Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Mengupas Strategi “FISIB Mbois”: Visi Dekan Bangun Sentosa untuk Kemajuan FISIB UTM dalam Setahun

badge-check

Mengupas Strategi “FISIB Mbois”: Visi Dekan Bangun Sentosa untuk Kemajuan FISIB UTM dalam Setahun Perbesar

KlikMojok – Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Bangun Sentosa, telah menyelesaikan satu tahun masa kepemimpinannya pada 27 September 2026. Selama periode ini, ia secara aktif mengusung semangat “FISIB Mbois” sebagai pilar utama untuk pengembangan akademik, peningkatan prestasi mahasiswa, dan penguatan kerja sama. Komitmen ini bertujuan untuk memastikan bahwa kemajuan fakultas dapat memberikan dampak positif dan manfaat nyata bagi masyarakat di Bangkalan dan Madura.

Gagasan “FISIB Mbois” yang diusung oleh Bangun Sentosa merupakan akronim dari Mendunia, Berbudaya, Optimis, Inspiratif, dan Sinergis. Konsep ini menjadi landasan filosofis dan strategis dalam setiap langkah pengembangan fakultas di bawah kepemimpinannya.

Bangun Sentosa telah menyampaikan gagasan ini dalam berbagai forum penting, termasuk pertemuan antara jajaran pimpinan dekanat dan rektorat. Melalui semangat “Mbois” ini, ia bertekad untuk membawa FISIB menjadi fakultas yang tidak hanya lebih maju, tetapi juga lebih dinamis dan energik dalam menghadapi tantangan masa depan.

Menegaskan visinya, Bangun Sentosa menyatakan pada Tagar.co pada Selasa, 27 Oktober 2026, bahwa “Sinergi berbudaya, tangguh mendunia adalah doa kita bersama untuk menyongsong masa depan cemerlang.”

Ia menambahkan bahwa komitmen kuat telah ditanamkan untuk membuktikan kemampuan fakultas. “Kami komitmen untuk terus membuktikan bahwa Fakultas ini mampu bersinergi dengan berbagai pihak, berbudaya, tangguh bahkan mendunia dengan kapasitas yang dimiliki oleh para dosen, mahasiswa yang terus mengasah bakat masing-masing,” ujarnya.

Pengembangan Akademik dan Prestasi Mahasiswa Menjadi Fokus Utama

Dalam ranah akademik, penguatan dilakukan melalui pengembangan program studi, yang mencakup penambahan jenjang pascasarjana. Langkah strategis ini diharapkan dapat memperluas akses dan kesempatan bagi masyarakat Bangkalan dan Madura untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia mereka.

Di sisi kemahasiswaan, perjalanan fakultas selama setahun terakhir diwarnai oleh berbagai prestasi membanggakan. Salah satu pencapaian signifikan adalah meraih juara ketiga dalam Qatar Debate Indonesian Chapter 2026, sebuah kompetisi debat bergengsi yang diselenggarakan di Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.

Selain itu, mahasiswa FISIB juga berhasil meraih medali perunggu dalam ajang National Essay Competition (Nesco) 2 tahun 2026. Tak berhenti sampai di situ, sebuah medali perak turut disumbangkan dari sebuah kompetisi esai internasional yang berlangsung di Malaysia, menunjukkan daya saing global mahasiswa FISIB.

Di luar fokus pada pengembangan akademik dan prestasi, FISIB juga aktif dalam mengembangkan kawasan usaha di lingkungan fakultas. Inisiatif ini mencakup pendirian FISIBBOX, Ozon Cafe, dan OZ Printing.

Salah satu wujud nyata dari pengembangan ini adalah peluncuran FISIBBOX by Ozon Cafe pada 14 Agustus 2026. Kawasan usaha ini dirancang sebagai bagian integral dari strategi fakultas untuk memperluas cakupan kegiatan serta memperkuat sinergi di dalam lingkungan kampus.

Bangun Sentosa senantiasa menekankan bahwa setiap pencapaian yang diraih fakultas merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi bersama seluruh civitas akademika.

“Setiap pencapaian adalah target dan ikhtiar bersama, langkah ini tidak mudah,” tambahnya, mengakui tantangan yang ada di balik setiap keberhasilan.

Lebih jauh, Bangun Sentosa mengungkapkan harapannya agar setiap perkembangan yang dicapai FISIB dapat memberikan manfaat nyata yang secara langsung dirasakan oleh masyarakat sekitar, khususnya di wilayah Madura.

Ia secara spesifik menyatakan, “Harapan kami fakultas ini akan memiliki dampak besar kepada masyarakat sekitar, karena letaknya di Madura maka kampus ini, termasuk fakultas ilmu sosial dan ilmu budaya ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat Madura.”

Lebih lanjut, Bangun Sentosa menambahkan, “Ini adalah hadiah untuk tumbuh menjadi bagian dalam membuat fakultas ini lebih maju dan bersinergi dengan area sekitar.”

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Menyulam Kualitas, Merajut Asa: Peran Proaktif BSPJI Surabaya dalam Sertifikasi Halal dan SNI IKM di Jatim

28 Okt 2026 - 15:21 WIB

Menyulam Kualitas, Merajut Asa: Peran Proaktif BSPJI Surabaya dalam Sertifikasi Halal dan SNI IKM di Jatim

Membangun Lingkungan Sekolah Aman: Komitmen Multisektoral Melawan Perundungan di Pendidikan

28 Okt 2026 - 15:18 WIB

Membangun Lingkungan Sekolah Aman: Komitmen Multisektoral Melawan Perundungan di Pendidikan

Pelita Persaudaraan yang Padam: Mengenang Wahyu Subakdiono, Ketua PSHT Bojonegoro

28 Okt 2026 - 12:40 WIB

Pelita Persaudaraan yang Padam: Mengenang Wahyu Subakdiono, Ketua PSHT Bojonegoro

Merajut Asa, Menjaga Warisan: Sumpah Pemuda di Pamekasan sebagai Simpul Kepedulian dan Kreativitas

28 Okt 2026 - 12:38 WIB

Merajut Asa, Menjaga Warisan: Sumpah Pemuda di Pamekasan sebagai Simpul Kepedulian dan Kreativitas

Mengukir Semangat Sumpah Pemuda: Guru SD Ikrom Berdrama, Ajarkan Persatuan dan Antiperundungan

28 Okt 2026 - 12:38 WIB

Mengukir Semangat Sumpah Pemuda: Guru SD Ikrom Berdrama, Ajarkan Persatuan dan Antiperundungan
Trending di Pendidikan