Menu

Mode Gelap
Tata Cara Pembagian Daging Kurban Idul Adha Sesuai Syariat Islam 2026 Bullying di Sekolah Masih Marak, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama PDIP Jatim Bagikan 468 Sapi Kurban ke Ponpes dan Kampung di Jawa Timur Pemkab Sidoarjo Perkuat Pengelolaan Keuangan untuk Pertahankan WTP Lowongan Kerja Surabaya: Driver dan Staff Accounting Dibuka Eksplorasi Tempat Wisata di Surabaya yang Instagramable dan Menarik

Pendidikan

Gedung Kesenian Padepokan Reog Jadi Saksi Syahdu Lomba Sholawat Siswa SDIT QA Ponorogo

badge-check


					Gedung Kesenian Padepokan Reog Jadi Saksi Syahdu Lomba Sholawat Siswa SDIT QA Ponorogo Perbesar

KlikmojokEDU Suasana berbeda terasa di Gedung Kesenian Padepokan Reog Ponorogo pada Sabtu, 6 September 2025. Biasanya panggung ini dipenuhi alunan musik tradisional, kali ini justru bergema lantunan indah sholawat dari ratusan siswa SDIT Qurrota A’yun Ponorogo.

Even bertajuk SDIT QA Bersholawat 2025 menghadirkan Lomba Senandung Sholawat Nabi (LS2N) yang melibatkan seluruh siswa, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6. Setiap kelas kompak menampilkan vokal merdu, kreativitas, hingga ekspresi penuh makna. Tak hanya sekadar lomba, acara ini menjadi ruang kolaborasi hangat antara guru, siswa, dan wali murid.

Dengan seragam sekolah yang dipadukan aksesori khas, para peserta tampak semakin anggun. Iringan rebana dan alunan musik membuat suasana makin hidup. Setiap penampilan tidak hanya soal suara, tetapi juga kekompakan gerakan dan kreativitas.

Ajang ini menghadirkan empat kategori penghargaan: penampilan termerdu, terekspresif, terkompak, dan terkreatif. Dari harmoni vokal hingga variasi gerakan, semua kelas berlomba menunjukkan performa terbaik.

Kepala SDIT Qurrota A’yun Ponorogo, Ustadzah Wijiati, S.TP., S.Pd, dalam sambutannya memberikan apresiasi besar atas antusiasme seluruh siswa. Ia juga mengingatkan pentingnya meneladani Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya lewat lantunan sholawat di panggung, tapi juga dalam sikap dan perbuatan.

Dengan nuansa syahdu sekaligus meriah, even ini tak hanya menjadi ajang seni islami, tetapi juga momentum kebersamaan yang memperkuat karakter siswa.

Penulis : Wijiati, S.TP., S.Pd.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bullying di Sekolah Masih Marak, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

27 Mei 2026 - 04:41 WIB

SMP PGRI 6 Surabaya Ubah Kelas Jadi Petualangan Digital Lewat Papan Interaktif IFP

14 Mei 2026 - 09:56 WIB

Dorong Literasi Digital, MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Gelar Pelatihan Manajemen Perpustakaan

27 April 2026 - 19:45 WIB

Peringatan Hari Kartini di SMP PGRI 6 Surabaya, Angkat Semangat Perempuan Berdaya

21 April 2026 - 14:31 WIB

Kepala SMP Swasta Surabaya Utara Recharge Energi di Pacet, Bahas Pendidikan Sambil Santai

20 April 2026 - 10:54 WIB

Trending di Pendidikan