Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Madura Raya Kirim Delegasi Lengkap ke CRM Award 2026: Empat Kabupaten Siap Bersaing

badge-check

Madura Raya Kirim Delegasi Lengkap ke CRM Award 2026: Empat Kabupaten Siap Bersaing Perbesar

KlikMojok – Madura Raya menunjukkan komitmennya dalam pengembangan organisasi dengan mengirimkan empat delegasi peserta dari empat kabupaten berbeda untuk berpartisipasi dalam ajang bergengsi Cabang Ranting Masjid (CRM) Award tahun 2026. Kompetisi ini rencananya akan diselenggarakan di Gombong, Kebumen, Jawa Tengah, pada Januari 2027.

Para peserta CRM Award 2026 yang mewakili wilayah Madura Raya tersebut berasal dari empat kabupaten utama, yaitu Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Setiap delegasi ini secara komprehensif merepresentasikan unsur-unsur penting dalam struktur Muhammadiyah, mencakup perwakilan dari cabang, ranting, serta masjid Muhammadiyah di daerah mereka masing-masing.

Informasi mengenai keikutsertaan delegasi Madura Raya ini disampaikan secara langsung oleh Wakil Ketua Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Jawa Timur, Ahmad Ridho Pambudi, dalam sebuah wawancara dengan Tagar.co pada hari Kamis, 15 Oktober 2026.

Detail mengenai partisipasi Madura Raya ini diungkapkan setelah adanya Regional Meeting LPCRPM Jatim yang khusus membahas wilayah Madura.

CRM Award 2026 kali ini mengusung tema sentral ‘Menggerakkan Kaum Muda, Menguatkan Jemaah’. Tema tersebut secara eksplisit menyoroti urgensi keterlibatan aktif generasi muda dalam upaya penguatan jemaah serta pengembangan berkelanjutan gerakan dakwah Muhammadiyah, khususnya melalui peran strategis cabang, ranting, dan masjid.

Lebih lanjut, Ahmad Ridho Pambudi menjelaskan bahwa dari Kabupaten Bangkalan, terdapat dua masjid yang diikutsertakan dalam CRM Award 2026, yakni Masjid Al-Huda Burneh dan Masjid Sabilil Muttaqin Telang. Selain perwakilan masjid, Ranting Telang juga turut berpartisipasi untuk kategori ranting, sementara Cabang Burneh diamanahi untuk mewakili kategori cabang.

Dari Kabupaten Sampang, delegasi yang dikirimkan meliputi Masjid Ad-Dakwah untuk kategori masjid. Selanjutnya, Ranting Gunong Sekar dipercaya untuk mewakili kategori ranting, dan Cabang Sampang akan berkompetisi di kategori cabang.

Partisipasi yang luas ini secara jelas menunjukkan tingkat keterlibatan komprehensif unsur-unsur Muhammadiyah, mulai dari tingkat masjid hingga cabang. Melalui ajang kompetisi ini, setiap elemen organisasi diberikan ruang yang signifikan untuk mengembangkan potensi diri serta memperkuat gerakan dakwah yang mereka jalankan di lingkungan masing-masing.

Sementara itu, perwakilan dari Kabupaten Pamekasan juga tidak kalah lengkap, dengan dua masjid yang mengikuti ajang ini: Masjid Hikmah Pademawu dan Masjid Al-Furqon Tlanakan. Untuk kategori ranting, Ranting Bugih Kota menjadi wakil, sedangkan Cabang Kota Pamekasan akan bersaing di kategori cabang.

Kabupaten Sumenep melengkapi daftar dengan mengirimkan dua masjid, yaitu Masjid Darussalam Salam dan Masjid Mujahidin. Kategori ranting akan diwakili oleh Ranting Kalikata yang berlokasi di Arjasa, sementara Cabang Kota Sumenep akan menjadi representasi untuk kategori cabang.

Dengan komposisi delegasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa keempat kabupaten di Madura Raya ini berhasil mengirimkan perwakilan dari ketiga unsur utama dalam struktur Muhammadiyah, yakni masjid, ranting, dan cabang.

CRM Award sendiri memiliki tujuan fundamental untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antara cabang, ranting, serta masjid Muhammadiyah. Hal ini krusial untuk menjadikan ketiganya sebagai basis gerakan dakwah yang semakin kokoh dan berdaya guna dalam masyarakat.

Lebih dari itu, kegiatan ini juga bertujuan mendorong terwujudnya kesamaan persepsi dan arah gerakan yang jelas dalam upaya pengembangan cabang, ranting, dan masjid Muhammadiyah di berbagai wilayah di seluruh Indonesia. Dengan adanya kesamaan arah ini, diharapkan koordinasi antarlembaga akan semakin kuat dan program-program dakwah dapat berjalan dengan lebih berkelanjutan.

Penghargaan ini juga memiliki misi untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan dan kualitas kepemimpinan di tingkat lokal. Melalui praktik pengelolaan yang efektif, akuntabel, dan produktif, cabang, ranting, serta masjid diharapkan dapat memberikan kontribusi dan manfaat yang lebih luas bagi para jemaah maupun masyarakat sekitar.

Tidak hanya itu, CRM Award juga aktif mendorong semangat kolaborasi dan inovasi dalam upaya memakmurkan masjid, sekaligus membangun ketangguhan organisasi Muhammadiyah hingga ke tingkat akar rumput.

Selain berbagai tujuan tersebut, CRM Award juga berfungsi sebagai platform penting untuk menggali, mendokumentasikan, dan kemudian menyebarluaskan berbagai praktik baik (best practices) dalam pengelolaan masjid serta pengembangan cabang dan ranting yang berhasil diterapkan di berbagai wilayah.

Ahmad Ridho Pambudi, yang akrab disapa Kung Ridho, menyampaikan harapannya agar Jawa Timur dapat kembali mengukir prestasi dalam ajang CRM Award tahun ini. Ia secara khusus berharap capaian gemilang yang diraih pada tahun sebelumnya dapat terulang kembali dalam penyelenggaraan mendatang.

Dengan penuh optimisme, Kung Ridho menyatakan, “Semoga Jawa Timur bisa meraih kejuaraan CRM Award seperti tahun sebelumnya.”

Harapan yang dilontarkan oleh Kung Ridho ini tentu menjadi motivasi dan dorongan kuat bagi para peserta dari Madura Raya untuk berpartisipasi aktif dalam pengembangan cabang, ranting, dan masjid Muhammadiyah. Di samping itu, keterlibatan mereka juga diharapkan mampu memperkuat gerakan dakwah serta meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada para jemaah.

Secara keseluruhan, melalui penyelenggaraan CRM Award 2026 oleh LPCRPM yang akan berlangsung di Gombong, Kebumen, Jawa Tengah, pada Januari 2027, Muhammadiyah secara konsisten mendorong penguatan peran cabang, ranting, dan masjid. Ketiga elemen ini dipandang sebagai basis utama dakwah sekaligus ruang vital untuk pemberdayaan masyarakat. Tema ‘Menggerakkan Kaum Muda, Menguatkan Jemaah’ menjadi pengingat krusial akan pentingnya kolaborasi lintas generasi guna menjaga keberlanjutan dan relevansi gerakan Muhammadiyah di masa depan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

13 Siswa SMA Muhi Jelajahi 3 Negara dalam Program ILCCP 3: Bekal Wawasan Global

16 Okt 2026 - 09:44 WIB

13 Siswa SMA Muhi Jelajahi 3 Negara dalam Program ILCCP 3: Bekal Wawasan Global

Ketika Samudra Memulangkan Senyap: Kisah Pencarian Nelayan Pacitan yang Hilang di Ngadirojo

16 Okt 2026 - 06:13 WIB

Ketika Samudra Memulangkan Senyap: Kisah Pencarian Nelayan Pacitan yang Hilang di Ngadirojo

Luka Bara di Lereng Bromo: Empat Nyawa Terenggut, Menanti Jawaban dari Konservasi yang Terluka

16 Okt 2026 - 06:12 WIB

Luka Bara di Lereng Bromo: Empat Nyawa Terenggut, Menanti Jawaban dari Konservasi yang Terluka

PCM Rawamangun Gali Inovasi Pendidikan Unggul, dari Tahfiz hingga Cambridge di SMP UMP

16 Okt 2026 - 06:12 WIB

PCM Rawamangun Gali Inovasi Pendidikan Unggul, dari Tahfiz hingga Cambridge di SMP UMP

Gresia Almanda, Siswi Vocatama, Juara Content Creator Ajak Pelajar Bijak Berdigital

16 Okt 2026 - 06:11 WIB

Gresia Almanda, Siswi Vocatama, Juara Content Creator Ajak Pelajar Bijak Berdigital
Trending di Pendidikan