KlikMojok – Pada Jumat, 9 Oktober 2026, program Orang Tua Mengajar (OTM) yang diselenggarakan untuk kelas 9D SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB Gresik menghadirkan narasumber istimewa. Nenssy Soraya D., S.E., yang juga merupakan wali siswa dari Nayottama Dahtu, berbagi wawasan mendalam mengenai dunia energi dan strategi menghadapi masa depan. Kegiatan ini bertujuan memberikan dampak positif kepada para murid, mendorong mereka untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menggunakan listrik secara lebih bijak dan hemat.
Dalam kesempatan tersebut, Nenssy Soraya D., S.E., menyampaikan materi berjudul “Navigating the Future-Ready Path”. Pemaparan ini dirancang untuk membekali siswa dengan pemahaman tentang dunia energi sekaligus memberikan panduan mengenai persiapan yang dibutuhkan untuk menyongsong masa depan.
Sebagai Manager Talent Development PT PLN Nusantara Power, Nenssy Soraya D., S.E., mengajak siswa untuk memahami lebih dalam mengenai sektor kelistrikan. Ia menjelaskan secara rinci bagaimana berbagai jenis pembangkit listrik, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), dan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), beroperasi untuk menghasilkan energi listrik yang krusial bagi kehidupan masyarakat sehari-hari.
Materi yang disampaikan oleh Nenssy menawarkan pengalaman belajar yang unik dan berbeda bagi para siswa. Selain mendapatkan pengetahuan baru tentang kompleksitas proses produksi listrik, siswa juga diperkenalkan pada pentingnya pendidikan berkelanjutan, pengembangan kompetensi diri, serta keberanian untuk menjelajahi beragam peluang sebagai bekal penting dalam mempersiapkan masa depan mereka.
Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh para siswa sepanjang kegiatan. Hal ini tercermin dari banyaknya pertanyaan yang mereka ajukan, menandakan tingginya rasa ingin tahu mereka terhadap dunia kelistrikan dan peran PT PLN dalam menyediakan energi. Interaksi aktif ini menjadi salah satu daya tarik utama dalam pelaksanaan program OTM kali ini.
Menanggapi jalannya program ini, Sumiah, S.Pd., selaku wali kelas 9D, mengungkapkan bahwa kegiatan OTM sangat bermanfaat bagi siswa. Menurutnya, program ini berhasil membuka wawasan baru yang sebelumnya belum mereka pahami.
Ia menambahkan, “Kegiatan OTM di kelas 9D sangat bermanfaat. Sebelumnya, anak-anak belum tahu bagaimana cara kerja PLTU, PLTA, hingga PLTN bisa menghasilkan listrik yang dapat dinikmati setiap saat,” ujarnya.
Sumiah turut menggarisbawahi antusiasme siswa dalam mengikuti sesi tersebut. Ia melihat bahwa banyaknya pertanyaan yang diajukan merupakan indikator kuat dari tingginya rasa ingin tahu siswa terhadap industri kelistrikan dan peran PLN.
Lebih lanjut, Sumiah berharap agar kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi siswa. Ia menginginkan agar siswa mampu menerapkan pengetahuan yang telah mereka dapatkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal penggunaan listrik yang lebih bijak dan hemat.
Dalam segmen materi “Navigating the Future-Ready Path”, Nenssy juga memberikan pesan penting mengenai persiapan masa depan. Ia menekankan bahwa siswa tidak perlu merasa terbebani untuk menentukan cita-cita mereka secara pasti sejak usia dini.
“Hal terpenting adalah terus memiliki rasa ingin tahu untuk mengeksplorasi berbagai hal, berani mencoba pengalaman baru, dan tangguh untuk terus belajarm,” pesan Nenssy kepada para siswa.
Ia melanjutkan dengan mengingatkan bahwa persiapan masa depan adalah sebuah proses berkelanjutan yang menuntut kemauan kuat untuk terus belajar, mengembangkan diri, dan memperluas wawasan. Selain itu, siswa juga perlu memiliki kemampuan untuk memanfaatkan energi secara bijak, sehingga mereka akan lebih siap dalam menghadapi berbagai tantangan yang mungkin muncul di masa mendatang.












