Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Review

Titik Kumpul Surabaya: Mahjong Jadi Jembatan Interaksi Sosial di Era Digital

badge-check

Titik Kumpul Surabaya: Mahjong Jadi Jembatan Interaksi Sosial di Era Digital Perbesar

KlikMojok – Pada Senin, 12 Oktober 2026, empat sahabat meluncurkan Titik Kumpul, sebuah Mahjong Community Space yang berlokasi strategis di Ruko Taman Sentra Gapura 17 G-Walk, Surabaya. Inisiatif ini tidak sekadar menyediakan tempat untuk bermain mahjong, melainkan juga memiliki misi mulia untuk merevitalisasi interaksi sosial langsung di tengah masyarakat, terutama di era di mana pertemuan seringkali diwarnai oleh dominasi penggunaan ponsel pribadi.

Sherly Matandi, salah satu pendiri sekaligus juru bicara Titik Kumpul, menjelaskan bahwa gagasan untuk mendirikan ruang komunitas ini berakar dari kebiasaan empat sekawan yang telah menjalin persahabatan erat sejak lama.

Keempat individu di balik Titik Kumpul adalah Sherly Matandi, Lingling, Ervina, dan Lingling Maheli. Seiring dengan pertumbuhan anak-anak mereka yang mulai memiliki kesibukan masing-masing, para pendiri ini merasakan kebutuhan untuk menemukan kegiatan baru yang tidak hanya positif tetapi juga menyenangkan untuk dilakukan bersama.

Sherly Matandi, yang juga menjabat sebagai juru bicara Titik Kumpul, mengungkapkan motivasi di balik pendirian tempat ini, ”Suatu hari kami sedang ngumpul dan bermain mahjong. Kami makin sadar kalau anak-anak sudah semakin besar dan mulai punya aktivitas sendiri. Jadi kami ingin punya aktivitas baru yang positif.”

Pemilihan nama “Titik Kumpul” sendiri mencerminkan visi untuk menciptakan sebuah lokasi di mana individu benar-benar bisa berinteraksi dan berkumpul secara otentik, melampaui sekadar kehadiran fisik di satu tempat yang sama.

Titik Kumpul secara spesifik menyoroti dan berupaya mengatasi fenomena modern di mana orang-orang berkumpul namun tetap asyik dengan gawai masing-masing. Dengan memanfaatkan permainan mahjong, pengunjung didorong untuk terlibat dalam interaksi tatap muka, bercakap-cakap, berbagi tawa, dan menghargai momen kebersamaan secara penuh.

Sherly menegaskan harapannya agar para pengunjung dapat sepenuhnya terhubung satu sama lain, menyatakan, ”Kami berharap ketika datang ke Titik Kumpul, handphone bisa ditaruh. Pemain bisa ngobrol. Jadi bukan hanya bermain, tetapi kembali membangun koneksi.”

Titik Kumpul menganut prinsip inklusivitas dengan tidak memberlakukan batasan berdasarkan tingkat keahlian bermain mahjong. Bagi pengunjung yang belum familiar atau belum mahir bermain, tidak perlu merasa cemas karena telah disediakan pendamping yang siap sedia untuk memperkenalkan dan membimbing mereka dalam permainan tersebut.

Di tengah maraknya pertumbuhan tempat-tempat bermain mahjong, Titik Kumpul mengambil jalur yang berbeda. Para pendiri dengan tegas menyatakan bahwa mereka tidak menjadikan harga sebagai inti strategi persaingan. ”Kami tidak mau perang harga. Kami ingin tumbuh bersama dan membangun ekosistem dunia mahjong yang sehat,” tutur Sherly.

Ke depannya, para pendiri Titik Kumpul memiliki aspirasi besar agar tempat ini dapat berevolusi menjadi ruang komunitas yang lebih luas, yang mampu menyatukan beragam lapisan masyarakat melalui medium mahjong. Mereka meyakini bahwa esensi permainan ini melampaui sekadar hasil menang atau kalah. Setiap sesi bermain mahjong menawarkan peluang berharga untuk berjumpa dengan individu baru, saling berbagi kisah, membentuk ikatan pertemanan, serta mengukir pengalaman dan momen-momen baru. Dengan menjunjung tinggi semangat ini, Titik Kumpul bertekad kuat untuk memposisikan mahjong sebagai instrumen utama dalam merajut koneksi dan memupuk interaksi sosial yang bermakna.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Mengajak Pengunjung Kembali ke Era 90-an: Nostalgia Jajanan Tempo Doeloe di PRJ Surabaya

13 Okt 2026 - 06:13 WIB

Mengajak Pengunjung Kembali ke Era 90-an: Nostalgia Jajanan Tempo Doeloe di PRJ Surabaya

Lebih dari Sekadar Jalan Sehat: Sheraton Surabaya Gelar Pink Morning Club Ajak 800 Peserta Peduli Kanker Payudara

12 Okt 2026 - 18:47 WIB

Lebih dari Sekadar Jalan Sehat: Sheraton Surabaya Gelar Pink Morning Club Ajak 800 Peserta Peduli Kanker Payudara

Analisis Data BPS: Okupansi Hotel Kabupaten Mojokerto Menurun Signifikan di Agustus 2026

12 Okt 2026 - 09:44 WIB

Analisis Data BPS: Okupansi Hotel Kabupaten Mojokerto Menurun Signifikan di Agustus 2026

Mengangkat Identitas Bojonegoro: Kopi Ledre Inovatif Siap Jadi Ikon Kuliner Baru Daerah

11 Okt 2026 - 12:38 WIB

Mengangkat Identitas Bojonegoro: Kopi Ledre Inovatif Siap Jadi Ikon Kuliner Baru Daerah

Perluas Pasar Jawa Timur, Polytron Pamer Motor Listrik FOX 350 di PRJ Surabaya 2026 dengan Subsidi Rp6 Juta

10 Okt 2026 - 09:43 WIB

Perluas Pasar Jawa Timur, Polytron Pamer Motor Listrik FOX 350 di PRJ Surabaya 2026 dengan Subsidi Rp6 Juta
Trending di Review