KlikMojok – Kepulan asap tebal membubung dari arah belakang SDN Rongtengah 5, Jalan Merapi, Kelurahan Rongtengah, Kabupaten Sampang, pada Rabu (26/8/2026). Api yang diduga bermula dari pembakaran sampah yang ditinggalkan warga, dengan cepat merambat dan melahap sedikitnya tiga ruang kelas sekolah tersebut.
Warga yang bermukim di seberang sekolah menjadi saksi pertama kali kejadian. “Api pertama kali diketahui oleh warga yang melihat langsung ke lokasi sekolah karena ada kepulan asap,” kata Mustofa, salah seorang warga sekitar, Rabu (26/8/2026).

Menyadari bahaya yang mengancam, warga segera melaporkan kejadian ini kepada petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sampang. Tak lama berselang, petugas damkar tiba di lokasi dan segera berupaya memadamkan api. Aksi pemadaman tidak hanya terfokus pada sumber api, tetapi juga dilakukan pembasahan di area sekitar untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa dan mencegah api kembali menyala.
Semangat gotong royong terlihat jelas saat warga sekitar turut membantu proses penanganan. Mereka bahu-membahu mencegah api meluas lebih jauh, baik ke bagian bangunan sekolah yang lain maupun ke permukiman penduduk yang berdekatan dengan lokasi kejadian.
Beruntung, kebakaran ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Saat api berkobar, SDN Rongtengah 5 sedang dalam masa libur, sehingga tidak ada aktivitas belajar mengajar yang berlangsung di dalam gedung. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena sekolah sedang dalam kondisi libur sehingga tidak terdapat aktivitas belajar mengajar,” jelas Kasi Operasional Damkar Sampang M. Maftuh Fathurrahman.
Dugaan sementara yang mengemuka adalah api berasal dari sisa pembakaran sampah yang ditinggalkan oleh warga. Api inilah yang diduga merembet hingga mencapai bagian belakang bangunan sekolah dan kemudian meluas ke area lainnya.
Petugas Damkar masih terus melakukan penanganan di lapangan untuk memastikan seluruh titik api dan sisa bara benar-benar padam. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, berdasarkan temuan awal di lokasi kejadian. Peristiwa ini setidaknya merusak tiga ruang kelas SDN Rongtengah 5, namun kesigapan petugas dan warga berhasil mencegah kerugian yang lebih besar.













