Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Ketua Dikdasmen PCM Sangkapura Beri Pesan Penting: Bekal Kepemimpinan Bijak untuk Calon Pemimpin IPM Spemuga

badge-check

Ketua Dikdasmen PCM Sangkapura Beri Pesan Penting: Bekal Kepemimpinan Bijak untuk Calon Pemimpin IPM Spemuga Perbesar

KlikMojok – Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sangkapura, Kemas Saiful Rizal, S.E., M.M., memberikan pesan penting kepada seluruh murid SMP Muhammadiyah 3 (Spemuga) Sangkapura di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. Dalam acara pembukaan Musyawarah Ranting (Musyran) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Spemuga 2026 pada Jumat, 30 Oktober 2026, ia mengajak para pelajar untuk bijak dalam memilih calon ketua dan wakil ketua Pimpinan Ranting (PR) IPM periode 2026–2027. Pesan ini disampaikan di gedung baru Spemuga Sangkapura, menggarisbawahi pentingnya regenerasi kepemimpinan yang berkualitas.

Musyran IPM Spemuga 2026, yang diselenggarakan oleh Pimpinan Ranting IPM Spemuga periode 2025–2026, menjadi forum krusial untuk regenerasi kepemimpinan. Kegiatan ini mengusung tema inspiratif “Satu Suara, Satu Tujuan untuk IPM Spemuga Berkemajuan”, yang bertujuan untuk melahirkan pemimpin pelajar yang lebih baik dari periode sebelumnya. Kemas Saiful Rizal, yang akrab disapa Pak Kemas, hadir memenuhi undangan dan memberikan sambutan pada pagi yang cerah tersebut.

Dalam sambutannya, Pak Kemas memulai dengan selingan pertanyaan yang memancing pemikiran hadirin mengenai susunan pimpinan harian IPM. “Ini pemilihan ketua dan wakil ketua IPM? Terus, pimpinan hariannya ada apa saja? Sekretaris, bendahara, ketua bidang, dan anggotanya. Apa sekretaris tidak butuh wakil juga?” selorohnya, memicu suasana yang lebih santai namun tetap fokus pada esensi kepemimpinan.

Meskipun melontarkan pertanyaan ringan, Kemas tidak menuntut susunan kepemimpinan yang harus sempurna. Ia justru menaruh harapan besar agar ketua IPM terpilih nantinya dapat menyusun personalia PR IPM Spemuga periode 2026–2027 dengan sebaik-baiknya. Penentuan setiap anggota kepengurusan juga ditekankan untuk dilakukan melalui pertimbangan yang matang, memastikan setiap posisi diisi oleh individu yang tepat.

Ia kemudian kembali mengajukan pertanyaan kepada para hadirin, menguji pemahaman mereka tentang proses pemilihan. “Pemilihan ketua dan wakilnya one man one vote atau NPWP? Ada yang tahu apa itu NPWP?” tanyanya. Sempat terdiam sejenak, para hadirin akhirnya tertawa saat Kemas menjelaskan bahwa NPWP yang ia maksud adalah “Nomer piro wani piro”, sebuah candaan khas untuk mencairkan suasana pembukaan Musyran yang penting ini.

Melalui candaan yang sarat makna tersebut, Kemas Saiful Rizal secara halus mengajak seluruh murid Spemuga untuk memilih pasangan calon ketua dan wakil ketua IPM dengan bijak dan bertanggung jawab. Ia berharap Musyran kali ini dapat melahirkan figur kepemimpinan yang jauh lebih baik dan mampu membawa kemajuan bagi organisasi dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Tidak lupa, Kemas juga menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada para wali murid yang turut hadir. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh dalam mendampingi putra-putri mereka yang menjadi kandidat ketua dan wakil ketua IPM, sebuah bentuk komitmen terhadap pengembangan potensi kepemimpinan anak.

Secara khusus, Kemas menyoroti calon ketua yang berasal dari kelas VIII. “Teruntuk yang kelas VIII yang menjadi calon ketua, mereka tentu telah memiliki pengalaman di kepemimpinan sebelumnya,” tegasnya. Pengalaman ini dianggap sebagai modal berharga yang perlu dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Lebih lanjut, Kemas berharap pengalaman yang dimiliki oleh calon ketua dari kelas yang lebih tinggi dapat dibagikan kepada calon wakil ketua yang umumnya merupakan adik kelas. Pembelajaran ini mencakup berbagai aspek, mulai dari cara memimpin sebuah organisasi, metode menyusun program kerja yang efektif, hingga penentuan waktu pelaksanaan kegiatan yang tepat. Ia juga menekankan pentingnya agar seluruh program kerja tersusun rapi dalam kalender kegiatan dan setiap kegiatan dipersiapkan dengan baik sebelum dilaksanakan.

Pembukaan Musyran tersebut juga dimeriahkan dengan kehadiran para wali murid yang mendampingi pasangan calon. Muhammad Juman dan Nur Laily hadir mendampingi pasangan calon nomor 1, Razian–Sean. Sementara itu, Hairuddin mendampingi pasangan calon nomor 2, Daffa–Nindy, dan Jum’atul Ilmiah hadir bersama pasangan calon nomor 3, Marsel–Erin.

Para wali murid ini menunjukkan semangat yang tinggi dan memberikan motivasi kepada anak-anak mereka. Mereka semua memiliki tekad yang sama, yaitu untuk memberikan ruang dan kesempatan bagi putra-putri mereka agar dapat melatih kemampuan kepemimpinan melalui wadah Ikatan Pelajar Muhammadiyah.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Di Bawah Bayang-Bayang Raksasa Tidur: Tiga Gunung Api Siaga Menguji Kewaspadaan Negeri

30 Okt 2026 - 21:05 WIB

Di Bawah Bayang-Bayang Raksasa Tidur: Tiga Gunung Api Siaga Menguji Kewaspadaan Negeri

Ketika Langit Mengamuk: Pelajaran Kewaspadaan dari Pohon Tumbang di Bojonegoro

30 Okt 2026 - 21:04 WIB

Ketika Langit Mengamuk: Pelajaran Kewaspadaan dari Pohon Tumbang di Bojonegoro

Membangun Generasi Juara: Ratusan Murid Spemupat Ikuti IKSC 2026

30 Okt 2026 - 21:02 WIB

Membangun Generasi Juara: Ratusan Murid Spemupat Ikuti IKSC 2026

Menanam Harapan di Pesisir Cemara: Jejak Penghijauan Polresta Tuban untuk Generasi Mendatang

30 Okt 2026 - 18:46 WIB

Menanam Harapan di Pesisir Cemara: Jejak Penghijauan Polresta Tuban untuk Generasi Mendatang

Jejak Konektivitas Baru: Trans Jatim Koridor 2 Mengukir Asa Transportasi Publik di Malang Raya

30 Okt 2026 - 18:45 WIB

Jejak Konektivitas Baru: Trans Jatim Koridor 2 Mengukir Asa Transportasi Publik di Malang Raya
Trending di Pendidikan