Menu

Mode Gelap
Langkah Terhenti di Kaki Semeru: Ratusan Pendaki Terpaksa Tunda Mimpi Ranu Kumbolo Akibat Kebakaran Membangun Karakter Pemimpin Cilik: MIM 16 Karangasem Tanamkan Jiwa Kepemimpinan Lewat Pengalaman Alam Terbuka Tunas Athfal Resmi Diluncurkan di Kota Malang, Fokus Pembentukan Karakter Islami Anak TK Aisyiyah Geger! Menteri Agama Nasaruddin Umar Lepas Jabatan Demi Kursi Ketum PBNU, Perebutan Kian Panas Maulid Nabi: Kemenag Gelar Selawat Kebangsaan dan Teologi Lingkungan, Warganet Soroti Makna Mendalam 17 Sekolah Nasional Terintegrasi Resmi Dibuka, Siap Cetak Generasi Emas 2045!

Berita Terkini

Impor BBM ke Pertamina: SPBU Asing Siap-Siap Gulung Tikar?

badge-check


					Impor BBM ke Pertamina: SPBU Asing Siap-Siap Gulung Tikar? Perbesar

DOSEN Fakultas Ekonomi UGM, Fahmy Radhi, baru aja nge-gas soal rencana pemerintah yang pengen mewajibkan SPBU asing buat impor BBM lewat Pertamina. Katanya sih, kebijakan ini bisa jadi blunder yang nyusahin di kemudian hari.

“Kayaknya pemerintah pengen balikin tata kelola migas hilir dari yang tadinya bebas jadi diatur-atur lagi,” ujar Fahmy, Selasa, 16 September 2025.

Dulu, perusahaan asing pada mau investasi karena tata kelola migas hilir yang liberal. Mereka bebas bangun SPBU, impor BBM sesuai kuota, bahkan nentuin harga jual sendiri sesuai pasar. Nah, sekarang situasinya berubah, bro!

Dengan kebijakan impor BBM satu pintu ini, SPBU asing jadi nggak bisa bebas lagi nyari sumber impor yang murah. Mereka terpaksa beli dari Pertamina dengan harga yang udah ditetapin. Alhasil, margin keuntungan mereka bisa makin tipis, bahkan bisa rugi sampe harus nutup SPBU. Nggak lucu, kan?

Fahmy wanti-wanti nih, kalau SPBU asing pada cabut, Pertamina bisa monopoli tata kelola migas hilir. Kondisi ini bisa bikin iklim investasi di Indonesia jadi nggak asik, nggak cuma di sektor migas, tapi juga sektor lainnya. Investasi lesu, target pertumbuhan ekonomi Presiden Prabowo sebesar 8 persen per tahun bisa jadi mimpi doang.

“Mending pemerintah batalin deh rencana impor BBM satu pintu ini, bisa jadi kebijakan blunder yang nyeselnya belakangan,” pungkas Fahmy. Intinya sih, doi nggak setuju sama kebijakan ini dan ngelihat potensi masalah yang bisa timbul di masa depan.

Pilihan Editor: Solidaritas Lintas Batas: Dari Jiran ke Ojol Jakarta

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final

24 Agustus 2026 - 10:54 WIB

7 Hektare Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Hangus Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Waspada

24 Agustus 2026 - 06:13 WIB

Kecelakaan Maut Bojonegoro: Nenek 85 Tahun Tewas Terlindas Truk Saat Motor Salip dari Kiri

23 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jombang Siapkan 99 Masjid Ramah Muktamirin, Fasilitasi Ribuan Peserta Muktamar NU

23 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Sekdes di Probolinggo Digerebek di Hotel Bersama Istri Warga, Pemkab Tunggu Laporan Resmi

23 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Trending di Berita Terkini