Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Membangun Jiwa Kepemimpinan Sejak Dini: IPM Kids Muhida Sukses Gelar LDKS Perdana di Sidoarjo

badge-check

Membangun Jiwa Kepemimpinan Sejak Dini: IPM Kids Muhida Sukses Gelar LDKS Perdana di Sidoarjo Perbesar

KlikMojok – Selama dua hari penuh, para kader IPM Kids SD Muhida fokus mendalami berbagai aspek kepemimpinan, organisasi, serta mengasah kekompakan tim melalui serangkaian materi pembelajaran dan permainan interaktif yang dirancang khusus.

IPM Kids SD Muhammadiyah 1 Pucanganom Sidoarjo, yang akrab disapa IPM Kids Muhida, telah sukses menyelenggarakan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) perdana. Acara penting ini berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 23 hingga 24 Oktober 2026.

Diselenggarakan di lingkungan SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo (Smamda), kegiatan LDKS ini merupakan inisiatif awal yang strategis untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan, rasa tanggung jawab, serta kedisiplinan pada diri para siswa sejak usia dini.

Sepanjang pelaksanaan LDKS, para peserta mendapatkan kesempatan berharga untuk mengenal lebih dalam struktur organisasi dan mengembangkan kemampuan fundamental dalam memimpin. Tak hanya itu, mereka juga aktif berlatih membangun kerja sama tim yang solid dan melatih keberanian untuk mengambil keputusan secara mandiri.

Sebelum seluruh rangkaian kegiatan LDKS resmi dimulai, para peserta terlebih dahulu melaksanakan salat Asar berjemaah di Masjid An-Nur, Sidoarjo. Momen spiritual ini dipimpin oleh Ahmad Jamal Abdunnashir, Ketua IPM Kids Muhida periode 2026–2027, yang bertugas mengumandangkan azan sebelum salat.

Usai menunaikan salat Asar, seluruh peserta bergegas menuju ruang pertemuan Pimpinan Cabang (PC) IPM Sidoarjo untuk mengikuti sesi pembukaan kegiatan. Lavanya Alindya Wijaya dipercaya untuk memandu jalannya acara sebagai pembawa acara. Setelah itu, pimpinan PC IPM Sidoarjo menyampaikan materi pertama yang berfokus pada nilai-nilai Kemuhammadiyahan.

Mengikuti sesi materi pertama, para peserta kembali melaksanakan kewajiban ibadah dengan menunaikan salat Magrib berjemaah. Dilanjutkan dengan momen kebersamaan, mereka menikmati santap makan malam bersama di area pelataran Masjid An-Nur.

Momen makan malam bersama ini terbukti efektif dalam mencairkan suasana dan mengurangi rasa canggung di antara para peserta. Hal ini memungkinkan mereka untuk berinteraksi lebih akrab dan membangun hubungan yang lebih kuat selama mengikuti seluruh rangkaian LDKS.

Memasuki sesi berikutnya, Naimul Hajar hadir untuk menyampaikan materi yang mendalam mengenai kepemimpinan. Melalui pemaparannya, para peserta memperoleh pemahaman yang komprehensif tentang betapa pentingnya sikap dan karakter seorang pemimpin dalam mengemban tanggung jawab organisasi secara efektif.

Semangat peserta semakin membara ketika Arman Ibrahim Sasongko menyampaikan ungkapan motivasi yang kuat: “Tidak perlu kata-kata, yang penting aksi nyata!” Pesan inspiratif ini secara langsung mengajak seluruh peserta untuk membuktikan kemampuan dan potensi mereka melalui tindakan konkret, bukan hanya sebatas retorika atau ucapan.

Setelah sesi motivasi, panitia melanjutkan kegiatan dengan mengajak para peserta mengikuti kuis dan berbagai permainan interaktif yang menarik. Dalam sesi ini, mereka berkompetisi untuk beradu cepat dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar kepemimpinan dengan memanfaatkan smartboard.

Melalui permainan yang edukatif ini, peserta tidak hanya mengasah pengetahuan mereka tentang kepemimpinan, tetapi juga melatih kecepatan berpikir dan respons. Antusiasme yang tinggi terlihat jelas mengiringi seluruh rangkaian kegiatan malam hingga akhirnya berakhir pada pukul 21.35 WIB.

Memasuki hari kedua LDKS, pada Sabtu, 24 Oktober 2026, para peserta mengawali pagi hari dengan penuh kekhusyukan melalui salat Tahajud dan Subuh berjemaah di Masjid An-Nur. Setelah itu, mereka melanjutkan dengan sesi murajaah untuk menjaga dan memperkuat hafalan Al-Qur’an, sebelum kemudian berolahraga bersama di lapangan Smamda untuk menjaga kebugaran.

Selesai berolahraga, agenda dilanjutkan dengan serangkaian permainan kelompok yang sengaja dirancang untuk melatih kemampuan kerja sama dan kekompakan tim. Panitia memberikan tantangan kepada peserta untuk menyelesaikan susunan puzzle dan melewati kertas labirin, yang keduanya menuntut strategi matang, ketelitian, serta koordinasi yang baik antaranggota kelompok.

Setelah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan pagi, para peserta diberikan waktu untuk membersihkan diri dan menikmati sarapan bersama. Agenda LDKS kemudian berlanjut dengan penyampaian materi terakhir yang membahas secara mendalam tentang ke-IPM-an, disampaikan oleh Kak Tata, salah satu alumni dari Muhida.

Melalui materi ini, para peserta mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih jauh tentang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan memahami peran penting pelajar dalam menjalankan sebuah organisasi. Dengan bekal pemahaman tersebut, mereka diharapkan akan semakin siap dan termotivasi untuk berkontribusi aktif dalam berbagai kegiatan IPM Kids Muhida ke depannya.

Salah satu peserta yang merasakan dampak positif dari kegiatan ini adalah Belva Khanza Atthiya Putri. Wakil Ketua IPM Kids Muhida untuk periode 2026–2027 ini mengungkapkan rasa senangnya dan menilai bahwa LDKS telah memberinya banyak pengalaman baru yang sangat menyenangkan.

“Saya merasa sangat senang karena bisa memiliki pengalaman yang seru,” ujar Belva dengan antusias.

Belva menambahkan bahwa penyampaian materi yang disajikan secara menarik, serta permainan-permainan yang dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir, menjadi pengalaman yang paling berkesan baginya. Ia juga menuturkan bahwa selain menambah pengetahuan, kegiatan LDKS ini juga sangat membantu peserta dalam mengembangkan kemampuan memimpin dan bekerja sama dalam tim.

“Kita bisa melatih jiwa leadership, team work, dan berpikir kritis dalam setiap keadaan,” jelasnya, menekankan manfaat yang didapat.

Dengan demikian, seluruh rangkaian LDKS perdana yang diselenggarakan oleh IPM Kids Muhida telah sukses berakhir. Melalui kegiatan intensif ini, para peserta diharapkan mampu menginternalisasi dan menerapkan nilai-nilai penting seperti kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kerja sama dalam konteks kehidupan sehari-hari mereka.

Berbekal pengetahuan dan pengalaman yang telah diperoleh, IPM Kids Muhida berkomitmen penuh untuk terus berupaya menumbuhkan generasi muda yang memiliki integritas tinggi, berani mengambil peran aktif dalam masyarakat, dan siap untuk menjadi pemimpin masa depan yang berkemajuan bagi bangsa.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Jejak Hangus di Pasar Tambelangan: Ketika Korsleting Listrik Melahap Asa Pedagang

27 Okt 2026 - 15:19 WIB

Jejak Hangus di Pasar Tambelangan: Ketika Korsleting Listrik Melahap Asa Pedagang

Asap Lawu Tak Padam, Kesiapsiagaan Abadi di Kaki Gunung: Refleksi Kolektif Menjaga Rimba dari Karhutla

27 Okt 2026 - 15:18 WIB

Asap Lawu Tak Padam, Kesiapsiagaan Abadi di Kaki Gunung: Refleksi Kolektif Menjaga Rimba dari Karhutla

Mengukir Jejak 36 Tahun: Nurlailah Purna Tugas di MI Muhammadiyah 3 Gosari

27 Okt 2026 - 15:17 WIB

Mengukir Jejak 36 Tahun: Nurlailah Purna Tugas di MI Muhammadiyah 3 Gosari

Meningkatkan Nalar Siswa: Guru SD Muri dan Almadany Dilatih Menyusun Soal Berpikir Kritis

27 Okt 2026 - 15:17 WIB

Meningkatkan Nalar Siswa: Guru SD Muri dan Almadany Dilatih Menyusun Soal Berpikir Kritis

Antisipasi Hujan di Tengah Terik: Prakiraan Cuaca BMKG untuk Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik 27 Oktober 2026

27 Okt 2026 - 09:44 WIB

Antisipasi Hujan di Tengah Terik: Prakiraan Cuaca BMKG untuk Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik 27 Oktober 2026
Trending di Pendidikan