Menu

Mode Gelap
Pengawasan Orang Tua Krusial: Mayoritas Dispensasi Nikah di Magetan Dipicu Kehamilan Dini Resonansi Bambu: Saat Hak Cipta Musisi Lokal Bersemi dalam Edukasi Royalti di Kediri Pelajaran Kebaikan di Maulid Nabi: Siswa Miosi Sidoarjo Terlibat dalam Distribusi 782 Nasi Kotak Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final Bukan Sekadar Jabatan: Mr. Roo Ungkap Filosofi dan Kunci Pemimpin Sekolah Resilien MAN IC Serpong: 14 Siswa Lolos Final OSN 2026, Terbanyak Nasional

Berita Terkini

Waspada Sepekan ke Depan! BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Timur

badge-check


					Waspada Sepekan ke Depan! BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Timur Perbesar

Langit cerah tampak mulai jarang menyapa Jawa Timur. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang dapat melanda seluruh wilayah provinsi ini pada 6 hingga 12 November 2025.

Dalam periode tersebut, masyarakat diimbau untuk waspada terhadap ancaman bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat, angin kencang, puting beliung, hingga hujan es.

Kepala BMKG Juanda, Taufiq Hermawan, menjelaskan bahwa hampir seluruh wilayah Jawa Timur kini telah memasuki musim hujan. Kondisi atmosfer yang dinamis turut memperbesar potensi terbentuknya cuaca ekstrem.

“Gelombang atmosfer Rossby dan fenomena low frequency sedang melintasi wilayah Jawa Timur, sehingga memicu peningkatan pertumbuhan awan-awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan intensitas sedang hingga lebat,” ujar Taufiq, Jumat (7/11/2025).

Ia menambahkan, pola belokan angin serta suhu muka laut yang masih cukup hangat di sekitar Selat Madura juga menjadi faktor yang mendukung terbentuknya awan hujan tebal.

38 Kabupaten dan Kota Masuk Zona Waspada

BMKG mencatat, seluruh 38 kabupaten/kota di Jawa Timur berpotensi terdampak cuaca ekstrem. Beberapa daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain:
Bangkalan, Banyuwangi, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Malang, Surabaya, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, Mojokerto, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, Tuban, dan Tulungagung.

Taufiq menegaskan bahwa peringatan ini tidak hanya ditujukan kepada masyarakat umum, tetapi juga instansi pemerintah daerah agar siap siaga menghadapi potensi bencana seperti banjir, longsor, maupun pohon tumbang.

Imbauan BMKG: Waspada Perubahan Cuaca Mendadak

BMKG Juanda mengimbau warga untuk selalu memantau pembaruan informasi cuaca melalui citra radar cuaca WOFI serta peringatan dini BMKG sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.

“Masyarakat diminta tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak, terutama hujan disertai petir dan angin kencang selama sepekan ke depan,” kata Taufiq.

Dengan pola cuaca yang semakin tidak menentu, kesiapsiagaan menjadi kunci utama agar dampak dari cuaca ekstrem bisa diminimalkan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final

24 Agustus 2026 - 10:54 WIB

7 Hektare Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Hangus Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Waspada

24 Agustus 2026 - 06:13 WIB

Kecelakaan Maut Bojonegoro: Nenek 85 Tahun Tewas Terlindas Truk Saat Motor Salip dari Kiri

23 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jombang Siapkan 99 Masjid Ramah Muktamirin, Fasilitasi Ribuan Peserta Muktamar NU

23 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Sekdes di Probolinggo Digerebek di Hotel Bersama Istri Warga, Pemkab Tunggu Laporan Resmi

23 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Trending di Berita Terkini