Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Din Syamsuddin Gagas Kerja Sama Produk Halal dan Peradaban di Cina, Dampingi Santri Dea Malela

badge-check

Din Syamsuddin Gagas Kerja Sama Produk Halal dan Peradaban di Cina, Dampingi Santri Dea Malela Perbesar

KlikMojok – Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, baru-baru ini melakukan kunjungan penting ke Republik Rakyat Cina (RRC) pada Oktober 2026 dengan agenda ganda. Selain mendampingi 40 santri kelas XII SMA Dea Malela, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam program perjalanan edukasi (EduTrip), Din juga aktif menjajaki peluang kerja sama strategis di berbagai bidang, termasuk bisnis produk halal dan penguatan hubungan peradaban antara Cina dan dunia Islam, khususnya Indonesia.

Kunjungan Din Syamsuddin ke Cina berlangsung dari tanggal 4 hingga 15 Oktober 2026, mencakup kota-kota besar seperti Beijing, Xi’an, dan Guangzhou. Selama periode ini, ia memanfaatkan waktu untuk mengadakan serangkaian pertemuan dengan berbagai pihak penting guna membahas potensi kolaborasi, baik di sektor bisnis maupun budaya.

Salah satu pertemuan krusial terjadi di Beijing pada Jumat, 9 Oktober 2026, di mana Din Syamsuddin bertemu dengan Kepala National Religious Affairs Administration (NRAA), Duan Yijun. Pertemuan ini juga dihadiri oleh Presiden China Islamic Association (CIA), Syekh Yang Faming. Dalam diskusi tersebut, mereka membahas kemungkinan kerja sama antara Cina dan dunia Islam, terutama umat Islam Indonesia, dalam berbagai aspek peradaban.

Din Syamsuddin mengungkapkan bahwa kunjungannya bukan hanya fokus pada kegiatan santri. “Dalam kunjungan itu saya manfaatkan bertemu berbagai pihak untuk kemungkinan kerja sama, baik dalam bidang bisnis maupun budaya,” ujarnya kepada Tagar.co pada Selasa malam, 13 Oktober 2026.

Pada hari yang sama di Beijing, Din Syamsuddin juga mengadakan pertemuan dengan Gao Fu. Pembicaraan mereka secara spesifik mengarah pada peluang kolaborasi perdagangan dan bisnis produk pertanian halal. Potensi ini mencakup ekspor-impor produk halal, baik dari Cina ke Indonesia maupun sebaliknya.

Penjajakan kerja sama terus berlanjut di Xi’an pada Senin, 12 Oktober 2026. Di sana, Din Syamsuddin berdiskusi dengan Ma Yaojun, Sekretaris Jenderal Kamar Dagang Impor dan Ekspor Produk Pertanian Shaanxi. Diskusi tersebut fokus pada potensi kolaborasi antara kamar dagang tersebut dengan Serikat Usaha Muhammadiyah (Sumu), khususnya dalam pengembangan dan perdagangan produk halal.

Sementara itu, agenda EduTrip 2026 bagi para santri Dea Malela dirancang secara komprehensif, memadukan kunjungan ke lembaga pendidikan, pusat sains dan teknologi, serta situs bersejarah dan masjid. Rombongan santri memulai perjalanan dari Sumbawa pada 3 Oktober, tiba di Beijing pada 4 Oktober, dan dijadwalkan terbang dari Guangzhou ke Jakarta pada 15 Oktober.

Di Beijing, santri mengunjungi Beijing World Youth Academy untuk berdiskusi dengan siswa SMA setempat serta melakukan tur dan diskusi di Beijing Institute of Technology, keduanya pada 9 Oktober. Pada tanggal yang sama, mereka juga mengikuti audiensi dan diskusi di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing. Agenda pengenalan sains dan teknologi mencakup kunjungan ke China Science & Technology Museum serta orientasi di pabrik Xiaomi. Selain itu, pada 8 Oktober, mereka mengikuti audiensi dengan China Islamic Association, dilanjutkan dengan salat Zuhur dan observasi di Masjid Niujie.

Aspek budaya dan sejarah di Beijing juga tak luput dari daftar kunjungan, meliputi Tembok Besar di Juyongguan, Temple of Heaven, Capital Museum of China, dan Qianmen Street. Di Xi’an, santri mengunjungi Bell and Drum Tower, Masjid Agung Xi’an, serta kawasan Xi’an Muslim Quarter. Selanjutnya, kegiatan di Guangzhou mencakup Masjid Huaisheng serta kunjungan dan orientasi ke South China University of Technology pada 14 Oktober.

Setelah rangkaian di Cina, perjalanan edukasi para santri dijadwalkan berlanjut di beberapa kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Bogor, dan Depok, dari tanggal 15 hingga 20 Oktober 2026. Di Jakarta, agenda mencakup Masjid Istiqlal, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dengan format audiensi, orientasi, dan diskusi.

Di Bandung, rombongan dijadwalkan mengunjungi Observatorium Bosscha, Masjid Salman Institut Teknologi Bandung (ITB), dan sekolah pascasarjana di ITB. Agenda berikutnya meliputi Pondok Pesantren Darunnajah, SMA Kharisma Bangsa, Taman Mini Indonesia Indah, kompleks MPR/DPR/DPD RI, Institut Pertanian Bogor, serta Universitas Indonesia.

Rangkaian kegiatan EduTrip ini akan ditutup dengan silaturahmi di kediaman pengasuh Pesantren Modern Internasional (PMI) Dea Malela pada 20 Oktober, sebelum rombongan dijadwalkan kembali ke Sumbawa pada 21 Oktober. Penting diketahui, SMA Dea Malela merupakan bagian dari PMI Dea Malela di Kabupaten Sumbawa, NTB, yang perintisannya dipimpin oleh Din Syamsuddin pada tahun 2015 dan mulai beroperasi secara pendidikan pada tahun 2016.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Riuh Karnaval, Senyap Klarifikasi: Ketika Unggahan Media Sosial Memantik Gelombang Warga di Kediri

14 Okt 2026 - 09:44 WIB

Riuh Karnaval, Senyap Klarifikasi: Ketika Unggahan Media Sosial Memantik Gelombang Warga di Kediri

Di Bawah Selimut Awan yang Membara: Suhu 37 Derajat Celcius Menguji Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik

14 Okt 2026 - 09:44 WIB

Di Bawah Selimut Awan yang Membara: Suhu 37 Derajat Celcius Menguji Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik

Alumni Madinah dan Arab Saudi Kecam Serangan Houthi di Riyadh, Desak Perlindungan Jemaah Umrah

14 Okt 2026 - 09:42 WIB

Alumni Madinah dan Arab Saudi Kecam Serangan Houthi di Riyadh, Desak Perlindungan Jemaah Umrah

Apresiasi Mendikdasmen Abdul Mu’ti untuk Karya Desain Grafis Siswa DKV Vocatama

14 Okt 2026 - 06:12 WIB

Apresiasi Mendikdasmen Abdul Mu’ti untuk Karya Desain Grafis Siswa DKV Vocatama

Rompi PDS SD Almadany: Penanda Disiplin dan Pondasi Karakter Siswa Islami

14 Okt 2026 - 06:10 WIB

Rompi PDS SD Almadany: Penanda Disiplin dan Pondasi Karakter Siswa Islami
Trending di Pendidikan