Menu

Mode Gelap
Warisan Daniel Rembeth: Inspirasi Abadi Pejuang Hak Anak dan Pendidikan Bukan Akhir, Justru Awal: Memaknai Perjalanan Spiritual Umrah Setelah Kembali ke Tanah Air Milad ke-9 Miosi: Tokoh Nasional Kirim Doa untuk Pendidikan Berkarakter dan Generasi Unggul Lebih dari Sekadar Gerak Jalan: Himpaudi Tarik Tanamkan Nasionalisme di Peringatan HUT RI ke-81 Tumpengan Mumtas: Simbol Syukur dan Penguat Kebersamaan Komunitas Pendidikan Kebugaran Fisik Santri MBS At Taqwa Gosari Terjaga Melalui Rutinitas Senam dan Lari Pagi

Berita Terkini

Jangan Panik, Ini Tips Aman dan Nyaman Liburan Meski Sedang Menstruasi

badge-check


					Jangan Panik, Ini Tips Aman dan Nyaman Liburan Meski Sedang Menstruasi Perbesar

Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) kerap menjadi momen yang dinanti banyak orang. Namun, bagi sebagian perempuan, masa liburan ini bisa bertepatan dengan datangnya menstruasi atau haid. Kondisi tersebut sering menimbulkan kekhawatiran, mulai dari rasa tidak nyaman saat bepergian hingga takut aktivitas liburan terganggu.

Spesialis obstetri dan ginekologi, dr Niken Pudji Pangastuti, SpOG, KFER, menjelaskan bahwa pada dasarnya tidak ada perlengkapan khusus yang wajib dibawa perempuan saat liburan di masa haid. Kebutuhan utamanya tetap sederhana, yakni pembalut yang sesuai dengan kondisi dan kenyamanan masing-masing.

Meski demikian, dr Niken menekankan pentingnya menjaga kebersihan selama menstruasi dengan mengganti pembalut secara rutin. Idealnya, pembalut diganti setiap tiga jam sekali, meskipun belum terasa penuh.

Dalam kondisi beraktivitas sepanjang hari, frekuensi penggantian pembalut biasanya berkisar empat hingga lima kali sehari. Hal ini penting untuk mencegah pembalut menjadi media berkembangnya kuman yang dapat menimbulkan bau tidak sedap dan rasa tidak nyaman.

Menurutnya, jika pembalut terlalu lama tidak diganti, selain menimbulkan ketidaknyamanan, juga berpotensi meningkatkan risiko pertumbuhan kuman. Meski demikian, risiko terjadinya infeksi berat relatif rendah karena aliran darah menstruasi masih keluar dari tubuh.

Namun, pada beberapa kasus tertentu, terutama jika volume darah haid sangat banyak, dapat terjadi kondisi yang disebut regurgitasi darah haid. Dalam kondisi ini, darah haid tidak sepenuhnya keluar, melainkan mengalir kembali ke rongga panggul.

Pada perempuan dengan daya tahan tubuh yang baik, kondisi tersebut umumnya dapat ditangani oleh sistem imun tubuh dan tidak menimbulkan dampak serius. Akan tetapi, jika daya tahan tubuh sedang menurun, misalnya akibat kurangnya asupan vitamin tertentu seperti vitamin D, darah yang mengalami regurgitasi berpotensi menetap dan memicu masalah kesehatan, termasuk endometriosis.

Oleh karena itu, selain menjaga kebersihan saat menstruasi, dr Niken juga menyarankan perempuan untuk tetap menjaga kondisi tubuh selama liburan. Cukup istirahat, menjaga pola makan, dan memastikan asupan nutrisi terpenuhi menjadi kunci agar liburan tetap nyaman meski sedang datang bulan.

Dengan persiapan yang tepat dan kebiasaan yang baik, perempuan tetap dapat menikmati momen liburan Natal dan Tahun Baru tanpa harus merasa khawatir meski sedang menstruasi.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Panggung Kreativitas Tanpa Batas: Semarak Pembukaan Insan Fest 2026 Menuju Milad BQAM ke-12 Persembahan Kelas Akhir

19 Agustus 2026 - 09:20 WIB

Menembus Panggung Dunia: 5 Santri Al Jahra Resmi Melangkah ke Ajang Internasional Moslem Youth Orator (IMYO)

18 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Teguhkan Ruhiyah, Recharge Semangat Guru SIT se-Jember melalui BPI Akbar

16 Agustus 2026 - 19:35 WIB

SDIT Ar Ruhul Jadid Wakili Kecamatan Jombang di Pesta Siaga 2026

13 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Lagu MBG Viral, Golkar: Rakyat Senang itu Yang Penting

29 Mei 2026 - 13:15 WIB

Trending di Berita Terkini