Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Ketika Canda Tak Lagi Lucu: Menguak Jejak Pelecehan Verbal di UPN Veteran Jatim

badge-check

Ketika Canda Tak Lagi Lucu: Menguak Jejak Pelecehan Verbal di UPN Veteran Jatim Perbesar

KlikMojok – Ruang-ruang kelas universitas seharusnya menjadi benteng aman bagi tumbuh kembang intelektual, tempat ide-ide bersemi dan etika dijunjung tinggi. Namun, bagi sebagian mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur, benteng itu seolah terkikis oleh bayang-bayang ketidaknyamanan. Setelah sempat dihebohkan kasus manipulasi foto mahasiswi berbasis kecerdasan buatan (AI) pada Agustus lalu, kini institusi pendidikan tersebut kembali dihadapkan pada dugaan serius: pelecehan verbal yang dilakukan oleh seorang dosen.

Sosok yang disorot adalah dosen mata kuliah Bela Negara berinisial H, yang diduga berulang kali melontarkan candaan berbau pelecehan saat proses belajar mengajar. Kasus ini mulai mencuat ke permukaan dan menjadi perbincangan hangat setelah keluhan para mahasiswa tersebar luas melalui sebuah akun Instagram anonim, menyulut keresahan di kalangan civitas akademika.

Menanggapi situasi ini, Humas UPN Veteran Jatim, Nizwan Amin, memberikan konfirmasi awal. “Ketika mengajar mata kuliah Bela Negara di beberapa kelas, memang guyonannya Pak H cenderung guyonan seksis,” ungkap Nizwan Amin pada Sabtu (3/10/2026), menggarisbawahi sifat candaan yang memicu keluhan.

Keresahan publik ini tidak diabaikan oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) UPN Veteran Jatim. Dengan sigap, mereka memanggil dosen H bersama Koordinator Mata Kuliah Umum untuk meminta penjelasan awal mengenai dinamika dan proses pembelajaran yang berlangsung di kelas. Langkah ini merupakan bagian dari prosedur awal investigasi kampus.

Meski demikian, Nizwan menjelaskan bahwa status dosen H masih sebagai terduga pelaku. “Statusnya masih terduga pelaku, karena belum ada yang lapor resmi ke PPKS. Tapi anak-anak kemarin saya tanya, katanya sudah ada beberapa yang laporan,” jelas Nizwan, menunjukkan adanya laporan verbal dari mahasiswa meskipun belum formal.

Saat ini, Satgas PPKS tengah berfokus pada pengumpulan bukti-bukti yang relevan dan meminta keterangan dari para saksi, khususnya mahasiswa yang menjadi peserta kelas tersebut. Penelusuran mendalam ini krusial dan harus diselesaikan sebelum Satgas PPKS dapat menyerahkan rekomendasi putusan akhir kepada pimpinan universitas, yang akan menentukan langkah selanjutnya bagi dosen H.

Rangkaian kejadian ini, yang datang tak lama setelah laporan Himpunan Mahasiswa (Hima) terkait kasus foto tidak senonoh buatan AI yang sempat dimediasi pada April namun kembali mencuat pada Agustus, menjadi ujian berat bagi kepatuhan etik pihak kampus. Ini menyoroti tantangan berkelanjutan dalam memastikan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Nizwan Amin menegaskan komitmen universitas dalam menghadapi isu ini. “Yang pasti respon kampus sangat tegas. Ketika memang ada bukti dan terbukti, pasti ada hukuman. Regulasi dan sebagainya nanti dari pimpinan,” pungkasnya, menjanjikan tindakan tegas jika dugaan pelecehan verbal ini terbukti benar. Kasus ini menjadi pengingat penting akan urgensi menjaga integritas ruang pendidikan dan melindungi hak-hak mahasiswa.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Jendela Baru Kemandirian: Aisyiyah Buka Peluang Konten Kreator untuk Disabilitas di Era Digital

3 Okt 2026 - 21:05 WIB

Jendela Baru Kemandirian: Aisyiyah Buka Peluang Konten Kreator untuk Disabilitas di Era Digital

Praktik Jurnalistik Mobile: Guru dan Murid SMP Musasi Ubah Foto Ponsel Jadi Berita

3 Okt 2026 - 21:03 WIB

Praktik Jurnalistik Mobile: Guru dan Murid SMP Musasi Ubah Foto Ponsel Jadi Berita

Lazismu Jatim dan Bojonegoro Survei Lokasi Sumur Bor di Masjid: Wujudkan Akses Air Bersih

3 Okt 2026 - 21:02 WIB

Lazismu Jatim dan Bojonegoro Survei Lokasi Sumur Bor di Masjid: Wujudkan Akses Air Bersih

Siswa SD Muri Latih Ketahanan Fisik dan Mental di 117 Anak Tangga Giri Kedaton

3 Okt 2026 - 18:45 WIB

Siswa SD Muri Latih Ketahanan Fisik dan Mental di 117 Anak Tangga Giri Kedaton

PCNA Brondong Bekali Kader dengan Digital Marketing dan AI untuk Jangkau Pasar Lebih Luas

3 Okt 2026 - 18:44 WIB

PCNA Brondong Bekali Kader dengan Digital Marketing dan AI untuk Jangkau Pasar Lebih Luas
Trending di Pendidikan