Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Peresmian Gedung Baru SD Mumtaz Diwarnai Rekor MURI dan Lukisan Digital Karya Siswa Bertalenta

badge-check

Peresmian Gedung Baru SD Mumtaz Diwarnai Rekor MURI dan Lukisan Digital Karya Siswa Bertalenta Perbesar

KlikMojok – Pada Sabtu, 10 Oktober 2026, peresmian gedung baru SD Muhammadiyah 1 dan 2 Taman (SD Mumtaz) di Sidoarjo dimeriahkan oleh dua pencapaian luar biasa dari para siswanya. Momen penting ini menyaksikan ansambel siswa berhasil mencatat rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), sementara seorang siswa DKV Vocatama, Muhammad Rafa Raihan Wahyudi, mempersembahkan lukisan digital bergambar Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si.

Gedung baru SD Mumtaz, yang merupakan amal usaha dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sepanjang, secara resmi diresmikan oleh Haedar Nashir sendiri.

Salah satu segmen yang paling menarik perhatian dalam rangkaian acara peresmian tersebut adalah penampilan ansambel siswa. Mereka menampilkan lagu daerah Maumere dengan irama yang meriah, di bawah arahan konduktor Dedy Firdaus Prasetyono, seorang seniman terkemuka asal Sukodono.

Melalui penampilan yang memukau ini, SD Muhammadiyah 1 dan 2 Taman, yang akrab disebut SD Mumtaz, berhasil mencatat rekor MURI. Rekor tersebut diberikan dalam kategori “Ansambel dengan Alat Musik Terbanyak yang Dimainkan oleh Siswa SD Usia 9–11 Tahun”.

Dedy Firdaus Prasetyono menjelaskan bahwa para siswa mempersiapkan pertunjukan istimewa ini dalam waktu yang relatif singkat, yakni sekitar satu setengah bulan.

“Persiapan berlatih alhamdulillah tidak lama, hanya 1,5 bulan saja,” ujarnya, mengungkapkan rasa syukurnya.

Ia juga menambahkan bahwa ia merasa sangat senang mendampingi proses latihan para siswa dan tidak menghadapi kesulitan berarti selama periode persiapan tersebut.

Sebelumnya, acara juga diawali dengan penampilan Aqilla Wahyu S., seorang siswa SD Mumtaz, yang memimpin seluruh hadirin untuk menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dan mars “Sang Surya”, diiringi oleh Paduan Suara Gita Surya Kencana.

Di sisi lain, sebuah kisah inspiratif juga terjadi di balik panggung. Muhammad Rafa Raihan Wahyudi, siswa jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) dari Vocatama—SMK Muhammadiyah 1 dan 2 Taman—mendapatkan kesempatan istimewa untuk bertemu dengan Haedar Nashir sambil membawa sebuah karya seninya.

Rafa dengan bangga menunjukkan lukisan digital yang ia buat, menampilkan potret Haedar Nashir. Dalam pertemuan berharga tersebut, Rafa didampingi oleh Ismi Qonita Azis, S.Pd.

Bagi Rafa, karya seni ini bukan hanya sekadar lukisan, melainkan juga sebuah kesempatan emas untuk menunjukkan hasil pembelajaran dan keterampilan yang telah ia kembangkan secara mendalam di jurusan DKV.

Putra dari pasangan Wahyudi dan Sekar Wesy ini memang memiliki minat yang kuat terhadap dunia gambar dan seni visual. Saat ini, ia juga sedang menimba pengalaman profesional melalui program magang di PT Pikaler Creative Studio.

Namun, kesibukan Rafa tidak terbatas pada bidang desain saja. Ia juga memiliki prestasi gemilang dalam bidang agama, di mana ia telah berhasil menghafal delapan juz Al-Qur’an dan kini sedang dalam proses menuju juz kesembilan.

Di bawah bimbingan Supriyadi, pembina Pendidikan Agama Islam (PAI) Vocatama, Rafa juga beberapa kali dipercaya untuk mengisi kajian di berbagai masjid Muhammadiyah. Kegemarannya dalam membaca menjadi salah satu modal penting baginya saat menyampaikan materi di hadapan jemaah.

Lukisan digital Haedar Nashir diselesaikan Rafa di tengah padatnya jadwal akademik. Meskipun harus menghadapi Sumatif Tengah Semester dan mempersiapkan diri untuk Tes Kemampuan Akademik (TKA), ia tetap menyempatkan waktu untuk menyelesaikan karya tersebut dengan dedikasi tinggi.

“Dengan banyak bantuan dari bapak dan ibu guru beserta PCM Sepanjang, tentu bagi saya ini merupakan momen yang membanggakan. Terlebih saya bisa mengenalkan Vocatama melalui karya,” tutur Rafa, mengungkapkan kebanggaannya.

Menurut Rafa, Vocatama secara konsisten memberikan ruang yang luas bagi para siswanya untuk mengembangkan karya sesuai dengan jurusan dan kemampuan unik masing-masing individu.

Selain itu, Rafa juga aktif menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Vocatama. Oleh karena itu, pertemuannya dengan Haedar Nashir tidak hanya sekadar momen untuk berfoto bersama.

Ia berharap pengalaman berharga ini dapat menjadi sumber penyemangat bagi dirinya sendiri dan seluruh kader lainnya untuk terus mengasah kemampuan di bidang masing-masing. Dengan demikian, keterampilan yang dimiliki dapat memberikan manfaat yang luas dan memotivasi orang lain untuk terus berkembang dan berprestasi.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Ketika Nyala Api Merenggut Mimpi: Pelajaran dari Kebakaran Warung Akibat Korsleting Listrik di Gresik

11 Okt 2026 - 09:43 WIB

Ketika Nyala Api Merenggut Mimpi: Pelajaran dari Kebakaran Warung Akibat Korsleting Listrik di Gresik

Mengembangkan Karakter dan Spiritual: 103 Santri MBS Madinatul Ilmi Bertadabur Alam di Dua Lokasi Eksotis

11 Okt 2026 - 09:42 WIB

Mengembangkan Karakter dan Spiritual: 103 Santri MBS Madinatul Ilmi Bertadabur Alam di Dua Lokasi Eksotis

Tragedi di Pertigaan Karangrejo: Pelajaran Berharga dari Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu di Magetan

11 Okt 2026 - 06:14 WIB

Tragedi di Pertigaan Karangrejo: Pelajaran Berharga dari Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu di Magetan

Senja di Tengah Jagung: Kisah Haru Lansia Kuli Bangunan yang Meninggal di Sawah Ponorogo

11 Okt 2026 - 06:13 WIB

Senja di Tengah Jagung: Kisah Haru Lansia Kuli Bangunan yang Meninggal di Sawah Ponorogo

Pengalaman Langsung: Siswa SDAI eLKISI Kuasai Perkembangbiakan Tumbuhan Lewat Praktik di Edupark

11 Okt 2026 - 06:12 WIB

Pengalaman Langsung: Siswa SDAI eLKISI Kuasai Perkembangbiakan Tumbuhan Lewat Praktik di Edupark
Trending di Pendidikan