KlikMojok – Pada hari Rabu, 9 September 2026, Lapangan Sri Waringin Kedanyang di Kedanyang, Kebomas, menjadi saksi bisu atas dua prestasi gemilang yang diukir oleh siswa-siswi SD Almadany dalam ajang Pekan Olahraga (POR) SD/MI Kecamatan Kebomas 2026. Keberhasilan ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari latihan intensif dan keberanian para peserta. Salah satu yang menonjol adalah Muhammad Azhim Ar Rafif, siswa kelas IV Maro SD Almadany, yang berhasil meraih juara dalam salah satu nomor perlombaan.
Kontingen SD Alam Muhammadiyah Kedanyang, yang akrab disapa SD Almadany, telah mempersiapkan diri dengan matang untuk ajang ini. Pada pagi hari pertandingan, tepatnya pukul 07.00 WIB, seluruh peserta bertolak menuju lokasi pertandingan di Lapangan Sri Waringin. Jarak antara sekolah dan lapangan tersebut diperkirakan sekitar 1,5 kilometer. Mengenakan seragam jersey olahraga khas Almadany, semangat bertanding jelas terpancar dari wajah para siswa. Mereka tidak sendiri, karena didampingi oleh dua guru olahraga yang berdedikasi, yakni Bapak Addien Nurhabibillah, S.Pd., dan Bapak Muhammad Thoriq Subhkan, S.Kom.
Di tengah gemuruh sorak-sorai penonton dan ketatnya persaingan, kerja keras para siswa SD Almadany mulai membuahkan hasil yang membanggakan. Muhammad Azhim Ar Rafif, perwakilan dari kelas IV Maro, berhasil menunjukkan kemampuannya yang luar biasa dalam nomor lempar bola. Dengan ketepatan dan kekuatan yang telah diasah, Azhim sukses meraih posisi juara II dalam kategori tersebut.
Tak hanya Azhim, tim estafet putri SD Almadany juga tidak mau ketinggalan dalam mengukir sejarah. Tim yang beranggotakan empat siswi pilihan ini berhasil merebut juara III pada nomor lari estafet 4 x 50 meter. Keempat siswi tangguh yang memperkuat tim estafet putri tersebut adalah Inara Fataniah Sashikirana dan Kinarian Shafhah Juniawan, keduanya berasal dari kelas VI Bengawan Solo. Selain itu, Zahrah Humairoh dari kelas V Kalimas dan Bunga Zaskia Ishkandar dari kelas V Kalibiru turut melengkapi kekuatan tim ini.
Pencapaian gemilang ini tentu saja tidak datang secara instan. Di balik setiap medali dan piala, terdapat proses panjang yang melibatkan seleksi ketat dan serangkaian latihan bertahap. Para peserta telah melalui tahapan persiapan yang cermat untuk memastikan mereka siap bersaing di ajang POR SD/MI Kecamatan Kebomas 2026.
Bapak Addien Nurhabibillah, S.Pd., selaku salah satu guru olahraga SD Almadany yang mendampingi, menjelaskan secara rinci mengenai proses persiapan yang telah dilalui oleh para peserta. Ia mengungkapkan, “Peserta telah melalui seleksi. Mereka juga berlatih selama pembelajaran PJOK dan mendapat latihan tambahan.” Lebih lanjut, Bapak Habib menambahkan bahwa latihan tambahan ini secara khusus difokuskan pada peningkatan kecepatan. Hal ini bertujuan untuk memberikan persiapan yang lebih terarah dan optimal bagi para siswa dalam menghadapi berbagai nomor atletik yang dilombakan.
Meskipun hanya dua nomor yang berhasil meraih juara, SD Almadany sebenarnya mengirimkan kontingen yang cukup besar dengan keikutsertaan dalam 10 cabang lomba yang berbeda. Untuk kelas rendah, siswa-siswi turut serta dalam nomor lari 50 meter putra, lari 50 meter putri, dan lempar bola putra. Sementara itu, siswa-siswi dari kelas tinggi berpartisipasi dalam nomor lari 1.000 meter putra, lari 1.000 meter putri, lari 60 meter putri, lari estafet, dan lempar turbo, menunjukkan komitmen sekolah dalam mengembangkan bakat atletik siswanya.
Ibu Qisnah Arsyila Novitri, Koordinator Bina Prestasi SD Almadany, melihat capaian ini sebagai bagian integral dari upaya pembinaan siswa secara menyeluruh. Ia menegaskan, “Keberhasilan ini menegaskan bahwa SD Almadany tidak hanya fokus pada prestasi akademik. Kami juga memberi ruang bagi siswa untuk berprestasi di bidang olahraga.” Pernyataan ini menggarisbawahi visi sekolah untuk mengembangkan potensi siswa tidak hanya dalam ranah intelektual, tetapi juga dalam aspek fisik dan non-akademik lainnya.
Oleh karena itu, dua gelar juara yang berhasil dibawa pulang oleh SD Almadany ini bukan sekadar deretan angka dalam daftar kejuaraan semata. Lebih dari itu, kedua gelar ini merupakan bukti nyata dari sebuah proses panjang yang melibatkan disiplin latihan, ketekunan, dan keberanian para siswa dalam menghadapi tekanan arena pertandingan. Setiap langkah, setiap lemparan, dan setiap detik lari mereka adalah cerminan dari dedikasi yang tak tergoyahkan.
Pada akhirnya, Pekan Olahraga (POR) SD/MI Kecamatan Kebomas 2026, yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK Kecamatan Kebomas, sukses menjelma menjadi sebuah panggung inspiratif. Ajang ini memberikan kesempatan berharga bagi para siswa untuk menguji dan menampilkan kemampuan terbaik mereka. Di lintasan lari, mereka belajar tentang pentingnya mengejar waktu dan ketepatan. Di arena lempar, mereka memahami bagaimana mengukur kekuatan dan strategi. Capaian ini secara keseluruhan menunjukkan bahwa setiap potensi yang dimiliki siswa, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik, pantas mendapatkan ruang yang luas untuk tumbuh dan berkembang.












