Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Regu Spemudas Borong Juara LT III Lamongan, Terpaan UTS dan Cuaca Panas Tak Jadi Halangan

badge-check

Regu Spemudas Borong Juara LT III Lamongan, Terpaan UTS dan Cuaca Panas Tak Jadi Halangan Perbesar

KlikMojok – Regu Pramuka Penggalang SMP Muhammadiyah 12 Sendangagung (Spemudas) berhasil memborong sejumlah juara dalam Lomba Tingkat Regu Pramuka Penggalang Tiga (LT III) se-Kabupaten Lamongan yang berlangsung selama tiga hari dua malam, dari Selasa hingga Kamis (6–8/10/2026). Prestasi gemilang ini diraih di tengah tantangan jadwal Ujian Tengah Semester (UTS) dan cuaca panas ekstrem. Perlombaan yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Lamongan tersebut berlokasi di Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, dengan puncak acara di Lapangan Desa Tlanak, Kedungpring, Lamongan, pada Kamis (8/10/2026), di mana regu Spemudas berpose dengan penghargaan yang mereka raih.

Ajang kompetisi Pramuka Penggalang tingkat kabupaten ini mengusung konsep unik berupa perkemahan berpindah atau dikenal sebagai safari camp. Dalam pelaksanaannya, setiap regu peserta diwajibkan untuk berjalan kaki menuju beberapa pos yang telah ditentukan guna mengikuti berbagai jenis perlombaan. Setelah menyelesaikan kegiatan di setiap pos, mereka kemudian harus mendirikan tenda di lokasi yang sudah ditetapkan untuk bermalam.

Rangkaian kegiatan LT III Lamongan terbagi dalam tiga hari perjalanan. Pada hari pertama, seluruh aktivitas peserta berpusat di sepanjang rute yang membentang dari Desa Sidomlangean hingga SMPN 1 Kedungpring. Kemudian, di hari kedua, para peserta melanjutkan perjalanan mereka dari SMPN 1 Kedungpring menuju Desa Tlanak. Puncak dari seluruh rangkaian acara, yaitu kegiatan di hari ketiga, diselenggarakan secara penuh di Lapangan Desa Tlanak.

LT III Lamongan 2026 dirancang sebagai wadah penting untuk mengasah dan mengembangkan beragam kemampuan yang dimiliki oleh Pramuka Penggalang. Kompetisi ini menyajikan berbagai kegiatan yang terstruktur dan dikelompokkan ke dalam enam bidang utama.

Adapun keenam bidang yang menjadi fokus perlombaan tersebut meliputi Giat Umum (GU), Giat Perkemahan (PK) yang menguji kemampuan berkemah, Giat Ketangkasan (KT) untuk mengukur kecepatan dan kelincahan, Giat Keterampilan (KR) yang berfokus pada skill praktis, Giat Wawasan Kebangsaan (WK) untuk memperkuat pemahaman nasionalisme, serta Giat Penjelajahan (PJ) yang menantang kemampuan navigasi dan bertahan hidup.

Sholahuddin, selaku guru pendamping regu dari SMP Muhammadiyah 12 Sendangagung (Spemudas), memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai konsep safari camp. Menurutnya, konsep ini dirancang agar para peserta tidak berdiam diri di satu lokasi saja sepanjang periode perlombaan.

“Lomba ini menggunakan konsep safari camp. Jadi, peserta berjalan beregu dan akan berhenti di pos yang sudah ditentukan oleh panitia. Di situlah anak-anak mengikuti lomba berdasarkan jadwal. Setiap malam, setiap regu diwajibkan mendirikan tenda,” terang Sholahuddin.

Lebih lanjut, Sholahuddin menambahkan bahwa pola perkemahan berpindah dan kegiatan di pos-pos tersebut kembali dilanjutkan pada malam kedua. Meskipun demikian, rangkaian aktivitas dan jenis perlombaan yang diikuti pada malam kedua berbeda dari hari sebelumnya.

“Pada malam kedua kegiatan itu diulangi lagi, tetapi dengan kegiatan yang berbeda,” ujarnya.

Partisipasi regu Spemudas dalam ajang LT III ini ternyata berbarengan dengan periode pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) Ganjil di sekolah mereka. Situasi ini secara otomatis menyebabkan keterbatasan waktu yang signifikan bagi para anggota regu untuk melakukan persiapan dan latihan secara optimal.

Selain tantangan jadwal yang padat, para peserta juga dihadapkan pada kondisi cuaca yang sangat panas. Mereka harus berjuang di bawah terik matahari sepanjang rangkaian kegiatan yang sebagian besar berlangsung di lapangan terbuka.

“Alhamdulillah perjuangan anak-anak tidak sia-sia. Lomba yang waktunya bersamaan dengan pelaksanaan UTS Ganjil di Spemudas ini akhirnya membuahkan hasil. Terbatasnya waktu untuk latihan, di sisi lain cuaca yang ekstrem panasnya membuat tenaga cepat terkuras. Tapi, alhamdulillah anak-anak masih sehat dan semangat serta meraih juara,” ungkap Sholahuddin penuh syukur.

Berkat kegigihan dan semangat yang tak kenal lelah, Regu Pramuka Penggalang Spemudas dari Sendangagung, Paciran, Lamongan, sukses membawa pulang sejumlah penghargaan bergengsi dalam gelaran LT III Lamongan 2026.

Prestasi membanggakan ini merupakan buah dari upaya maksimal selama tiga hari perlombaan yang secara komprehensif menguji berbagai aspek kepramukaan. Mulai dari ketangkasan fisik, keterampilan praktis, wawasan kebangsaan, kemampuan penjelajahan, hingga adaptasi dan kemampuan bertahan hidup di lingkungan perkemahan, semuanya terangkum dalam capaian gemilang regu Spemudas.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Jejak Kebaikan di Frontage Road: Polsek Waru Sidoarjo Merajut Kemanusiaan di Jumat Berkah

9 Okt 2026 - 15:19 WIB

Jejak Kebaikan di Frontage Road: Polsek Waru Sidoarjo Merajut Kemanusiaan di Jumat Berkah

Arus Sunyi Sungai Sekayu: Petaka Bocah 5 Tahun di Ponorogo dan Suara Pentingnya Pengawasan Orang Tua

9 Okt 2026 - 15:19 WIB

Arus Sunyi Sungai Sekayu: Petaka Bocah 5 Tahun di Ponorogo dan Suara Pentingnya Pengawasan Orang Tua

Mahfud MD Ungkap Tantangan Legitimasi Gibran: Kunci Pemakzulan Ada di Tangan Prabowo

9 Okt 2026 - 15:18 WIB

Mahfud MD Ungkap Tantangan Legitimasi Gibran: Kunci Pemakzulan Ada di Tangan Prabowo

Ketika Dentuman Sound Horeg Merenggut Harmoni: Gengsi Semu dan Erosi Empati di Balik Pesta Rakyat

9 Okt 2026 - 12:38 WIB

Ketika Dentuman Sound Horeg Merenggut Harmoni: Gengsi Semu dan Erosi Empati di Balik Pesta Rakyat

Menyulam Integritas dalam Anggaran: Pembekalan Intensif untuk Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan

9 Okt 2026 - 12:37 WIB

Menyulam Integritas dalam Anggaran: Pembekalan Intensif untuk Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan
Trending di Pendidikan