KlikMojok – Pada Sabtu pagi, 19 September 2026, ratusan anak-anak dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Aisyiyah memadati Atrium Gresmall Gresik. Mereka berkumpul untuk merayakan Gebyar Kreativitas Anak Aisyiyah sekaligus memperingati Milad ke-29 Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Pimpinan Daerah Kabupaten Gresik, yang diisi dengan beragam aksi seni dan kepedulian sosial.
Suasana di Atrium Gresmall pada Sabtu pagi (19/09/2026) begitu ramai dan penuh keceriaan. Ratusan anak, didampingi oleh orang tua mereka, memenuhi pusat perbelanjaan tersebut. Kostum warna-warni yang dikenakan oleh para peserta cilik semakin menambah semarak acara. Momen istimewa ini menjadi penanda digelarnya Gebyar Kreativitas Anak Aisyiyah sekaligus perayaan Milad ke-29 Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Pimpinan Daerah Kabupaten Gresik.
Acara ini mengusung tema “Meneguhkan Peran Guru Aisyiyah Dalam Mewujudkan Guru PAUD Berkualitas Menuju Generasi Emas 2045”. Sebanyak kurang lebih 800 anak dari jenjang Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-kanak (TK) Aisyiyah se-Kabupaten Gresik turut serta dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari berbagai Wilayah Kerja (Wilker), meliputi Wilker Tengah, Utara, hingga Selatan. Selain menampilkan berbagai pentas seni anak, panitia juga menyertakan sebuah aksi sosial bernama IGABA Peduli Bencana sebagai bagian dari rangkaian acara.
Rangkaian kegiatan secara resmi dibuka oleh panitia dengan memimpin senam bersama, sebelum kemudian dilanjutkan ke acara inti berupa pentas seni anak-anak. Manajemen Gresmall menjadi pihak pertama yang menyampaikan sambutan. Mereka mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh IGABA Kabupaten Gresik, yang telah memilih Atrium Gresmall sebagai sarana ekspresi dan kreasi positif bagi anak-anak usia dini.
Setelah itu, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Gresik, Innik Hikmatin, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi kepada seluruh jajaran pengurus IGABA. Beliau memuji konsistensi organisasi tersebut dalam mendampingi serta terus-menerus meningkatkan kapasitas para pendidik Aisyiyah.
Alimatul Ningsih, S.Pd., selaku Pengawas PAUD Kecamatan Manyar, juga turut memberikan arahan. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya ketersediaan ruang ekspresi yang memadai untuk mendukung tumbuh kembang anak.
“Gebyar kreativitas ini bukan sekadar ajang unjuk keterampilan, melainkan sarana melatih keberanian, kepercayaan diri, serta motorik anak sejak dini. Guru-guru Aisyiyah telah membuktikan dedikasi mereka dalam membentuk fondasi karakter Generasi Emas 2045 yang berakhlak mulia dan kreatif,” ujar Alimatul Ningsih dengan tegas.
Panggung utama berhasil menyedot perhatian banyak pengunjung mall dan juga para orang tua murid. Tepuk tangan riuh berulang kali membahana, mengapresiasi setiap aksi polos dan menggemaskan dari anak-anak. Salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian adalah tarian Jangkrik Genggong yang dibawakan oleh siswa-siswi Kelompok Bermain (KB) Cahaya Aisyiyah. Dua pendidik, yaitu Yuyun dan Fitri, secara langsung melatih dan membimbing para siswa ini hingga mampu tampil dengan sangat memukau.
Yuyun, salah satu pendidik, tidak dapat menyembunyikan rasa bangga dan harunya setelah menyaksikan anak didiknya berhasil menari di atas panggung besar.
“Melihat anak-anak usia dini khususnya KB bisa tampil berani, kompak, dan tersenyum ceria di depan ratusan penonton memberikan kebahagiaan tersendiri yang tidak tertandingi bagi kami para guru,” ungkap Yuyun.
“Meskipun latihan hanya berlangsung singkat dalam beberapa minggu terakhir, anak-anak mampu memberikan tampilan terbaik. Kami tentu membutuhkan kesabaran ekstra, namun hari ini mereka tampil luar biasa,” tambah Bunda Yuyun dengan perasaan haru.
Kebahagiaan serupa juga dirasakan oleh para orang tua yang setia mendampingi buah hati mereka. Ibunda dari Arimbi, salah satu murid KB Cahaya Aisyiyah, menyatakan rasa syukur yang mendalam karena putrinya mendapatkan kesempatan berharga untuk tampil dalam ajang tingkat kabupaten ini.
“Awalnya saya sempat khawatir anak saya akan gugup atau menangis di panggung karena tempatnya sangat ramai. Namun ternyata, begitu musik berbunyi, dia tampil sangat percaya diri dan berani. Saya mengucapkan terima kasih kepada Bunda guru yang sudah melatih dengan sangat sabar. Acara ini benar-benar memberikan pengalaman berharga buat anak-anak,” cerita Ibunda Arimbi dengan wajah penuh kegembiraan.
Melalui perayaan Milad ke-29 IGABA ini, para pengurus besar harapan agar semangat para pendidik PAUD dan TK Aisyiyah di Kabupaten Gresik semakin terpacu untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Selain fokus mengasah potensi kecerdasan anak didik, penyerahan bantuan melalui aksi IGABA Peduli Bencana yang dilakukan di lokasi acara juga berfungsi untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial sejak dini kepada generasi penerus bangsa.












