Menu

Mode Gelap
Viral Video Penganiayaan Pelajar MTs di Blitar, Dipicu Cemburu Komentar TikTok BMKG: Cuaca Jombang, Kediri, Mojokerto Mayoritas Berawan, Minim Hujan Jelang Muktamar NU 2026 STIT Muhammadiyah Lumajang Buka Dua Program Studi Baru, Fokus Cetak Lulusan Berkompetensi Tinggi KKN STIT Mubo Bojonegoro Berakhir Manis, Warga Pilang Nikmati Layanan Kesehatan Gratis Review Bisnis Kuliner Surabaya: Efisiensi & Data Kunci Sukses Bertahan Wawali Kota Kediri Ajak Santri Ponpes Wali Barokah Isi Kemerdekaan dengan Karya

Pendidikan

KKN STIT Mubo Bojonegoro Berakhir Manis, Warga Pilang Nikmati Layanan Kesehatan Gratis

badge-check


					KKN STIT Mubo Bojonegoro Berakhir Manis, Warga Pilang Nikmati Layanan Kesehatan Gratis Perbesar

KlikMojok – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 01 Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Bojonegoro secara resmi berakhir pada Rabu, 19 Agustus 2026. Acara penutupan yang digelar di Balai Desa Pilang, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, ditandai dengan penyelenggaraan layanan pengobatan gratis serta pembagian santapan bakso cuma-cuma bagi warga setempat, mengakhiri sebulan penuh pengabdian mahasiswa di desa tersebut.

Lebih dari sekadar ritual seremonial perpisahan, acara penutupan KKN ini menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturahmi yang telah terjalin. Para mahasiswa memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Pilang, para ketua RT dan RW, serta seluruh lapisan masyarakat yang telah menerima dan mendukung setiap langkah mereka selama ini.

Sejak awal menerjunkan diri di Desa Pilang, mahasiswa KKN Kelompok 01 telah merancang dan melaksanakan berbagai program kerja yang berlandaskan pada kebutuhan riil warga. Pengabdian mereka mencakup lintas sektor, mulai dari bidang sosial, pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga pertanian, peternakan, dan pemberdayaan masyarakat. Seluruh rangkaian aksi nyata ini bertujuan untuk memberikan kontribusi yang berkesan sebelum mereka kembali ke kampus.

Koordinator Desa (Kordes) KKN Kelompok 01, Muhammad Adi Fatih Al Ma’iyi, menyampaikan permohonan maaf dan rasa terima kasihnya di hadapan warga. “Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga Desa Pilang apabila selama kami berada di sini masih banyak kekurangan, baik dalam pelaksanaan program kerja maupun dalam pergaulan sehari-hari. Mungkin ada perkataan, sikap, atau tindakan dari kami yang kurang berkenan di hati masyarakat. Untuk itu, kami memohon maaf yang sebanyak-banyaknya,” ujar Adi dengan nada tulus.

Apresiasi tinggi juga dilayangkan oleh Adi atas keterlibatan aktif warga yang menjadi kunci suksesnya seluruh program pengabdian. “Kami juga mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada seluruh warga Desa Pilang yang sudah menerima kami dengan sangat baik, membantu kami, mendukung setiap kegiatan, dan ikut menyukseskan seluruh program kerja yang telah kami laksanakan,” tuturnya. Ia menambahkan, “Tanpa bantuan dan dukungan dari masyarakat, tentu kegiatan-kegiatan kami tidak akan berjalan seperti yang diharapkan.”

Usai seremoni penutupan, suasana di Balai Desa Pilang semakin semarak. Mahasiswa menggelar layanan pengobatan gratis yang melayani 50 warga Desa Pilang. Dalam memfasilitasi pemeriksaan dan konsultasi kesehatan ini, KKN Kelompok 01 berkolaborasi dengan Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro. Warga menyambut kesempatan ini dengan gembira, sebab mereka bisa memeriksakan kondisi tubuh tanpa perlu mengeluarkan biaya.

Keceriaan warga kian lengkap dengan kehadiran mangkuk-mangkuk bakso hangat. Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) turut menyokong acara ini dengan membagikan bakso gratis kepada warga yang hadir. Perpaduan layanan kesehatan dan santapan bakso gratis ini membalut acara perpisahan KKN Kelompok 01 menjadi ajang berbagi yang penuh manfaat nyata.

Kepala Desa Pilang, Hj. Noto, mengutarakan rasa bangga dan apresiasinya atas seluruh dedikasi yang ditunjukkan oleh para mahasiswa selama bertugas di desanya. “Kami dari Pemerintah Desa Pilang mengucapkan terima kasih kepada seluruh mahasiswa KKN Kelompok 01 yang selama berada di Desa Pilang telah ikut membantu masyarakat dan melaksanakan berbagai kegiatan. Kami sangat mengapresiasi program-program yang telah dilakukan karena mahasiswa sudah berusaha untuk berbaur dengan masyarakat dan memberikan kontribusi bagi desa,” puji Hj. Noto.

Bagi para mahasiswa, tuntasnya masa KKN bukan hanya tentang gugurnya sebuah kewajiban akademik. Lebih dari itu, pengalaman berada di tengah-tengah masyarakat Desa Pilang menjadi pelajaran hidup yang amat berharga. Meskipun mahasiswa KKN Kelompok 01 telah berpamitan secara resmi, mereka berharap tali silaturahmi yang telah terjalin erat dengan warga Desa Pilang tidak akan pernah terputus oleh jarak dan waktu.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

STIT Muhammadiyah Lumajang Buka Dua Program Studi Baru, Fokus Cetak Lulusan Berkompetensi Tinggi

23 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Merajut Asa di Kelas Inklusi: Spemduta dan Psikolog Humanity Menyelami Hati Setiap Murid

23 Agustus 2026 - 07:18 WIB

Dari Septic Tank ke Kesadaran Lingkungan: Kisah Lazismu Jatim Membangun Asa di Kaliampo

23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Manisnya Kemerdekaan di Balik Papan Tulis: Ketika Guru SD Muri Berkreasi dengan Kue Merah Putih

23 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Merdeka Belajar, Merdeka Berjiwa: Refleksi Kemerdekaan Sejati di Muhammadiyah Boarding School Porong

23 Agustus 2026 - 04:59 WIB

Trending di Pendidikan