Menu

Otomatis
Breaking News

Berita Terkini

BTN Dapat Rp 25 T: Kredit Bakal Makin Gampang?

badge-check

BTN Dapat Rp 25 T: Kredit Bakal Makin Gampang? Perbesar

Halo, guys! Ada kabar seru nih dari PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN). Mereka baru aja ngejelasin mekanisme pencairan dana pemerintah sebesar Rp 25 triliun yang masuk ke mereka. Eh, tapi sistemnya agak unik lho, pakai skema reimburse.

Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, cerita kalau duit itu sebenarnya udah nongkrong di Giro Wajib Minimum (GWM) BTN yang ada di Bank Indonesia. Tapi, BTN baru bisa pakai dananya setelah mereka nyalurin kredit duluan dan laporan hasilnya udah masuk ke BI.

“Jadi gini lho, bank itu kerja keras dulu, nyalurin kredit, baru deh dananya bisa dicairin. Jangan salah paham ya, seolah-olah kami udah pegang Rp 25 triliun ini. Duitnya sih emang udah di kita, tapi baru bisa dipakai jadi likuiditas setelah kreditnya beneran cair dari GWM,” ujar Nixon pas Media Gathering BTN di Bandung, Jumat (19/9). Biar kita gak salah sangka, guys!

Buat yang belum familiar, GWM itu intinya adalah jumlah dana minimum yang wajib banget disimpan bank di BI dalam bentuk giro. Besarnya persentase tertentu dari total Dana Pihak Ketiga (DPK) yang udah dihimpun bank. Fungsinya penting banget, yaitu sebagai instrumen kebijakan moneter buat ngatur likuiditas dan menjaga stabilitas perekonomian kita.

Baca juga:

  • Bos Pertamina Jelaskan Skema Impor BBM, Bisa Diracik Sesuai Resep SPBU Swasta
  • Menkeu Purbaya Berencana Kurangi Subsidi Listrik Lewat Proyek PLTS
  • Lazada Catatkan Rekor Pertumbuhan Transaksi Saat Pesta Diskon 9.9

Nixon nambahin, dengan suntikan dana pemerintah Rp 25 triliun ini, masalah likuiditas di BTN udah aman jaya! Eits, tapi tantangan baru muncul: persaingan sengit antarbank buat ngegaet calon debitur. Saingannya makin ketat!

Makanya, BTN bakal ngebut proses persetujuan kredit biar calon debitur yang udah antri (pipeline) gak kabur ke lain hati dan tetep jadi bagian portofolio bank. Nixon juga negasin kalau dana jumbo ini tujuan utamanya buat nge-boost pertumbuhan ekonomi negara.

Dia optimis banget dana gede ini bisa tersalurkan paling telat Desember 2025. Bahkan, kalau dilihat dari daftar calon kreditur yang udah ada, dana tersebut berpotensi terserap lebih cepat lagi, yaitu November 2025. Sat set banget kan!

Nixon juga kasih bocoran target BTN nih: pertumbuhan kredit sekitar 7–9%, pertumbuhan simpanan atau DPK sekitar 8%–10%, biaya kredit (cost of credit) lebih dari 1,5%, dan rasio kredit macet (NPL gross) di bawah 3,1%.

“Tapi, inget ya, target ini belum memperhitungkan penempatan dana pemerintah sebesar Rp 25 triliun,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

JSIT Jatim Gandeng BBPPMPV BOE Malang, Bidik Penguatan Kompetensi Guru dan Potensi Siswa

11 Sep 2026 - 04:37 WIB

JSIT Jatim Gandeng BBPPMPV BOE Malang, Bidik Penguatan Kompetensi Guru dan Potensi Siswa

Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final

24 Agu 2026 - 10:54 WIB

Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final

7 Hektare Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Hangus Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Waspada

24 Agu 2026 - 06:13 WIB

7 Hektare Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Hangus Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Waspada

Kecelakaan Maut Bojonegoro: Nenek 85 Tahun Tewas Terlindas Truk Saat Motor Salip dari Kiri

23 Agu 2026 - 16:58 WIB

Kecelakaan Maut Bojonegoro: Nenek 85 Tahun Tewas Terlindas Truk Saat Motor Salip dari Kiri

Jombang Siapkan 99 Masjid Ramah Muktamirin, Fasilitasi Ribuan Peserta Muktamar NU

23 Agu 2026 - 16:57 WIB

Jombang Siapkan 99 Masjid Ramah Muktamirin, Fasilitasi Ribuan Peserta Muktamar NU
Trending di Berita Terkini