KlikMojok – Pada Rabu, 23 September 2026, suasana tegang sempat menyelimuti siswa kelas 1 SD Mumtaz di Sidoarjo saat menghadapi jarum suntik untuk imunisasi MR. Meski demikian, momen ini menjadi pelajaran berharga bagi mereka tentang pentingnya keberanian dalam menjaga kesehatan diri sejak usia dini.
Sejumlah siswa kelas 1 SD Mumtaz awalnya menunjukkan ekspresi tegang saat melihat jarum suntik yang akan digunakan. Namun, seiring waktu menunggu giliran, keberanian mulai tumbuh di antara mereka. Kegiatan imunisasi MR yang dilaksanakan pada Rabu, 23 September 2026, di SD Mumtaz ini bukan sekadar prosedur medis, melainkan sebuah pengalaman kecil yang sarat makna bagi para peserta didik.
Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya diajak untuk menghadapi rasa takut yang wajar, tetapi juga diperkenalkan pada pemahaman mendasar mengenai pentingnya menjaga kesehatan tubuh mereka secara proaktif.
Secara bergiliran, para siswa duduk dengan tertib menunggu panggilan dari petugas kesehatan. Terlihat beragam ekspresi di wajah mereka; beberapa tampak tenang dan siap, sementara sebagian lainnya masih menyimpan sedikit kecemasan.
Meskipun demikian, ketegangan yang sempat terasa segera mencair begitu proses imunisasi selesai. Senyum lega dan ceria kembali menghiasi wajah para siswa setelah berhasil menghadapi suntikan.
Para guru turut mendampingi setiap siswa sepanjang proses imunisasi. Kehadiran dan dukungan mereka memberikan rasa aman serta menenangkan bagi anak-anak yang sedang menghadapi pengalaman baru ini.
Kegiatan imunisasi MR ini diselenggarakan di lingkungan SD Muhammadiyah 1 dan 2 Taman, yang dikenal sebagai SD Mumtaz, berlokasi di Kabupaten Sidoarjo. Inisiatif ini merupakan hasil kerja sama erat antara pihak sekolah dengan Puskesmas Taman, bertujuan memberikan perlindungan kesehatan kepada seluruh siswa kelas 1.
Dengan disiplin, para siswa mengikuti seluruh proses secara bergiliran dan tertib. Sebelum vaksin diberikan, petugas kesehatan terlebih dahulu memberikan arahan dan penjelasan yang diperlukan kepada mereka.
Petugas kesehatan menggunakan pendekatan yang ramah dan komunikatif, menjelaskan manfaat imunisasi dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak. Hal ini membantu para siswa untuk lebih mengerti alasan pentingnya mereka mengikuti program imunisasi ini.
Sebelum menerima suntikan, beberapa siswa memang sempat menunjukkan ekspresi tegang. Namun, dengan bimbingan guru dan petugas, mereka tetap berusaha untuk mengikuti arahan yang diberikan dengan tenang dan kooperatif.
Momen-momen seperti ini secara nyata memperlihatkan bentuk keberanian yang sederhana namun berarti. Anak-anak diajarkan untuk menghadapi sesuatu yang baru dan belum sepenuhnya mereka kenal, menumbuhkan mentalitas positif sejak dini.
Fani Sofia Laurent, A. Md. Keb., salah seorang petugas dari Puskesmas Taman, turut menjelaskan secara langsung mengenai manfaat penting dari imunisasi Measles and Rubella (MR) kepada para siswa. “Imunisasi MR merupakan salah satu upaya pencegahan penyakit campak dan rubella,” ujar Fani dengan jelas.
Fani lebih lanjut menekankan bahwa partisipasi siswa dalam imunisasi secara tertib adalah langkah krusial. Hal ini merupakan bagian integral dari upaya kolektif untuk memberikan perlindungan kesehatan yang optimal sejak usia dini kepada generasi penerus.
Selain fokus pada pemberian vaksin, petugas kesehatan juga secara aktif berupaya menciptakan suasana yang nyaman dan menenangkan. Pendekatan ini sangat membantu para siswa dalam mengurangi ketegangan dan kecemasan mereka sebelum menjalani prosedur imunisasi.
Para guru juga terus melanjutkan peran pendampingan mereka sepanjang seluruh kegiatan berlangsung. Mereka memastikan bahwa siswa tetap tenang dan dapat mengikuti setiap arahan yang diberikan oleh petugas kesehatan dengan baik.
Bagi siswa kelas 1, pengalaman imunisasi ini jauh melampaui sekadar suntikan. Mereka juga mendapatkan pemahaman dan pembelajaran sederhana mengenai betapa krusialnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Pengalaman ini menjadi bagian tak terpisahkan dari proses tumbuh kembang mereka. Keberanian, dalam bentuk yang paling sederhana, dapat muncul dan terbentuk dari situasi-situasi baru yang mereka hadapi bersama-sama.
Lebih jauh, kegiatan imunisasi ini turut menyoroti sinergi yang kuat antara SD Mumtaz dan Puskesmas Taman. Kolaborasi yang terjalin ini sangat mendukung terciptanya lingkungan belajar yang tidak hanya aman tetapi juga sehat bagi seluruh siswa.
Sekolah memegang peranan yang sangat penting dalam membentuk kebiasaan hidup sehat pada anak-anak. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan paling efektif dapat disampaikan melalui pengalaman langsung dan praktis.
Melalui partisipasi dalam imunisasi, siswa diperkenalkan pada salah satu bentuk konkret pencegahan penyakit. Mereka juga diajarkan bahwa menjaga kesehatan memerlukan perhatian berkelanjutan dan merupakan tanggung jawab bersama.
Guru dan tenaga kesehatan bekerja sama secara harmonis, memastikan seluruh rangkaian kegiatan imunisasi berjalan dengan tertib dan lancar. Pendampingan yang kontinu ini berkontribusi besar dalam menciptakan suasana yang nyaman bagi para siswa.
Setelah berhasil mendapatkan imunisasi, para siswa dipersilakan untuk pulang ke rumah guna beristirahat. Mereka meninggalkan lingkungan sekolah setelah berhasil menyelesaikan pengalaman baru yang berharga bersama teman-teman sekelasnya.
SD Mumtaz sangat berharap agar seluruh siswa dapat senantiasa menjaga kesehatan tubuhnya. Dengan kondisi fisik yang prima, diharapkan mereka dapat mengikuti proses pembelajaran di sekolah secara optimal dan meraih prestasi terbaik.
Lebih dari sekadar prosedur, kegiatan ini juga secara jelas menunjukkan tingkat kepedulian tinggi dari pihak sekolah terhadap kesehatan dan kesejahteraan peserta didiknya. SD Mumtaz berkomitmen untuk menciptakan ruang belajar yang tidak hanya aman tetapi juga sehat dan nyaman bagi seluruh komunitas akademiknya.
Pada intinya, imunisasi ini bukan hanya sekadar tindakan medis berupa suntikan. Di balik prosesnya, tersimpan pelajaran mendalam tentang keberanian, tanggung jawab, dan kepedulian. Dari sebuah suntikan sederhana, tumbuhlah sebuah pengalaman berharga yang mungkin akan mereka kenang sepanjang hidup.
Ini adalah pengalaman kecil yang mengajarkan keberanian untuk menjaga diri sendiri. Dengan anak yang sehat, proses belajar menjadi nyaman, dan masa depan pun akan terlihat lebih cerah.












