Menu

Mode Gelap
Renovasi Total Rumah Lansia Korban Kebakaran, Pemkab Sidoarjo Gelontorkan Dana BTT Panduan Berobat Lancar dengan JKN BPJS Kesehatan: Tiga Kunci Penting yang Wajib Diketahui Peserta di Surabaya Raya Dari Dapur Pesantren ke UGD: 120 Santri Sidoarjo Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Dugaan Keracunan Makanan Bergizi Gratis Pramuka Pasuruan: Merajut Asa Swasembada Pangan di Tengah Gelora Indonesia Emas 2045 SD Almadany Cetak Bibit Unggul: Lima Atlet Taekwondo Raih Medali di Kejurprov Jatim 2026 Dilema Pasar Thai Tea Indonesia: Survei Jakpat Ungkap Popularitas Chatime-Kopi Kenangan, Namun Rasa Autentik Jadi Kunci

Berita Terkini

Rumah Sri Mulyani Ikut Dijarah Massa, Saksi Mata Sebut Aba-aba Kembang Api

badge-check


					Rumah Sri Mulyani Ikut Dijarah Massa, Saksi Mata Sebut Aba-aba Kembang Api Perbesar

RUMAH Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jalan Mandar, Bintaro Sektor 3A, Tangerang Selatan, Ahad dini hari tak luput dari amukan massa. Penjarahan rumah tersebut dilakukan dalam dua gelombang.

“Gelombang pertama sekitar jam satu (dini hari), gelombang kedua terjadi sekitar jam tiga (dini hari),” kata staf pengamanan di rumah itu, Joko Sutrisno, Ahad, 31 Agustus 2025, seperti dikutip dari Antara.

Salah seorang warga yang meminta disapa dengan Renzi menyebutkan hal serupa. Ia menambahkan keterangan bahwa Sri Mulyani sedang tidak berada di rumah saat penjarahan berlangsung.

Hal serupa disampaikan tiga tenaga satuan pengamanan di mulut komplek Mandar dan seberang jalan komplek itu, yang berjarak sekitar 150-160 meter dari rumah yang dijarah. Saat penjarahan, hanya ada Joko dan satu keluarga dari kerabat berada di rumah tersebut.

Adapun rumah yang persis berada di ujung jalan dan kini dijaga ketat oleh personel TNI. Tampak di depan rumah tersebut masih ada tumpukan barang-barang yang hendak dijarah, tapi belum sempat diangkut oleh para penjarah.

Dari keterangan Joko dan warga lain, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa di rumah itu. Selain itu, juga tak tampak kendaraan roda empat di lokasi.

Menurut para saksi mata, penjarahan gelombang kedua adalah yang paling mengerikan karena melibatkan ratusan orang. “Saya hanya bisa menyaksikan dari balik tirai rumah saya saja, tak berani keluar, karena banyak sekali orang-orang yang datang,” kata seorang tetangga yang meminta namanya tak disebutkan.

Dia, Joko serta Renzi menyebutkan para pelaku penjarahan masih sangat muda. “(Usia) paling tua mungkin 25 tahun, kebanyakan masih remaja,” kata Ali, yang dibenarkan Jayadi. Ali dan Jayadi adalah dua petugas satpam yang menjaga gerbang utama yang menjadi pintu masuk ke Jalan Mandar, yang menjadi satu-satunya akses pada malam hari ke komplek Mandar.

Mereka dan sejumlah saksi melihat gerakan massa tersebut mengikuti pola tertentu. Mereka berkumpul dahulu sekitar jam 12.30 dini hari, di depan komplek Jalan Mandar. “Jumlahnya ratusan, mungkin mendekati seribuan orang,” kata Ali.

Seorang saksi lain yang juga meminta namanya tidak disebutkan menyatakan, seperti ada aba-aba terlebih dahulu sebelum massa masuk komplek. “Aba-aba itu adalah kembang api, karena segera setelah bunyi kembang api, massa merangsek masuk komplek,” kata saksi tersebut.

Jayadi menyatakan para satpam dan seorang prajurit TNI pada saat itu tidak bisa berbuat banyak karena jumlah massa terlalu banyak. Mereka hanya bisa menenangkan massa agar berbuat tak lebih jauh lagi, terutama membakar rumah.

Pilihan Editor: Penerimaan Pajak Seret, Mengapa Pemerintah Masih Jor-joran Belanja

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Bangunsari Madiun Tolak TPST, Sosialisasi DLH Berujung Mediasi Tanpa Keputusan Final

24 Agustus 2026 - 10:54 WIB

7 Hektare Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Hangus Terbakar, BPBD Ingatkan Warga Waspada

24 Agustus 2026 - 06:13 WIB

Kecelakaan Maut Bojonegoro: Nenek 85 Tahun Tewas Terlindas Truk Saat Motor Salip dari Kiri

23 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jombang Siapkan 99 Masjid Ramah Muktamirin, Fasilitasi Ribuan Peserta Muktamar NU

23 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Sekdes di Probolinggo Digerebek di Hotel Bersama Istri Warga, Pemkab Tunggu Laporan Resmi

23 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Trending di Berita Terkini