KlikMojok – Dunia pendidikan kembali digemparkan dengan beredarnya informasi palsu yang mengatasnamakan Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (BAN-PDM). Peringatan keras kini dilayangkan oleh BAN-PDM menyusul maraknya hoaks rekrutmen asesor sekolah/madrasah untuk tahun 2025, yang berpotensi menjebak banyak pihak dalam skema penipuan.
Informasi mengenai rekrutmen asesor memang kerap menjadi perhatian utama bagi para pendidik dan masyarakat yang berkecimpung dalam sektor pendidikan. Namun, di tengah derasnya arus informasi digital yang membanjiri media sosial, tidak semua pengumuman yang beredar dapat langsung dipercaya begitu saja. Verifikasi sumber menjadi langkah krusial dan tak terhindarkan agar masyarakat tidak mudah terjebak dalam informasi palsu, apalagi potensi penipuan yang merugikan.

BAN-PDM secara resmi mengeluarkan peringatan tegas terkait beredarnya informasi palsu mengenai rekrutmen asesor sekolah/madrasah. Peringatan ini muncul setelah ditemukan sejumlah akun media sosial yang secara terang-terangan menyebarkan informasi seolah-olah terdapat rekrutmen asesor BAN-PDM. Beberapa akun bahkan berani menggunakan nama dan materi yang sengaja dirancang untuk menimbulkan kesan bahwa informasi tersebut berasal dari lembaga resmi, membuat publik kesulitan membedakan mana yang asli dan palsu.
Secara lugas, BAN-PDM menegaskan bahwa “informasi mengenai rekrutmen asesor tahun 2025 yang beredar melalui sejumlah akun tersebut tidak benar atau hoaks.” Lembaga tersebut juga secara gamblang memastikan bahwa “belum melaksanakan rekrutmen asesor” hingga saat ini. Pernyataan ini menjadi bantahan resmi yang harus menjadi perhatian serius bagi siapa pun yang menerima informasi serupa.
Modus operandi yang perlu menjadi perhatian adalah penggunaan identitas lembaga dalam informasi palsu tersebut. BAN-PDM secara spesifik menyebut adanya “penggunaan logo BAN-S/M dan/atau BAN-PDM serta sampul panduan akreditasi yang telah diedit.” Taktik penggunaan identitas visual lembaga resmi seperti ini dirancang untuk membuat informasi palsu terlihat sangat meyakinkan. Oleh karena itu, masyarakat tidak bisa hanya mengandalkan logo atau tampilan sebuah pengumuman untuk memastikan keasliannya; perlu ada pengecekan lebih mendalam.
BAN-PDM dengan tegas menyatakan bahwa akun-akun yang menyebarkan informasi menyesatkan ini sama sekali “tidak memiliki keterkaitan dengan lembaga.” Hal ini menekankan bahwa setiap informasi yang berasal dari sumber tidak resmi adalah patut dicurigai.
Masyarakat secara umum diminta untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap segala bentuk informasi yang berkaitan dengan rekrutmen asesor, pelatihan asesor, maupun informasi akreditasi yang sumbernya tidak jelas. Informasi semacam ini sangat berpotensi mengarah pada penipuan yang dapat merugikan secara finansial maupun waktu. Selalu pastikan untuk memverifikasi setiap informasi melalui kanal resmi BAN-PDM (ban-pdm.id) sebelum mengambil tindakan apa pun.













