Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Asah Bakat dan Keberanian, Siswa Sekolah Kreatif Baratajaya Sukses Meriahkan IEF Royal Plaza

badge-check

Asah Bakat dan Keberanian, Siswa Sekolah Kreatif Baratajaya Sukses Meriahkan IEF Royal Plaza Perbesar

KlikMojok – Panggung utama Atrium Royal Plaza Surabaya pada Rabu, 30 September 2026, menjadi saksi bisu unjuk kebolehan siswa Sekolah Kreatif Baratajaya dalam ajang Islamic Education Fair (IEF) 2026. Berbagai penampilan mulai dari angklung hingga atraksi wushu sukses memukau penonton, mengubah panggung tersebut menjadi laboratorium berharga untuk mengasah keberanian dan kreativitas para siswa.

Gemuruh suara angklung yang harmonis, hentakan enerjik tarian hip-hop, serta ketangkasan atraksi kungfu Wushu dan pencak silat Tapak Suci turut memeriahkan pembukaan Islamic Education Fair (IEF) 2026. Seluruh pertunjukan memukau ini dipersembahkan oleh siswa-siswi SD Muhammadiyah 16 Surabaya, yang lebih dikenal dengan nama Sekolah Kreatif Baratajaya.

Sejak pukul 10.30 WIB, area Atrium Utama lantai Ground Royal Plaza telah ramai dipadati oleh siswa, guru, dan pengunjung umum. Mereka antusias hadir tidak hanya untuk menyaksikan pameran pendidikan, tetapi juga untuk menikmati serangkaian penampilan istimewa dari siswa-siswi Sekolah Kreatif Baratajaya.

Agus Mulyadi, M.Pd., menjelaskan bahwa partisipasi siswa merupakan bagian integral dari rangkaian penampilan dalam pameran pendidikan yang diselenggarakan oleh Majalah Nurani. “Mereka menampilkan berbagai sajian untuk memeriahkan pameran pendidikan hingga pukul 12.40 WIB,” ujarnya.

Lebih lanjut, Agus menerangkan bahwa Islamic Education Fair 2026 dijadwalkan berlangsung di Atrium Utama Royal Plaza Surabaya mulai tanggal 30 September hingga 4 Oktober 2026. “Pameran pendidikan ini diikuti berbagai sekolah di Surabaya dan kota sekitarnya,” tambahnya.

Keberagaman penampilan yang disajikan oleh para siswa sukses menciptakan suasana yang semakin semarak di tengah hiruk pikuk pameran pendidikan. Sorak sorai dan tepuk tangan meriah dari pengunjung terdengar hampir setiap kali ada siswa yang tampil di atas panggung.

Acara tersebut dipandu dengan apik oleh IPM Kids atau Student Lighthouse Team (SLhT) yang beranggotakan Noura Malia, Nasyitha Aqila Humaira, Leanna Sharisa Chafid, dan Queenalesha Orlin Ramadhani.

Dengan penuh percaya diri, keempat siswa tersebut membuka acara dan memperkenalkan rangkaian penampilan yang akan disajikan oleh Sekolah Kreatif Baratajaya. “Kami dari Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya akan menampilkan beberapa ekstrakurikuler terbaik,” ujar Noura.

Tidak hanya bertindak sebagai pembawa acara, Noura dan rekan-rekannya juga aktif berinteraksi dengan para pengunjung. Mereka berbagi informasi mengenai berbagai aktivitas siswa sekaligus menceritakan pengalaman berharga mereka saat mengikuti kompetisi inovasi internasional.

Sebelumnya, Noura bersama timnya berhasil meraih medali perak dalam sebuah kompetisi inovasi internasional yang diselenggarakan di Osaka, Jepang. Inovasi mereka, ASEK 2.0, adalah sebuah alat canggih yang dirancang untuk membantu mendeteksi dini sesak napas pada bayi.

Pengalaman inspiratif tersebut mereka bagikan di atas panggung dengan menggunakan Bahasa Inggris. Gaya penyampaian yang komunikatif dan penuh percaya diri berhasil menarik perhatian banyak pengunjung.

Eko Wahyudi, S.Pd., selaku koordinator acara Sekolah Kreatif Baratajaya, menjelaskan alasan di balik keberagaman penampilan yang disajikan. “Kali ini Sekolah Kreatif Baratajaya menampilkan berbagai hiburan untuk memeriahkan pameran pendidikan,” ujar Eko.

Ia merinci bahwa penampilan yang disuguhkan meliputi hip-hop, angklung, banjari, serta dance 7 Habits dari program Leader in Me. “Kemudian berbagai jurus kungfu dari Wushu dan pencak silat Tapak Suci,” tambahnya.

Menurut Eko, keterlibatan aktif siswa dalam acara ini merupakan kesempatan emas bagi mereka untuk menunjukkan keberanian di panggung Royal Plaza, sekaligus memperlihatkan kemampuan yang telah mereka kuasai kepada masyarakat luas. “Anak-anak tidak hanya belajar di kelas. Mereka juga belajar tampil, bekerja sama, percaya diri, dan menunjukkan apa yang sudah mereka pelajari,” terangnya.

Sementara itu, Sofwan Hidayat, M.Pd., seorang guru pendamping, menjelaskan bahwa kegiatan Sekolah Kreatif tidak hanya terbatas pada penampilan di panggung. “Hari ini sekolah kami menampilkan beberapa ekstrakurikuler di panggung. Untuk ekstrakurikuler lainnya seperti cooking class, Handy Craft, menggambar, robotik, dan Sains Club,” terangnya.

Kegiatan ekstrakurikuler lain yang disebutkan tersebut akan berlangsung secara langsung di booth pameran sekolah, memberikan pengalaman interaktif bagi pengunjung.

Sofwan juga mengundang masyarakat yang ingin mengenal lebih jauh program dan aktivitas Sekolah Kreatif untuk langsung mengunjungi booth sekolah. “Bagi calon pengunjung yang penasaran dengan Sekolah Kreatif, bisa datang langsung ke booth kami,” ujarnya.

Bagi Sekolah Kreatif Baratajaya, pameran ini bukan sekadar ajang untuk memperkenalkan profil sekolah kepada masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi panggung penting bagi para siswa untuk secara langsung menunjukkan proses pembelajaran holistik yang mereka jalani.

Heru Tjahyono, Ketua Tim Inovasi Pengembangan Sekolah (TIPS), mengemukakan bahwa keterlibatan siswa dalam acara ini merupakan bagian tak terpisahkan dari persiapan mereka menghadapi masa depan. “Kami mengangkat tema ‘Kado Masa Depan’,” ujar Heru.

Menurutnya, “kado” yang dimaksud bukan sekadar pemberian materi kepada anak-anak saat ini. Kado itu adalah berbagai pengalaman dan kemampuan berharga yang akan menjadi bekal penting dalam perjalanan hidup mereka kelak. “Bukan sekadar apa yang kami berikan hari ini, tetapi bekal yang akan mereka bawa di masa depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendidikan tidak boleh berhenti hanya pada pencapaian akademik semata. Anak-anak juga membutuhkan ruang yang memadai untuk mengenali potensi diri, membangun keberanian, membentuk karakter yang kuat, serta mengembangkan ketangguhan. “Kami percaya pendidikan bukan hanya tentang membuat anak menjadi pintar. Pendidikan membantu mereka menemukan potensi, membangun keberanian, berkarakter, tangguh, dan mewujudkan mimpi,” ujar Heru.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Petualangan Edukatif: Siswa SD Al-Islam Cerme Ikuti Fun Learning Adventure di Sidoarjo

2 Okt 2026 - 09:44 WIB

Petualangan Edukatif: Siswa SD Al-Islam Cerme Ikuti Fun Learning Adventure di Sidoarjo

Analisis FSPPB: Potensi Efisiensi Biaya BBM Jika Pertamina Kembali Terintegrasi Penuh

2 Okt 2026 - 09:42 WIB

Analisis FSPPB: Potensi Efisiensi Biaya BBM Jika Pertamina Kembali Terintegrasi Penuh

Di Balik Asap Pekat Magetan: Solidaritas PDI Perjuangan Mengawal Penanganan Kebakaran Hutan Berulang

2 Okt 2026 - 06:14 WIB

Di Balik Asap Pekat Magetan: Solidaritas PDI Perjuangan Mengawal Penanganan Kebakaran Hutan Berulang

Dari Kota Santri ke Nahkoda Umat: Jejak Tokoh Jombang dalam Struktur PBNU 2026-2031

2 Okt 2026 - 06:14 WIB

Dari Kota Santri ke Nahkoda Umat: Jejak Tokoh Jombang dalam Struktur PBNU 2026-2031

Ketika Senja Berdarah di Sampang: Kisah Tragis Kekerasan Usia Lanjut yang Mengguncang

1 Okt 2026 - 21:08 WIB

Ketika Senja Berdarah di Sampang: Kisah Tragis Kekerasan Usia Lanjut yang Mengguncang
Trending di Pendidikan