Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Refleksi di Balik Kemudi: Insiden Salah Injak Gas Kakek 83 Tahun di Jombang Menjadi Peringatan

badge-check

Refleksi di Balik Kemudi: Insiden Salah Injak Gas Kakek 83 Tahun di Jombang Menjadi Peringatan Perbesar

KlikMojok – Pemandangan itu begitu ganjil, nyaris seperti adegan yang melompat dari layar lebar sebuah film komedi. Di Jalan Gubernur Suryo, Kecamatan Jombang, pada Minggu (11/10/2026) siang, sebuah mobil Suzuki Espreso dengan nomor polisi S-1393-YL ditemukan dalam posisi yang tak lazim: bertengger di atas pagar sebuah rumah warga. Foto-foto kejadian ini dengan cepat menyebar di media sosial, memancing tawa sekaligus tanda tanya warganet. Namun, di balik keunikan visual itu, tersembunyi sebuah cerita tentang kekeliruan sesaat, ingatan yang menipu, dan pelajaran berharga bagi setiap pengemudi, terutama mereka yang telah melewati usia senja. Insiden salah injak gas yang dialami seorang kakek berusia 83 tahun di Jombang ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan di balik kemudi.

Pelaku utama di balik insiden yang menghebohkan itu adalah Ahmad Fadil, seorang kakek berusia 83 tahun. Dengan sorot mata yang masih menyimpan keheranan, Fadil mengaku bahwa kekeliruan fatal itu terjadi ketika ia bermaksud menginjak pedal rem saat memundurkan mobilnya dari garasi. Alih-alih berhenti, mobil justru melaju tak terkendali.

Saat itu, Fadil berencana mengunjungi rumah keponakannya di Kecamatan Godo, Jombang. Niat bepergian itu justru berujung pada insiden tak terduga. Mobilnya terus bergerak mundur, hingga bagian belakang kendaraan tersangkut dan ‘nangkring’ di atas pagar rumah tetangganya. “Memang awalnya posisi mobil kurang bagus. Terus saya agak terburu-buru. Maksud saya ingin menginjak rem, keliru gas, akhirnya naik ke pagar,” ungkap Ahmad Fadil saat menceritakan kejadian tersebut di kediamannya, Senin (12/10/2026).

Fadil, yang adalah pensiunan pegawai BUMN, tak pernah menyangka akan mengalami kejadian semacam ini. Ia merasa telah menekan pedal rem, namun kendaraan justru terus melaju mundur, meninggalkannya dalam kebingungan. “Saya tidak menyangka. Perasaan saya menginjak rem, kok malah yang terinjak gas,” tuturnya dengan heran.

Lebih jauh, Fadil membeberkan bahwa ia belum lama kembali mengemudi. Setelah sempat vakum selama kurang lebih 10 tahun, ia baru kembali belajar menyetir sekitar satu bulan terakhir, mengikuti kursus untuk menyegarkan kembali keterampilan berkendaranya. Selama jeda tersebut, ia lebih sering mengandalkan jasa sopir langganan untuk perjalanan jauh. Namun, untuk rute-rute pendek, seperti di dalam kota atau saat mengunjungi kerabat, ia terkadang memilih untuk mengemudi sendiri.

Pada saat insiden terjadi, Fadil seorang diri di dalam mobil. Tidak ada penumpang lain yang ikut dalam perjalanan nahas tersebut. Ia juga memastikan bahwa mobil Suzuki Espreso yang dikendarainya tergolong baru dan kondisi remnya masih berfungsi dengan sangat baik. Oleh karena itu, ia meyakini bahwa kejadian tersebut murni disebabkan oleh kekeliruan menginjak pedal, bukan karena adanya gangguan pada sistem pengereman kendaraan.

Kabar insiden ini pun sampai ke telinga pihak berwajib. Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda M. Nurul Iman, membenarkan adanya kejadian tersebut. Berdasarkan laporan yang diterimanya, pengemudi diduga kurang menguasai kendaraan saat bergerak mundur hingga akhirnya menabrak pagar rumah warga. “Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, mobil Suzuki Espreso tersebut semula bergerak mundur dari arah selatan ke utara. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), kendaraan diduga kurang dikuasai saat pengemudi memasukkan transmisi. Akibatnya, mobil terus bergerak mundur hingga menabrak pagar,” ujar Ipda Nurul Iman.

Beruntungnya, Fadil yang berdomisili di Jalan Gubernur Suryo, Jombang, tidak mengalami luka serius dalam insiden tersebut. Namun, posisi mobil yang tersangkut di pagar memerlukan penanganan evakuasi yang ekstra hati-hati. Beberapa warga sempat berinisiatif membantu mengangkat kendaraan, tetapi Fadil meminta agar prosesnya dilakukan dengan cermat untuk menghindari kerusakan lebih lanjut. Ia khawatir, penanganan yang terburu-buru justru akan memperparah kondisi mobil. Kerusakan awal yang teridentifikasi adalah pada bagian knalpot yang tertekan dan bengkok akibat posisi kendaraan yang menggantung.

Setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak, proses evakuasi akhirnya dilakukan dengan bantuan petugas Satlantas, pegawai bengkel, dan warga setempat. Mereka menggunakan bambu berukuran besar sebagai tuas untuk mengangkat posisi mobil secara perlahan, hingga akhirnya berhasil dilepaskan dari jeratan pagar. Setelah berhasil dievakuasi, mobil tersebut segera dibawa ke bengkel untuk pemeriksaan dan perbaikan lebih lanjut.

Insiden yang dialami Ahmad Fadil bukan sekadar cerita lucu yang viral di media sosial. Ini adalah sebuah cerminan, pengingat bagi kita semua, bahwa usia bisa memengaruhi refleks dan memori otot, terutama setelah jeda panjang dari aktivitas tertentu seperti mengemudi. Kekeliruan ‘salah injak gas’ ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya kewaspadaan, adaptasi, dan pengenalan kembali terhadap kendaraan, terutama bagi mereka yang baru kembali ke balik kemudi setelah sekian lama. Sebuah pagar rumah mungkin menjadi saksi bisu, namun pesannya bergema lebih luas: keselamatan berkendara adalah tanggung jawab yang tak mengenal usia.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Umla Medical Center Resmi Beroperasi: Komitmen Umla Perkuat Layanan Kesehatan Mahasiswa dan Warga

12 Okt 2026 - 12:40 WIB

Umla Medical Center Resmi Beroperasi: Komitmen Umla Perkuat Layanan Kesehatan Mahasiswa dan Warga

Visi Bersama Habib Umar bin Hafiz dan Muhammadiyah: Perkuat Pendidikan Islam dan Dukungan Palestina

12 Okt 2026 - 12:38 WIB

Visi Bersama Habib Umar bin Hafiz dan Muhammadiyah: Perkuat Pendidikan Islam dan Dukungan Palestina

Harmoni di Balik Terik: Memahami Prakiraan Cuaca sebagai Kunci Kesiapan Warga di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik

12 Okt 2026 - 09:44 WIB

Harmoni di Balik Terik: Memahami Prakiraan Cuaca sebagai Kunci Kesiapan Warga di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik

Dari Daring ke Tatap Muka: Biro Taarufmu Aisyiyah Jatim Pandu 78 Muda-Mudi Menuju Pernikahan Sakinah

12 Okt 2026 - 09:43 WIB

Dari Daring ke Tatap Muka: Biro Taarufmu Aisyiyah Jatim Pandu 78 Muda-Mudi Menuju Pernikahan Sakinah

Milad ke-78 Ponpes Karangasem Paciran Libatkan Ribuan Peserta, Fokus Tebar Kebaikan

12 Okt 2026 - 09:42 WIB

Milad ke-78 Ponpes Karangasem Paciran Libatkan Ribuan Peserta, Fokus Tebar Kebaikan
Trending di Pendidikan