KlikMojok – Warga Sidoarjo yang menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) diimbau untuk benar-benar memahami alur pelayanan kesehatan demi memastikan mereka mendapatkan penanganan medis yang sesuai dan optimal. Alur ini dirancang khusus oleh BPJS Kesehatan untuk mengarahkan peserta agar memperoleh layanan berdasarkan kondisi medis yang dialami. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo, Munaqib, menegaskan bahwa untuk keluhan yang tidak tergolong gawat darurat, langkah awal yang harus diambil peserta adalah memulai pemeriksaan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat mereka terdaftar.
Munaqib menjelaskan bahwa FKTP mencakup berbagai fasilitas seperti puskesmas, klinik pratama, atau praktik dokter perorangan yang telah menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Di FKTP, tim medis, khususnya dokter, akan melaksanakan serangkaian pemeriksaan menyeluruh untuk menentukan diagnosis awal. Selain itu, dokter juga akan memberikan tindakan medis yang relevan dan, jika diperlukan berdasarkan indikasi medis, mengeluarkan surat rujukan agar peserta dapat melanjutkan pengobatan ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut.
Dalam keterangannya pada Selasa (06/10), Munaqib menekankan pentingnya tahapan ini. “Peserta harus dilihat kondisinya, tidak bisa langsung ke rumah sakit jika bukan dalam kondisi gawat darurat. Untuk itu, peserta bisa datang ke FKTP terdekat terlebih dahulu. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan ada indikasi medis yang memerlukan pengobatan lebih lanjut, maka dokter di FKTP akan memberikan rujukan,” jelasnya.
Namun, Munaqib juga menjelaskan pengecualian penting untuk kasus gawat darurat. Apabila peserta mengalami kondisi darurat medis, mereka diperbolehkan untuk langsung menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD) atau Unit Gawat Darurat (UGD) di rumah sakit mana pun tanpa harus terlebih dahulu mengurus surat rujukan dari FKTP. Kondisi yang dikategorikan sebagai gawat darurat meliputi situasi yang mengancam nyawa, adanya penurunan kesadaran, gangguan pada jalan napas, gangguan hemodinamik, atau berbagai kondisi mendesak lainnya yang memerlukan intervensi medis secepatnya.
“Untuk kondisi gawat darurat, tentunya keselamatan pasien yang harus diutamakan. Maka dari itu, peserta bisa langsung dibawa ke IGD atau UGD rumah sakit. Kemudian dokter jaga di IGD yang akan menentukan kondisi gawat darurat atau tidaknya berdasarkan hasil pemeriksaan,” ungkap Munaqib lebih lanjut.
Di samping pemahaman mendalam tentang alur pelayanan, Munaqib juga menekankan pentingnya memastikan status kepesertaan JKN selalu aktif. Hal ini krusial untuk menghindari kendala saat memerlukan layanan kesehatan. Peserta dapat dengan mudah memeriksa status kepesertaan mereka melalui berbagai saluran digital yang disediakan, termasuk Aplikasi Mobile JKN, layanan WhatsApp PANDAWA di nomor 0811 8 165 165, serta Care Center 165.
Mengenai urusan administrasi JKN di rumah sakit, Munaqib menjelaskan bahwa proses tersebut dapat diselesaikan sesuai ketentuan setelah kondisi pasien dinyatakan stabil, terutama dalam kasus gawat darurat. “Perihal administrasi JKN di rumah sakit, dapat diurus sesuai ketentuan setelah kondisi pasien berangsur stabil. Untuk itu, peserta harus memastikan status JKN selalu aktif dan dapat dicek melalui berbagai layanan resmi, termasuk aplikasi Mobile JKN, PANDAWA di nomor 08118165165, atau Care Center 165,” tegas Munaqib.
Aplikasi Mobile JKN sendiri menawarkan beragam fitur yang sangat membantu, tidak hanya untuk pengecekan status kepesertaan. Peserta dapat memanfaatkan aplikasi ini untuk mengambil antrean secara online, melakukan perubahan data pribadi, hingga memantau ketersediaan kamar di rumah sakit yang bekerja sama. Sementara itu, kanal WhatsApp PANDAWA dan Care Center 165 berfungsi sebagai sarana efektif untuk kebutuhan administrasi lainnya serta mendapatkan informasi lengkap seputar layanan JKN.
Munaqib mengakhiri penjelasannya dengan mengajak seluruh peserta JKN di Sidoarjo untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan. “BPJS Kesehatan sudah menghadirkan berbagai layanan resmi yang dapat dimanfaatkan Peserta JKN. Silakan dimanfaatkan dan ikuti alur layanan dengan tertib dan sabar,” pungkasnya.












