Menu

Mode Gelap
Semangat Kreativitas Anak Warnai Gebyar UMKM Sidoarjo: Ratu Hadriana Raih Juara Lomba Mewarnai Muktamar NU dan Riak Demokrasi: Saat Tata Tertib Menjadi Medan Uji Kedaulatan Peserta Dari Tambak ke Cobek: Mengukir Asa dan Kebanggaan Pangan Lokal Lamongan di Festival Bandeng Lele Nyanyian Persatuan di Omah Sawah Kediri: Ketika Musik dan Olahraga Mengukir Semangat Kemerdekaan Di Bawah Terik Tambakberas: Suara Nahdliyin Muda Mengawal Marwah Muktamar PBNU SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo Gelar “Sdamada Berkisah” dan Lomba Agustusan untuk Guru

Pendidikan

JSIT Jatim Mulai Musda Gelombang 1, Delapan Daerah Serentak Gelar Musyawarah Daerah

badge-check


					JSIT Jatim Mulai Musda Gelombang 1, Delapan Daerah Serentak Gelar Musyawarah Daerah Perbesar

Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Jawa Timur resmi merilis jadwal pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) yang akan digelar di 27 daerah se-Jawa Timur sepanjang Januari 2026.

Pelaksanaan Musda diawali dengan gelombang pertama yang digelar secara serentak di delapan daerah pada 10–11 Januari 2026. Musda ini menjadi momentum strategis bagi penguatan organisasi JSIT di tingkat daerah.

Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur, Moch Edris Effendi ST, M.PSDM, menjelaskan bahwa Musda merupakan forum pengambilan kebijakan tertinggi di tingkat daerah dalam struktur organisasi JSIT Indonesia.

“Musda adalah momentum konsolidasi organisasi. Dari forum inilah arah kebijakan, laporan pertanggungjawaban pengurus, hingga pemilihan kepengurusan baru ditetapkan,” ujar Edris dalam keterangan tertulisnya.

Edris juga berpesan agar pelaksanaan Musda di daerah berlangsung semarak dan terbuka, sebagai sarana memperkenalkan kiprah JSIT dan Sekolah Islam Terpadu kepada para pemangku kebijakan serta masyarakat luas.

Selama ini, JSIT Daerah memiliki peran penting dalam mengawal implementasi program-program JSIT Indonesia agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh sekolah-sekolah anggota. Melalui pengurus daerah yang solid, JSIT Jawa Timur mencatatkan pertumbuhan anggota yang signifikan.

Hingga akhir 2025, jumlah anggota JSIT Jawa Timur tercatat mencapai 437 Sekolah Islam Terpadu, terdiri dari 231 TKIT, 131 SDIT, 56 SMPIT, dan 19 SMAIT yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.

Meski demikian, JSIT Jawa Timur terus mendorong perluasan manfaat pendidikan Islam terpadu. Salah satu target jangka panjang yang dicanangkan adalah hadirnya minimal satu Sekolah Islam Terpadu di setiap kecamatan di Jawa Timur.

Pada gelombang pertama Musda JSIT Jawa Timur, sejumlah daerah telah ditetapkan sebagai pelaksana. Pada Sabtu, 10 Januari 2026, Musda digelar di Surabaya, Tuban, Kediri, dan Lumajang.

Sementara itu, pada Minggu, 11 Januari 2026, Musda dilaksanakan di Gresik, Pamekasan–Sumenep, Blitar, dan Jember.

Musda JSIT tahun ini mengusung tema “Berkolaborasi dan Berinovasi” yang ditetapkan oleh Pengurus Wilayah JSIT Indonesia. Pengurus Daerah diberikan ruang untuk mengembangkan subtema sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik daerah masing-masing.

Melalui pelaksanaan Musda gelombang pertama ini, JSIT Indonesia Wilayah Jawa Timur berharap lahir kepengurusan daerah yang semakin kuat, kolaboratif, dan inovatif dalam mengembangkan pendidikan Islam terpadu di Jawa Timur.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Muktamar NU dan Riak Demokrasi: Saat Tata Tertib Menjadi Medan Uji Kedaulatan Peserta

30 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Dari Tambak ke Cobek: Mengukir Asa dan Kebanggaan Pangan Lokal Lamongan di Festival Bandeng Lele

30 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Nyanyian Persatuan di Omah Sawah Kediri: Ketika Musik dan Olahraga Mengukir Semangat Kemerdekaan

30 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Di Bawah Terik Tambakberas: Suara Nahdliyin Muda Mengawal Marwah Muktamar PBNU

30 Agustus 2026 - 15:26 WIB

SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo Gelar “Sdamada Berkisah” dan Lomba Agustusan untuk Guru

30 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Trending di Pendidikan