Menu

Mode Gelap
Pengawasan Orang Tua Krusial: Mayoritas Dispensasi Nikah di Magetan Dipicu Kehamilan Dini Resonansi Bambu: Saat Hak Cipta Musisi Lokal Bersemi dalam Edukasi Royalti di Kediri Pelajaran Kebaikan di Maulid Nabi: Siswa Miosi Sidoarjo Terlibat dalam Distribusi 782 Nasi Kotak Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final Bukan Sekadar Jabatan: Mr. Roo Ungkap Filosofi dan Kunci Pemimpin Sekolah Resilien MAN IC Serpong: 14 Siswa Lolos Final OSN 2026, Terbanyak Nasional

Berita Terkini

BI: Modal Asing Keluar Bersih Rp 2,71 Triliun Sepekan Terakhir

badge-check


					BI: Modal Asing Keluar Bersih Rp 2,71 Triliun Sepekan Terakhir Perbesar

BANK Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing yang keluar selama pekan keempat September 2025 sebesar Rp 2,71 triliun. Data ini dihimpun tepatnya selama rentang 22-25 September 2025. “Berdasarkan data transaksi 22-25 September 2025, nonresiden tercatat jual neto sebesar Rp 2,71 triliun,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan tertulis pada Jumat, 26 September 2025.

Denny merinci, nominal Rp 2,71 triliun tersebut terdiri dari jual neto sebesar Rp 2,16 triliun di pasar Surat Berharga Negara atau SBN dan Rp 5,06 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Kemudian, tercatat beli neto atau modal asing masuk sebesar Rp 4,51 triliun di pasar saham.

Sejak awal tahun hingga 25 September 2025, modal asing keluar bersih di pasar saham dan SRBI masing-masing sebesar Rp 51,34 triliun dan Rp 128,85 triliun. Sementara itu, modal asing masuk bersih di pasar SBN tercatat Rp 36,25 triliun.

Di sisi lain, premi risiko investasi atau premi credit default swap (CDS) Indonesia lima tahun dilaporkan sebesar 83,18 basis poin (bps) per 25 September 2025 sebesar 83,18 bps. Angkanya naik dibanding dengan 19 September 2025 yang sebesar 69,59 bps.

Sementara itu, tingkat imbal hasil atau yield SBN 10 tahun pada Jumat pagi hari naik menjadi 6,43 persen. Pada hari sebelumnya, tingkat imbal hasil tercatat 6,4 persen. Kemudian, imbal hasil surat utang AS atau US Treasury 10 tahun turun ke level 4,17 persen per Kamis, 25 September 2025.

Nilai tukar rupiah dibuka pada level Rp 16.750 per dolar AS pada Jumat. Pada penutupan perdagangan hari sebelumnya, rupiah ditutup pada level Rp 16.735 per dolar AS.

Denny mengatakan BI akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait, serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan. “Untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Pilihan editor: Mengapa Burden Sharing Membuat Investor Takut

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final

24 Agustus 2026 - 10:54 WIB

7 Hektare Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Hangus Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Waspada

24 Agustus 2026 - 06:13 WIB

Kecelakaan Maut Bojonegoro: Nenek 85 Tahun Tewas Terlindas Truk Saat Motor Salip dari Kiri

23 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jombang Siapkan 99 Masjid Ramah Muktamirin, Fasilitasi Ribuan Peserta Muktamar NU

23 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Sekdes di Probolinggo Digerebek di Hotel Bersama Istri Warga, Pemkab Tunggu Laporan Resmi

23 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Trending di Berita Terkini