KlikMojok – Lazismu Jawa Timur menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keselamatan sekolah dengan menyalurkan enam unit Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan mendukung pelatihan mitigasi bencana. Inisiatif ini dilaksanakan di Aula Nyi Walidah SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo pada Sabtu, 31 Oktober 2026, sebagai bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan terhadap ancaman kekeringan dan kebakaran di lingkungan pendidikan.
Dukungan yang diberikan Lazismu Jawa Timur mencakup bantuan dana dan penyediaan enam tabung APAR untuk berbagai lembaga pendidikan. Dari total bantuan tersebut, Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Sidoarjo menjadi salah satu penerima, mendapatkan dua tabung APAR yang diserahkan langsung kepada Ketua dan Sekretaris IGABA.
Nury Arsy Darmiati, M.Pd., selaku Ketua IGABA Kabupaten Sidoarjo, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Lazismu Jawa Timur dan Lazisnu Sidoarjo atas penyelenggaraan pelatihan mitigasi bencana ini. Ia menekankan bahwa kegiatan semacam ini membawa manfaat konkret, terutama bagi lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) Aisyiyah.
Nury menegaskan, “Keselamatan anak-anak, pendidik, dan seluruh warga lembaga pendidikan merupakan prioritas utama. Melalui pelatihan ini, kami mendapatkan wawasan tentang pentingnya pencegahan, kesiapsiagaan, serta penanganan awal ketika terjadi keadaan darurat,” ujarnya.
Ia juga menyuarakan harapannya agar pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak PAUD/TK Aisyiyah di masa mendatang. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan budaya sadar bencana dan keselamatan sejak dini di seluruh lingkungan pendidikan.
Selain itu, Nury menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan dua tabung APAR yang diterima IGABA Sidoarjo, melihatnya sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap keamanan di sektor pendidikan.
Sebagai langkah tindak lanjut, IGABA akan mendorong lembaga-lembaga penerima bantuan untuk menempatkan APAR di lokasi-lokasi strategis yang mudah terlihat dan dijangkau saat kondisi darurat. Penting juga bagi pihak sekolah untuk melakukan pemeriksaan kondisi APAR secara rutin, serta memastikan para pendidik dan tenaga kependidikan memahami fungsi dan cara penggunaannya.
Nury menambahkan, “Kami juga akan menyosialisasikan fungsi dan cara penggunaan APAR kepada para pendidik dan tenaga kependidikan, serta mendorong pelaksanaan simulasi kesiapsiagaan kebakaran sesuai prosedur keselamatan,” jelasnya.
Lebih dari sekadar alat penanggulangan kebakaran, Nury berharap bantuan APAR ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh lembaga anggota IGABA untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap aspek keselamatan. Ia menekankan bahwa lingkungan pendidikan harus mampu memberikan perlindungan terbaik bagi anak-anak.
Nury menutup pernyataannya dengan visi, “Kami ingin mewujudkan lingkungan PAUD/TK Aisyiyah yang aman, nyaman, tanggap terhadap risiko bencana, dan mampu memberikan perlindungan terbaik bagi anak-anak,” tuturnya.












