Menu

Otomatis
Breaking News

Berita Terkini

Klarifikasi KCN: Tanggul Cilincing Bukan Pagar Bambu PIK, Beda Kelas!

badge-check

Klarifikasi KCN: Tanggul Cilincing Bukan Pagar Bambu PIK, Beda Kelas! Perbesar

Duh, sempat bikin heboh nih! PT Karya Citra Nusantara (KCN) akhirnya angkat bicara soal tanggul beton di perairan Cilincing, Jakarta Utara. Mereka tegas bilang kalau tanggul ini beda jauh, nggak ada sangkut pautnya sama pagar laut bambu di Pantai Indah Kapuk (PIK), Tangerang yang sempat bikin ramai publik. “Jadi, kalau mau dilihat sih, proyek ini jelas nggak ada hubungannya sama tanggul bambu zaman dulu yang sekarang bikin orang bingung, jangan-jangan ini bagian dari yang di PIK. Bukan!” kata Direktur Utama PT KCN, Widodo Setiadi, dalam konferensi pers klarifikasi yang diadakan Jumat, 12 September 2025 lalu, seperti dilansir dari Antara.

Widodo juga menjelaskan kalau tanggul beton yang lagi dibangun ini tuh sebenarnya bagian dari konstruksi pelabuhan, lho. Menurutnya, masih banyak banget pihak yang salah paham dan nyambung-nyambungin proyek di Cilincing ini sama pagar laut bambu di PIK. Padahal, jarak kedua lokasi itu jauh banget, shay. “Lokasinya aja udah beda jauh antara PIK sama ini (kawasan laut Cilincing). Ini tuh batas terakhir Jakarta Utara. Habis ini, udah masuk BKT (Banjir Kanal Timur),” imbuhnya.

Nggak cuma soal PIK, Widodo juga buru-buru menegaskan kalau pembangunan dermaga pelabuhan ini juga nggak ada kaitannya sama kawasan Marunda Center yang lokasinya udah di Bekasi, Jawa Barat. “Ini sama kayak Marunda Center? Beda dong! Marunda Center kan udah masuk Bekasi, atau udah masuk Jawa Barat,” jelas Widodo lagi, biar makin clear.

Widodo lanjut cerita, proyek pembangunan dermaga pelabuhan di Cilincing ini adalah hasil kolaborasi antara pihak swasta dan pemerintah, tanpa pakai dana APBN apalagi APBD. Sampai saat ini, progresnya udah mencapai 70 persen, lho! Pier pertama hampir kelar, pier kedua ditargetkan rampung di tahun 2025, dan pier ketiga bakal nyusul di tahun 2026.

Di lokasi yang sama, Direktur Pengendalian Penataan Ruang Laut Ditjen Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Fajar Kurniawan, juga ikut bersuara. Dia menegaskan kalau tanggul tersebut udah punya izin resmi dan lengkap. “Kita udah cek, kok, tanggul laut itu memang ada di dalam PKKPRL, di lokasi KKPRL yang udah diterbitin,” ungkap Fajar, meyakinkan publik.

Fajar juga menambahkan, meskipun semua izin udah lengkap dan sah, KKP tetap berkomitmen buat terus ngawasin. Tujuannya? Biar reklamasi ini nggak malah merugikan para nelayan dan masyarakat pesisir di sekitar Cilincing. “Kami dari Ditjen Penataan Ruang Laut dan juga Ditjen PSDKP, itu akan terus mengawasi, mengawal pelaksanaan izin-izin yang sudah diterbitkan,” tutup Fajar, menekankan komitmen KKP.

Pilihan editor: Bahaya Burden Sharing Mendanai Koperasi Merah Putih dan 3 Juta Rumah

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

JSIT Jatim Gandeng BBPPMPV BOE Malang, Bidik Penguatan Kompetensi Guru dan Potensi Siswa

11 Sep 2026 - 04:37 WIB

JSIT Jatim Gandeng BBPPMPV BOE Malang, Bidik Penguatan Kompetensi Guru dan Potensi Siswa

Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final

24 Agu 2026 - 10:54 WIB

Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final

7 Hektare Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Hangus Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Waspada

24 Agu 2026 - 06:13 WIB

7 Hektare Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Hangus Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Waspada

Kecelakaan Maut Bojonegoro: Nenek 85 Tahun Tewas Terlindas Truk Saat Motor Salip dari Kiri

23 Agu 2026 - 16:58 WIB

Kecelakaan Maut Bojonegoro: Nenek 85 Tahun Tewas Terlindas Truk Saat Motor Salip dari Kiri

Jombang Siapkan 99 Masjid Ramah Muktamirin, Fasilitasi Ribuan Peserta Muktamar NU

23 Agu 2026 - 16:57 WIB

Jombang Siapkan 99 Masjid Ramah Muktamirin, Fasilitasi Ribuan Peserta Muktamar NU
Trending di Berita Terkini