Menu

Mode Gelap
Kebakaran Heboh! 120 Rumah Adat Sasak di Dusun Sade Lombok Tengah Ludes Dilalap Api Prabowo Tegaskan Negara Hadir Penuh, Kerahkan Ribuan Armada Tangani Karhutla dan Bencana! Ketika Santri Berteknologi: Inovasi Digital Mengawal Muktamar NU ke-35 di Jombang Ketika Bara Kecil Menjelma Ancaman: Pelajaran dari Kebakaran Gudang Rosok di Ponorogo Membangun Karakter Generasi Muda: Lazismu Jember Perkuat Filantropi di Sekolah Muhammadiyah KKN STIT Miftahul Midad Sukses Pererat Kebersamaan Warga Labruk Kidul Lewat Lomba Edukatif HUT RI ke-81

Pendidikan

KKN STIT Miftahul Midad Sukses Pererat Kebersamaan Warga Labruk Kidul Lewat Lomba Edukatif HUT RI ke-81

badge-check


					KKN STIT Miftahul Midad Sukses Pererat Kebersamaan Warga Labruk Kidul Lewat Lomba Edukatif HUT RI ke-81 Perbesar

KlikMojok – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dari STIT Miftahul Midad Lumajang baru-baru ini sukses berkolaborasi dengan pengurus Rukun Warga (RW) 01 dan RW 02 Desa Labruk Kidul. Kolaborasi ini menghasilkan perayaan bertajuk ‘Semarak P17ulasan’ yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara meriah tersebut berlangsung di Gang Tengah, Desa Labruk Kidul, selama dua hari penuh pada Sabtu dan Ahad, tanggal 22-23 Agustus 2026.

Aktivitas yang digelar ini berhasil menarik partisipasi signifikan, melibatkan total 74 anak-anak serta 52 orang dewasa dari komunitas setempat. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang secara khusus, memadukan elemen perlombaan yang bersifat edukatif dengan berbagai permainan menarik. Tujuan utamanya adalah tidak hanya untuk memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan, tetapi juga untuk mempererat jalinan kebersamaan di antara seluruh warga desa.

Dengan semangat ‘Semarak Kemerdekaan, Generasi Cerdas, Warga Berkarya dan Erat dalam Kebersamaan’, acara ini digelar selama dua hari berturut-turut. Pada hari Sabtu, kegiatan dimulai pada malam hari, tepatnya pukul 19.00 WIB, dan berakhir sekitar pukul 22.00 WIB. Sementara itu, pada hari Ahad, kemeriahan dimulai lebih pagi, yakni pukul 07.00 WIB, dan berakhir menjelang siang pada pukul 11.00 WIB.

Penyelenggaraan acara ini menjadi bagian integral dari program kerja KKN Tematik STIT Miftahul Midad. Inisiatif ini merupakan wujud nyata dari pengabdian serta kontribusi para mahasiswa kepada masyarakat. Jenis-jenis lomba yang dipilih dalam kegiatan ini dirancang secara cermat untuk mengombinasikan berbagai unsur penting, meliputi aspek pendidikan, hiburan, pengembangan kreativitas, dan penguatan nilai kebersamaan, semuanya terangkum dalam satu rangkaian kegiatan yang harmonis.

Danda Ardana, yang menjabat sebagai Koordinator Desa KKN-T STIT Miftahul Midad, menjelaskan bahwa para mahasiswa memiliki keinginan kuat agar program KKN yang mereka jalankan tidak hanya berhenti pada pelaksanaan kegiatan formal semata. Menurut Danda, melalui kegiatan semacam ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan berharga untuk dapat berbaur dan berinteraksi secara langsung dengan seluruh lapisan masyarakat.

“Kami dari KKN memang punya program kerja, tapi kami enggak ingin kegiatannya cuma sekadar formalitas. Kami ingin bisa ikut berbaur dengan warga, bikin kegiatan yang bisa dinikmati bersama, sekaligus ada nilai edukasinya buat anak-anak,” ujar Danda Ardana.

Untuk kategori anak-anak, beragam jenis lomba telah disiapkan. Lomba Estafet Cerdas Cermat menarik partisipasi sembilan tim, sementara Corong Bendera diikuti oleh 24 anak, dan Roma Dangdut berhasil menghibur 23 anak. Selain itu, Lomba Mewarnai khusus untuk kategori Taman Kanak-kanak (TK) diikuti oleh 11 anak. Secara spesifik, dalam Lomba Estafet Cerdas Cermat, materi yang diujikan mencakup sambung ayat Al-Qur’an, penguasaan kosa kata Bahasa Inggris, serta kemampuan menyusun Puzzle Pahlawan.

Tidak hanya anak-anak, kategori dewasa juga disemarakkan dengan empat jenis perlombaan yang tak kalah menarik. Lomba Paku Botol diikuti oleh sembilan tim, begitu pula dengan Gedruk Balon yang juga melibatkan sembilan tim. Selanjutnya, Bola Goyang berhasil menarik 28 peserta, dan Tempeh Bola diikuti oleh 24 peserta.

Sejak perlombaan dimulai, tingkat antusiasme dari para peserta tampak sangat tinggi. Baik anak-anak maupun peserta dewasa menunjukkan semangat yang luar biasa dalam mengikuti setiap sesi perlombaan. Di sisi lain, warga sekitar juga turut serta memeriahkan suasana dengan menyaksikan dan memberikan dukungan penuh dari berbagai sudut lokasi kegiatan.

Suara tepuk tangan dan sorakan meriah kerap terdengar, menyemangati para peserta saat mereka menghadapi berbagai tantangan dalam perlombaan. Terlihat pula bagaimana anak-anak saling memberikan dukungan, baik kepada teman-teman, saudara, maupun kelompok yang mereka kenal, menciptakan atmosfer kebersamaan yang hangat.

Salah satu peserta yang turut meramaikan acara, Willar Martono, memberikan penilaian positif terhadap kegiatan lomba tersebut. Ia secara khusus menyoroti daya tarik perlombaan serta suasana kebersamaan yang berhasil tercipta sepanjang acara berlangsung.

“Seru, Mas. Bukan cuma lombanya, tapi ramai karena warga juga ikut kumpul. Jadi suasananya terasa lebih hidup,” ungkap Willar.

Ketika pengumuman pemenang disampaikan, para peserta yang berhasil meraih gelar juara tampak jelas menunjukkan ekspresi kegembiraan dan rasa bangga. Meskipun demikian, peserta lainnya yang tidak memenangkan lomba tetap mendapatkan apresiasi yang tulus atas keberanian serta partisipasi aktif mereka dalam seluruh rangkaian perlombaan.

Muhammad Rudi, selaku Ketua RW 01, menyampaikan apresiasinya yang tinggi terhadap kerja sama yang terjalin dalam pelaksanaan lomba ini. Beliau menekankan bahwa kegiatan kebersamaan semacam ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan semata, tetapi juga menjadi momen berharga bagi masyarakat untuk berkumpul dan secara aktif membangun semangat kebersamaan.

“Kami menyambut baik kegiatan ini. Anak-anak bisa ikut bermain, orang tua juga bisa berkumpul. Yang paling penting, kegiatan seperti ini membuat warga RW 01 dan RW 02 bisa lebih guyub,” tegas Muhammad Rudi.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketika Santri Berteknologi: Inovasi Digital Mengawal Muktamar NU ke-35 di Jombang

25 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Ketika Bara Kecil Menjelma Ancaman: Pelajaran dari Kebakaran Gudang Rosok di Ponorogo

25 Agustus 2026 - 21:52 WIB

Membangun Karakter Generasi Muda: Lazismu Jember Perkuat Filantropi di Sekolah Muhammadiyah

25 Agustus 2026 - 21:51 WIB

Seminar Parenting “Peran Orang Tua sebagai Pendidik Utama” Jadi Opening Sekolah Orang Tua Nurul Fikri Tulungagung

25 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Jejak Persaudaraan Nasionalis-Religius: PDI Perjuangan Ziarahi Pendiri NU Jelang Muktamar

25 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Trending di Pendidikan