sampah yang produktif.

Rohman Dijaya, yang menjabat sebagai Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan Lazismu Wilayah Jawa Timur, menyampaikan harapannya agar pelatihan ini dapat berkontribusi dalam memberdayakan masyarakat, terutama para ibu rumah tangga.

“Pelatihan mengenalkan budidaya maggot dari lalat Black Soldier Fly (BSF) semoga memberikan keterampilan dalam pemanfaatan sampah organik di Dusun Kaliampo sini,” ungkap Rohman.

Dengan adanya pelatihan ini, sampah organik tidak lagi hanya dipandang sebagai limbah, melainkan dapat dimanfaatkan oleh warga sebagai bahan baku untuk menciptakan produk yang berpotensi menambah penghasilan bagi keluarga mereka.

Rohman Dijaya lebih lanjut menegaskan pentingnya bagi warga untuk mempraktikkan ilmu dan keterampilan yang telah mereka peroleh selama pelatihan.

Menurutnya, indikator keberhasilan suatu program tidak hanya diukur dari terlaksananya kegiatan semata, tetapi juga dari manfaat nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat secara berkelanjutan.

“Pelatihan ini harus ada tindak lanjut dengan membawa kebaikan bersama, minimal keluarga sehingga bisa terwujud Kampung Kaliampo Bestari,” pesan Rohman.

Ia juga menaruh harapan besar agar kegiatan ini dapat menjadi titik awal perubahan menuju kualitas hidup yang lebih baik. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan warga mampu mewujudkan lingkungan yang bersih, tertata rapi, produktif, dan mandiri.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Desa Kalipecabean, Bapak Maskup Murdiono, turut hadir dan memberikan sambutan pada pelatihan tersebut. Beliau menggarisbawahi betapa pentingnya tindak lanjut dari kegiatan ini agar pengetahuan yang didapat dapat benar-benar menghasilkan manfaat nyata.

Maskup Murdiono menyatakan bahwa keterlibatan aktif masyarakat merupakan kunci utama keberhasilan Program Kampung Kaliampo Bestari. Oleh karena itu, ia sangat berharap agar seluruh warga dapat mengaplikasikan keterampilan yang telah mereka pelajari.

Lebih lanjut, Maskup menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas dukungan dari para donatur Lazismu, yang telah memungkinkan keberlangsungan program ini.

Beliau berharap bahwa melalui pelatihan budidaya maggot ini, visi Kampung Kaliampo Bestari dapat terwujud. Upaya ini diharapkan tidak hanya membuka peluang ekonomi baru bagi keluarga, tetapi juga memperkuat rasa kepedulian warga terhadap lingkungan sekitar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Gelombang Duka di Perairan Tuban: Kisah Tragis dan Pencarian Korban Tenggelamnya KM Khatulistiwa 8

10 Okt 2026 - 15:17 WIB

Gelombang Duka di Perairan Tuban: Kisah Tragis dan Pencarian Korban Tenggelamnya KM Khatulistiwa 8

Melangkah untuk Harapan: Ketika Surabaya Merayakan Solidaritas dalam Bulan Kepedulian Kanker Payudara

10 Okt 2026 - 15:17 WIB

Melangkah untuk Harapan: Ketika Surabaya Merayakan Solidaritas dalam Bulan Kepedulian Kanker Payudara

Siswa Smamio Eksplorasi Sains dalam Al-Qur’an di Umsura, Asah Nalar Kritis dan Keimanan

10 Okt 2026 - 12:37 WIB

Siswa Smamio Eksplorasi Sains dalam Al-Qur’an di Umsura, Asah Nalar Kritis dan Keimanan

Membatik Bersama Ibu-Anak: KB/TK ABA 8 Sidoarjo Lestarikan Batik & Perkuat Bonding

10 Okt 2026 - 12:36 WIB

Membatik Bersama Ibu-Anak: KB/TK ABA 8 Sidoarjo Lestarikan Batik & Perkuat Bonding

Eksplorasi Peternakan: Outing Class KB Cahaya Aisyiyah Tingkatkan Keberanian dan Pengetahuan Anak Usia Dini

10 Okt 2026 - 09:43 WIB

Eksplorasi Peternakan: Outing Class KB Cahaya Aisyiyah Tingkatkan Keberanian dan Pengetahuan Anak Usia Dini
Trending di Pendidikan