Menu

Mode Gelap
Gebyar UMKM Sidoarjo Kian Meriah: Helios Band Ajak Ratusan Pengunjung Bernyanyi Sambil Dukung Produk Lokal Jejak Spiritual Kiai Said di Tebuireng: Mencari Kedamaian di Tengah Dinamika Muktamar NU Nadi Kehidupan yang Diuji Kemarau: Konservasi Air di Waduk Wonorejo Tulungagung Karnaval SD Negeri Godog: Ajang Edukasi Keberagaman Budaya Nusantara Momen Haru Perdana, Santri PPI AMF Malang Bertemu Keluarga Setelah Pisah Lebih Sebulan Semarak Gebyar UMKM 2026 Sidoarjo: Lomba Senam Meriahkan Peringatan Kemerdekaan dan Promosi Produk Lokal

Pendidikan

Gedung Kesenian Padepokan Reog Jadi Saksi Syahdu Lomba Sholawat Siswa SDIT QA Ponorogo

badge-check


					Gedung Kesenian Padepokan Reog Jadi Saksi Syahdu Lomba Sholawat Siswa SDIT QA Ponorogo Perbesar

KlikmojokEDU Suasana berbeda terasa di Gedung Kesenian Padepokan Reog Ponorogo pada Sabtu, 6 September 2025. Biasanya panggung ini dipenuhi alunan musik tradisional, kali ini justru bergema lantunan indah sholawat dari ratusan siswa SDIT Qurrota A’yun Ponorogo.

Even bertajuk SDIT QA Bersholawat 2025 menghadirkan Lomba Senandung Sholawat Nabi (LS2N) yang melibatkan seluruh siswa, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6. Setiap kelas kompak menampilkan vokal merdu, kreativitas, hingga ekspresi penuh makna. Tak hanya sekadar lomba, acara ini menjadi ruang kolaborasi hangat antara guru, siswa, dan wali murid.

Dengan seragam sekolah yang dipadukan aksesori khas, para peserta tampak semakin anggun. Iringan rebana dan alunan musik membuat suasana makin hidup. Setiap penampilan tidak hanya soal suara, tetapi juga kekompakan gerakan dan kreativitas.

Ajang ini menghadirkan empat kategori penghargaan: penampilan termerdu, terekspresif, terkompak, dan terkreatif. Dari harmoni vokal hingga variasi gerakan, semua kelas berlomba menunjukkan performa terbaik.

Kepala SDIT Qurrota A’yun Ponorogo, Ustadzah Wijiati, S.TP., S.Pd, dalam sambutannya memberikan apresiasi besar atas antusiasme seluruh siswa. Ia juga mengingatkan pentingnya meneladani Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya lewat lantunan sholawat di panggung, tapi juga dalam sikap dan perbuatan.

Dengan nuansa syahdu sekaligus meriah, even ini tak hanya menjadi ajang seni islami, tetapi juga momentum kebersamaan yang memperkuat karakter siswa.

Penulis : Wijiati, S.TP., S.Pd.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jejak Spiritual Kiai Said di Tebuireng: Mencari Kedamaian di Tengah Dinamika Muktamar NU

29 Agustus 2026 - 21:52 WIB

Nadi Kehidupan yang Diuji Kemarau: Konservasi Air di Waduk Wonorejo Tulungagung

29 Agustus 2026 - 21:51 WIB

Karnaval SD Negeri Godog: Ajang Edukasi Keberagaman Budaya Nusantara

29 Agustus 2026 - 21:51 WIB

Momen Haru Perdana, Santri PPI AMF Malang Bertemu Keluarga Setelah Pisah Lebih Sebulan

29 Agustus 2026 - 21:50 WIB

Jombang Menanti Gema Muktamar NU ke-35: Titipan Amanah Kebangsaan dari Ikatan Pesantren Indonesia

29 Agustus 2026 - 18:52 WIB

Trending di Pendidikan