KlikMojok – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sidoarjo menunjukkan komitmennya dalam penyediaan transportasi publik yang inklusif dengan segera memulai pembangunan 15 halte bus sekolah gratis. Proyek ini merupakan kelanjutan setelah rampungnya pengadaan lima unit bus, dan akan menelan anggaran sekitar Rp 1,2 miliar. Pembangunan halte bus sekolah gratis di Sidoarjo ini direncanakan dimulai pada pekan depan (dari tanggal 11 Oktober), bertujuan untuk menunjang operasional layanan bus sekolah bagi para pelajar di lima wilayah kecamatan.
Lima kecamatan yang akan menjadi sasaran layanan bus sekolah gratis ini meliputi Gedangan, Sidoarjo Kota, Krian, Taman, dan Porong. Penentuan lokasi halte-halte tersebut akan diselaraskan secara cermat dengan jalur pelayanan bus yang telah ditetapkan, guna memastikan kemudahan akses bagi para pelajar dalam memanfaatkan fasilitas angkutan sekolah gratis ini.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dishub Sidoarjo, Anita Rahma Nur Iqlima, menjelaskan bahwa pembangunan halte ini adalah fase lanjutan setelah proses pengadaan armada bus rampung. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tengah memprioritaskan penyelesaian fasilitas pendukung demi memastikan kesiapan optimal sebelum layanan bus sekolah dapat dioperasikan. “Pengadaan armada sudah selesai sejak awal Mei sampai September 2026. Sekarang kami melanjutkan persiapan dengan pembangunan 15 halte yang direncanakan mulai dikerjakan pekan depan,” kata Anita pada Minggu (11/10).
Anita menambahkan, proyek pembangunan halte ini akan dibagi menjadi dua paket pekerjaan. Paket pertama difokuskan untuk melayani wilayah timur Sidoarjo, khususnya dengan arah pelayanan menuju Sidoarjo Kota. Sementara itu, paket kedua akan mencakup wilayah barat, dengan rute pelayanan yang mengarah ke Krian. Pembagian ini dilakukan untuk memastikan penempatan halte dapat disesuaikan secara efektif dengan rute-rute bus sekolah yang telah direncanakan sebelumnya.
Dengan hadirnya halte-halte ini, diharapkan para pelajar dapat lebih mudah dan nyaman dalam mengakses layanan transportasi gratis dari titik-titik pemberhentian yang telah ditetapkan, sehingga efektivitas program ini dapat tercapai.
Meskipun pembangunan halte akan segera dimulai, Dishub Sidoarjo belum dapat mengumumkan tanggal pasti dimulainya operasional bus sekolah gratis. Layanan ini masih harus menanti rampungnya pembangunan seluruh halte serta kesiapan menyeluruh fasilitas pendukung lainnya. Dengan demikian, selesainya pengadaan armada bus tidak serta-merta berarti layanan dapat langsung dinikmati oleh para pelajar. Setiap tahapan persiapan harus diselesaikan secara komprehensif agar operasional bus dapat berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Sebagai informasi tambahan, Dishub Sidoarjo sebelumnya telah merampungkan pengadaan lima unit bus sekolah. Setiap bus memiliki kapasitas 30 tempat duduk. Apabila kelima armada ini dapat beroperasi secara simultan, total kapasitas angkut yang tersedia akan mencapai 150 penumpang untuk setiap kali perjalanan.
Program angkutan sekolah gratis ini diinisiasi dengan harapan besar untuk menjadi alternatif transportasi yang aman dan nyaman bagi pelajar. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu meringankan beban pengeluaran keluarga terkait biaya perjalanan sekolah. Lebih jauh, layanan ini juga bertujuan untuk mengurangi tingkat ketergantungan siswa terhadap penggunaan kendaraan pribadi, sekaligus berkontribusi pada pengurangan kemacetan dan peningkatan keselamatan lalu lintas.












