KlikMojok – Untuk menyambut Hari Pahlawan pada 10 November 2026, seluruh murid putra kelas V dan VI SD Al-Irsyad Surabaya sedang mempersiapkan pementasan drama kolosal bertajuk ‘Insiden Hotel Yamato’. Pertunjukan ini tidak hanya akan menghidupkan kembali kisah heroik perjuangan mempertahankan bendera Merah Putih, tetapi juga akan menjadi puncak peringatan Bulan Bahasa dan Sastra Indonesia yang diselenggarakan oleh sekolah.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SD Al-Irsyad Surabaya, Nurul Endah Agustini, S.Pd., menjelaskan bahwa pementasan drama kolosal ini juga merupakan bagian integral dari puncak peringatan Bulan Bahasa dan Sastra Indonesia di sekolah tersebut. Nurul Endah Agustini menambahkan, “Puncak peringatan Bulan Bahasa, berupa pembagian hadiah bagi para juara, insyaallah akan digelar bersamaan dengan pementasan drama kolosal Insiden Hotel Yamato pada Selasa, 10 November 2026,” saat diwawancarai pada Rabu (28/10/26).
Proses persiapan pertunjukan ini melibatkan Harmaji, S.Pd., yang mengemban tugas sebagai sutradara, bertanggung jawab mengarahkan setiap sesi latihan dan penampilan para murid. Selain itu, Mohammad Muhajir, S.T., dari tim media sekolah, juga berkontribusi dalam pementasan dengan berperan sebagai narator. Tak ketinggalan, Rizky Ayu Fardiana, S.IIP., yang merupakan bagian dari layanan teknis perpustakaan, dipercaya sebagai penata musik. Perannya sangat penting dalam mendukung penggambaran suasana dan memperkuat alur cerita melalui komposisi musik yang mengiringi setiap adegan pertunjukan.
Dalam kesempatan terpisah, saat ditemui di sela-sela latihan, Rizky Ayu Fardiana menjelaskan mengenai program ‘Library Heroes Challenge’ yang merupakan bagian esensial dari kegiatan literasi perpustakaan sekolah. Ia memaparkan, “Library Heroes Challenge merupakan program yang telah diselenggarakan sejak 2021, saat pandemi.” Menurut Rizky, program ini secara konsisten menjadi bagian dari inisiatif perpustakaan sekolah dalam membina serta mendorong budaya literasi dan kreativitas di kalangan murid.
Untuk tahun 2026 ini, ‘Library Heroes Challenge’ kembali menyelenggarakan beragam lomba yang ditujukan bagi murid kelas I hingga VI. Cabang-cabang lomba yang diselenggarakan meliputi foto membaca, mendongeng, cipta dan baca puisi, menulis surat untuk pahlawan, serta menulis cerpen. Metode pelaksanaannya disesuaikan berdasarkan jenjang kelas; murid kelas I sampai III berpartisipasi dalam lomba secara daring, sementara murid kelas IV hingga VI mengikuti kompetisi secara luring atau tatap muka. Setelah melalui tahap seleksi naskah yang ketat, sebanyak 13 finalis terpilih kemudian berkesempatan untuk mengikuti babak final. Mereka membacakan karya-karya terbaiknya secara langsung di hadapan dewan juri bertempat di perpustakaan sekolah.
Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari berbagai lomba literasi hingga pementasan drama kolosal ini, merupakan strategi SD Al-Irsyad Surabaya untuk menciptakan jembatan antara literasi, seni pertunjukan, dan pembelajaran sejarah. Dengan melibatkan diri dalam karya tulis maupun seni peran, para murid tidak hanya diajak untuk lebih mendalam mengenal perjuangan para pahlawan bangsa, tetapi juga diharapkan dapat mengembangkan nilai-nilai penting seperti keberanian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan kerja sama. Melalui inisiatif ini, SD Al-Irsyad Surabaya menaruh harapan besar agar semangat kepahlawanan yang diwariskan dapat tumbuh dan senantiasa menjadi nilai-nilai luhur yang diterapkan oleh setiap murid dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari mereka.












