Menu

Mode Gelap
Pengawasan Orang Tua Krusial: Mayoritas Dispensasi Nikah di Magetan Dipicu Kehamilan Dini Resonansi Bambu: Saat Hak Cipta Musisi Lokal Bersemi dalam Edukasi Royalti di Kediri Pelajaran Kebaikan di Maulid Nabi: Siswa Miosi Sidoarjo Terlibat dalam Distribusi 782 Nasi Kotak Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final Bukan Sekadar Jabatan: Mr. Roo Ungkap Filosofi dan Kunci Pemimpin Sekolah Resilien MAN IC Serpong: 14 Siswa Lolos Final OSN 2026, Terbanyak Nasional

Berita Terkini

Petugas Haji 2026 Disiapkan Lebih Ketat, Rekrutmen Dibuka November

badge-check


					Petugas Haji 2026 Disiapkan Lebih Ketat, Rekrutmen Dibuka November Perbesar

Menjadi petugas haji bukan sekadar mendampingi jemaah ke Tanah Suci. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menekankan, tugas ini menuntut kesiapan fisik, kemampuan komunikasi, hingga pemahaman fikih haji. Karena itu, rekrutmen petugas haji untuk musim 2026 akan dilakukan lebih ketat.

Rekrutmen dijadwalkan mulai November 2025. Mereka yang lolos seleksi akan masuk pelatihan intensif selama tiga hingga empat minggu di embarkasi haji. “Banyak keluhan dari jemaah terkait petugas yang kurang optimal menjalankan tugasnya. Maka, mulai tahun depan kita perketat,” kata Jubir Kemenhaj, Dahnil, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (30/9).

Pelatihan mencakup tiga aspek utama: ketahanan fisik, fikih dasar haji, dan bahasa Arab dasar. Dahnil menekankan pentingnya ketiganya agar petugas siap menghadapi dinamika di lapangan. “Minimal mereka kuat berjalan, mengangkat, paham fikih, dan bisa menjawab pertanyaan dasar dengan bahasa Arab,” ujarnya.

Jumlah kuota jemaah haji Indonesia pada 1447 Hijriah/2026 tetap sama, yakni sekitar 220 ribu orang. Dari jumlah itu, 92 persen diperuntukkan bagi jemaah reguler dan sisanya haji khusus. Layanan jemaah akan ditangani dua perusahaan penyedia layanan, Rakeen Mashariq Al Mutamayizah Company For Pilgrim Service dan Albait Guest.

Seorang mutawwif, Iqdam Aun Rafiq, turut mengingatkan calon petugas agar memperkuat wawasan ibadah haji, menguasai bahasa internasional, menjaga kekompakan, serta menjalin komunikasi baik dengan ketua rombongan (karom), ketua regu (karu), maupun pembimbing KBIHU. “Kerjasama tim adalah kunci sukses dalam mendampingi jemaah,” tulisnya dalam unggahan di media sosial.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final

24 Agustus 2026 - 10:54 WIB

7 Hektare Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Hangus Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Waspada

24 Agustus 2026 - 06:13 WIB

Kecelakaan Maut Bojonegoro: Nenek 85 Tahun Tewas Terlindas Truk Saat Motor Salip dari Kiri

23 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jombang Siapkan 99 Masjid Ramah Muktamirin, Fasilitasi Ribuan Peserta Muktamar NU

23 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Sekdes di Probolinggo Digerebek di Hotel Bersama Istri Warga, Pemkab Tunggu Laporan Resmi

23 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Trending di Berita Terkini