Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Senyap di Ujung Tali: Menggali Kisah Mahasiswa Sidoarjo yang Ditemukan Tak Bernyawa di Kos Sukolilo

badge-check

Senyap di Ujung Tali: Menggali Kisah Mahasiswa Sidoarjo yang Ditemukan Tak Bernyawa di Kos Sukolilo Perbesar

KlikMojok – Pagi dini hari di sebuah kamar kos di Jalan Keputih Makam Tambak Blok B, Sukolilo, Surabaya, keheningan pecah oleh sebuah penemuan tragis. Seorang mahasiswa asal Sidoarjo berinisial RP, ditemukan tak bernyawa pada Rabu (16/9/2026), menggantung dengan tali melilit di lehernya, sebuah pemandangan yang menyisakan duka dan pertanyaan mendalam. Kejadian ini kembali menyoroti isu sensitif tentang kesehatan mental dan tekanan yang dihadapi para mahasiswa yang berjuang, bahkan hingga berujung pada tindakan bunuh diri mahasiswa.

Unit Reskrim Polsek Sukolilo, melalui Kanit Iptu Arie Widodo, mengonfirmasi bahwa pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Sementara memang bundir,” kata Arie, Kamis (17/9/2026), mengindikasikan bahwa dugaan sementara adalah kematian akibat gantung diri. Namun, pihak kepolisian tidak berhenti di sana. Mereka terus melakukan pendalaman dan berkoordinasi dengan tim dokter dari RS Bhayangkara untuk memastikan penyebab pasti kematian RP. “Untuk kepastiannya (penyebab kematian) kami masih terus berkoordinasi dengan dokter dan menunggu hasil autopsi,” jelas Arie, menekankan pentingnya investigasi menyeluruh.

Di balik pintu kamar kos yang tertutup, RP dikenal sebagai sosok yang pendiam, tak banyak bersosialisasi. Mahasiswa semester lima ini baru dua bulan menghuni kos tersebut, meninggalkan jejak pertanyaan tentang apa yang mungkin ia rasakan dalam kesendiriannya. Gambaran ini seringkali menjadi cerminan dari banyak mahasiswa perantau yang berjuang dengan adaptasi, tuntutan akademik, tekanan sosial, dan jauh dari dukungan keluarga. “Untuk motif kami masih dalami,” pungkas Arie, menggarisbawahi kompleksitas di balik tragedi semacam ini dan betapa sulitnya membaca pergulatan batin seseorang yang memilih untuk menutup diri.

Tragedi yang menimpa RP bukan sekadar berita kriminal, melainkan sebuah alarm keras tentang isu kesehatan mental yang kerap terabaikan di lingkungan pendidikan. Beban akademik yang berat, tekanan sosial untuk berprestasi, harapan orang tua, hingga masalah personal dapat menjadi pemicu stres yang mendalam bagi mahasiswa. Keheningan RP yang dicatat oleh polisi bisa jadi adalah wujud dari perjuangan internal yang tak terlihat, sebuah sinyal yang mungkin luput dari perhatian lingkungan sekitar. Kisah ini mengingatkan kita akan pentingnya menciptakan ruang aman dan dukungan psikologis yang memadai di kampus dan tempat tinggal mahasiswa, agar tidak ada lagi nyawa yang terenggut karena terperangkap dalam kesunyian.

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal tengah bergumul dengan depresi atau memiliki pikiran untuk mengakhiri hidup, jangan ragu untuk mencari bantuan. Kementerian Kesehatan menyediakan layanan darurat di nomor 119. Kisah RP adalah pengingat pahit bahwa di balik setiap wajah yang tampak tenang, mungkin ada badai yang bergolak, menunggu uluran tangan dan telinga yang mau mendengar. Penting bagi kita semua untuk lebih peka dan proaktif dalam menciptakan lingkungan yang peduli dan mendukung kesehatan mental.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Merajut Asa di Ujung Laut: Bandara Masalembu, Jembatan Udara untuk Pulau Terpencil Sumenep

30 Sep 2026 - 06:14 WIB

Merajut Asa di Ujung Laut: Bandara Masalembu, Jembatan Udara untuk Pulau Terpencil Sumenep

Senja yang Tergelincir di Bibir Sumur: Kisah Pilu Lansia Madiun dalam Perbaikan Pompa Air

30 Sep 2026 - 06:13 WIB

Senja yang Tergelincir di Bibir Sumur: Kisah Pilu Lansia Madiun dalam Perbaikan Pompa Air

Peran Jurnalis Tagar.co Jembatani Kemitraan Aksara 2026 Unair

30 Sep 2026 - 06:12 WIB

Peran Jurnalis Tagar.co Jembatani Kemitraan Aksara 2026 Unair

Perkuat Evaluasi Belajar: Dua SD Gresik Gelar Workshop Asesmen TKA

30 Sep 2026 - 06:11 WIB

Perkuat Evaluasi Belajar: Dua SD Gresik Gelar Workshop Asesmen TKA

Kepulangan Sunyi Tri Sutrisno: Jejak Duka dan Harapan Keselamatan Pasca Tragedi KMP Virgo Transport di Kediri

29 Sep 2026 - 21:04 WIB

Kepulangan Sunyi Tri Sutrisno: Jejak Duka dan Harapan Keselamatan Pasca Tragedi KMP Virgo Transport di Kediri
Trending di Pendidikan